PYFM 2019 Mencari Sutradara Muda Kreatif

PYFM 2019 Mencari Sutradara Muda Kreatif
Audio Visual Marketing Group Manager PT Panasonic Gobel Indonesia, Agung Ariefiandi (tengah), berfoto bersama para juri PYFM 2019, di taklimat media, di kawasan Jakarta Pusat, Rabu 9 Oktober 2019. ( Foto: SP/Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / EAS Kamis, 10 Oktober 2019 | 13:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perkembangan teknologi dan digital tengah memunculkan tren baru dalam industri kreatif, yakni pencipta konten pada berbagai platform media sosial. Saat ini para pencipta konten juga dituntut untuk mampu menciptakan hal yang menarik, mulai dari film pendek atau pun digital video dalam berbagai segmen.

Demi mendorong kreativitas anak muda di Indonesia, kegiatan Panasonic Young Film Maker (PYFM) kembali digelar. Ajang kreativitas yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali sejak 2015, menargetkan peserta dengan rentang usia 15 sampai 30 tahun.
PYFM 2019 dilaksanakan selama tiga bulan, mulai dari 9 Oktober hingga 29 Desember 2019. Pengumuman pemenang dari PYFM akan diselenggarakan pada tanggal 18 Januari 2020.

Audio Visual Marketing Group Manager PT Panasonic Gobel Indonesia, Agung Ariefiandi mengatakan, penyelenggaraan PYFM ketiga mengemban misi meningkatkan industri kreatif di Indonesia ke level berikutnya. PYFM hadir untuk memberikan pendidikan serta motivasi bagi para filmmaker muda Indonesia untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Indonesia ke berbagai ajang film di tingkat lokal maupun internasional.

"Tingginya antusias filmmaker muda di Indonesia menginspirasi kami untuk menghadirkan kembali PYFM 2019. Tahun ini kami hadir dengan ragam inovasi yang disesuaikan dengan tren di industri kreatif Indonesia,” ungkap Agung saat taklimat media di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).

Tahun ini tema video yang dipilih adalah Change. Tujuannya, untuk memberikan kesempatan pada anak milenial menunjukkan sikap dan kemauan berpikir secara analogi dengan perencanaan yang sempurna.

"Kami rasa tema ini sangat berhubungan dengan kondisi Indonesia beberapa tahun terakhir. Saat ini Indonesia telah mengalami perubahan di segala lini, mulai dari cara kita hidup sampai berbisnis. Kita ingin sineas muda menangkap tema Change secara positif,” jelasnya.

Berkembang dari dua tahun lalu, tahun ini PYFM hadir dengan tiga kategori. Kategori pertama adalah Kategori Short Movie merupakan produksi film dengan media konvensional dengan genre drama, komedi, horor, action, serta dokumenter dengan durasi maksimal 15 menit.

Kategori kedua, online video merupakan produksi video dengan durasi maksimal 10 menit yang terbagi dalam empat genre video yaitu Travel Video, Fashion Film, Music Video, dan Sketch Comedy.

Kategori ketiga adalah Wedding Films yang merupakan special kategori. Dari ketiga kategori ini akan dipilih total 8 pemenang dengan total hadiah Rp 300 juta. Khusus untuk ketiga kategori di PYFM akan dinilai dengan empat juri kenamaan yakni Angga le Sasongko dan Benny Kadarhariarto untuk kategori short movie, serta Bagus Kresnawan dan Goenrock untuk kategori online video.

"Ini short movie, peserta harus punya kemampuan untuk menyampaikan cerita dalam durasi yang singkat. Ini sebenarnya lebih sulit dari film panjang. Untuk itu, peserta akan dinilai bagaimana bisa fokus pada premis, memiliki cerita menarik dan memikat,” jelas Angga.



Sumber: Suara Pembaruan