Setelah Penundaan, Samsung Akhirnya Rilis Galaxy Fold

Setelah Penundaan, Samsung Akhirnya Rilis Galaxy Fold
Ponsel cerdas Samsung Galaxy Fold dirilis untuk pertama kalinya di Seoul, Korea Selatan. ( Foto: BGR.com / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 6 September 2019 | 07:33 WIB

Seoul, Beritasatu.com- Raksasa teknologi Samsung meluncurkan ponsel cerdas lipat pertama yakni Galaxy Fold yang dinanti-nantikan pada Jumat, (6/9). Peluncuran ini sempat tertunda setelah pengulas melaporkan temuan masalah dalam penggunaan.

Seperti dilaporkan AFP, Samsung menghabiskan hampir delapan tahun mengembangkan Galaxy Fold, tetapi peluncurannya ditunda pada April lalu setelah temuan masalah pada layar. Kabar peluncuran itu membuat saham Samsung Electronics sempat naik 3,6% saat penutupan bursa di Seoul.

Penundaan ini adalah kemunduran besar bagi perusahaan, yang berharap untuk memicu permintaan untuk ponsel high-end dengan peluncuran perangkat seharga US$ 2.000 (sekitar Rp 28,2 juta). Keuntungan Samsung anjlok dalam beberapa kuartal terakhir saat menghadapi pasar yang melemah dan persaingan yang kuat dari rival dari Tiongkok.

Setelah berbulan-bulan "menyempurnakan" Galaxy Fold - yang siap digunakan pada jaringan 5G berkecepatan tinggi di beberapa pasar, Samsung menyatakan akan merilis ponsel cerdas di Korea Selatan pada Jumat (6/9). Penjualan Galaxy Fold akan diikuti oleh negara-negara tertentu termasuk Amerika Serikat, Jerman dan Prancis.

Perusahaan juga akan menawarkan program untuk pengguna Galaxy Fold. Perusahaan akan menanggung 70% dari biaya perbaikan layar sekali dalam setahun penggunaan.

Galaxy Fold telah dipromosikan secara luas sebagai ponsel cerdas lipat pertama di dunia. Sementara pesaing seperti Huawei Tiongkok telah berlomba untuk membawa perangkat serupa ke pasar.

Samsung memiliki sejarah kemunduran yang memalukan dengan produk-produk utama, terutama penarikan seluruh perangkat Galaxy Note 7 di seluruh dunia pada tahun 2016 atas ledakan baterai, yang mencoreng reputasinya.

Perusahaan Samsung juga terjebak dalam perang dagang yang semakin intensif antara Jepang dan Korea Selatan yang bersumber dari perselisihan Perang Dunia II.

Analis mengatakan perselisihan perdagangan akan memengaruhi pengiriman produk Samsung termasuk Galaxy Fold karena bergantung pada film kimia yang diproduksi oleh perusahaan Jepang Sumitomo Chemical.



Sumber: Suara Pembaruan