IPO, Bima Sakti Pertiwi Fokus Ekspansi Usaha

  • IPO, Bima Sakti Pertiwi Fokus Ekspansi Usaha
    Dari kiri ke kanan, Komisaris Utama PT Bima Sakti Pertiwi, Tbk (BSP) Fransisco Sumasto, Komisaris Independen BSP Veronica Pudjiati Lias, Direktur Utama BSP Christopher Sumasto Tjia, Direktur BSP Leonardus Sutarman dan Manajemen PT Danatama Makmur Sekuritas Jonny Effendi berbincang usai melangsungkan Public Expose dan Due Diligence Meeting Penawaran Umum Perdana Saham PT Bima Sakti Pertiwi, di Jakarta, Jumat (14/6/19). Total target nilai penawaran saham minimum diharapkan mencapai Rp 63 miliar. Sebagian besar dana IPO digunakan untuk belanja modal berupa pembelian lahan, penambahan dan perbaikan fasilitas gedung guna meningkatkan pelayanandan experience yang lebih baik bagi penyewa dan pengunjung mall.
  • IPO, Bima Sakti Pertiwi Fokus Ekspansi Usaha
    Direktur Utama PT Bima Sakti Pertiwi, Tbk (BSP) Christopher Sumasto Tjia (tengah) didampingi Komisaris Independen BSP Veronica Pudjiati Lias (kiri) dan Direktur BSP Leonardus Sutarman saat jumpa pers usai melangsungkan Public Expose dan Due Diligence Meeting Penawaran Umum Perdana Saham PT Bima Sakti Pertiwi, di Jakarta, Jumat (14/6/19). Total target nilai penawaran saham minimum diharapkan mencapai Rp 63 miliar. Sebagian besar dana IPO digunakan untuk belanja modal berupa pembelian lahan, penambahan dan perbaikan fasilitas gedung guna meningkatkan pelayanandan experience yang lebih baik bagi penyewa dan pengunjung mall.
  • IPO, Bima Sakti Pertiwi Fokus Ekspansi Usaha
    Dari kiri ke kanan, Komisaris Utama PT Bima Sakti Pertiwi, Tbk (BSP) Fransisco Sumasto, Komisaris Independen BSP Veronica Pudjiati Lias, Direktur Utama BSP Christopher Sumasto Tjia, Direktur BSP Leonardus Sutarman dan Manajemen PT Danatama Makmur Sekuritas Jonny Effendi berbincang usai melangsungkan Public Expose dan Due Diligence Meeting Penawaran Umum Perdana Saham PT Bima Sakti Pertiwi, di Jakarta, Jumat (14/6/19). Total target nilai penawaran saham minimum diharapkan mencapai Rp 63 miliar. Sebagian besar dana IPO digunakan untuk belanja modal berupa pembelian lahan, penambahan dan perbaikan fasilitas gedung guna meningkatkan pelayanandan experience yang lebih baik bagi penyewa dan pengunjung mall.
  • IPO, Bima Sakti Pertiwi Fokus Ekspansi Usaha
    Direktur Utama PT Bima Sakti Pertiwi, Tbk (BSP) Christopher Sumasto Tjia saat jumpa pers usai melangsungkan Public Expose dan Due Diligence Meeting Penawaran Umum Perdana Saham PT Bima Sakti Pertiwi, di Jakarta, Jumat (14/6/19). Total target nilai penawaran saham minimum diharapkan mencapai Rp 63 miliar. Sebagian besar dana IPO digunakan untuk belanja modal berupa pembelian lahan, penambahan dan perbaikan fasilitas gedung guna meningkatkan pelayanandan experience yang lebih baik bagi penyewa dan pengunjung mall.
PT Bima Sakti Pertiwi, Tbk (BSP), perusahaan yang bergerak di bidang real estate yang dimiliki dan disewa di Pekanbaru, Riau, berencana melangsungkan Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering, IPO) sebanyak-banyaknya 625 juta saham baru kepada publik. Hal ini diaungkapakan direksi BSP usai melangsungkan Public Expose dan Due Diligence Meeting Penawaran Umum Perdana Saham perusahaan tersebut, di Jakarta, Jumat (14/6/19). Total target nilai penawaran saham minimum diharapkan mencapai Rp 63 miliar. Sebagian besar dana IPO digunakan untuk belanja modal berupa pembelian lahan, penambahan dan perbaikan fasilitas gedung guna meningkatkan pelayanandan experience yang lebih baik bagi penyewa dan pengunjung mall. Sedangkan sisanya akan digunakan sebagai modal kerja. Dengan perbaikan dan penambahan fasilitas gedung, diharapkan dapat meningkatkan pengunjung pada propertinya yaitu Mal Pekanbaru dan Hotel Grand Jatra di Pekanbaru, Riau. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal