Bawaslu Usulkan Perpanjangan Waktu Pencoblosan di TPS
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pilkada 2020

Bawaslu Usulkan Perpanjangan Waktu Pencoblosan di TPS

Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:26 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Abhan, mengingatkan tidak cukup waktu enam jam untuk tahapan pencoblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020, pada tanggal 9 Desember mendatang.

Hal tersebut, berdasarkan pengamatan Bawaslu atas empat kali Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat simulasi pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS).

"Berdasarkan simulasi yang ada, dibutuhkan waktu satu orang antara 4 menit hingga 6 menit. Apakah cukup waktu 6 jam untuk 500 orang dalam satu TPS,” kata Abhan di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Abhan mengusulkan perlu perpanjangan waktu. Jika aturan yang ada sekarang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 13.00, maka perlu ditambah hingga pukul 15.00.

"Namun perpanjangan waktu itu harus ada revisi Undang-Undang (UU) atau bisa terbitkan Perppu karena masalah jam pencoblosan diatur oleh UU," paparnya.

Abhan juga mengingatkan kepatuhan masyarakat akan datang ke TPS sesuai jadwal yang ditentukan. Dia tidak yakin para pemilih bisa datang sesuai jam pada undangan.

"Datang dalam waktu bersamaan, misalnya antara jam 7-9, tetap akan yang terbanyak digunakan. Atau bisa juga banyak pemilih tidak datang karena takut tertular Covid-19 di TPS," katanya.

"Ini kembali ke perangkat hukum. Bisa diperpanjang hingga pukul 15.00. Kalau satu orang bisa 4-6 menit, tidak cukup waktu dari pukul 07.00 sampai 13.00," tandas Abhan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bawaslu: Ada Beban Psikologis Polisi Bubarkan Kampanye Petahana

Menurut Abhan, Polisi dan Satpol PP seakan memiliki beban psikologis membubarkan kampanye petahana atau incumbent yang melanggar aturan protokol kesehatan.

POLITIK | 22 Oktober 2020

Bawaslu Jatim Tangani 28 Kasus Netralitas ASN

Temuan dugaan ASN tidak netral terdapat di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur.

POLITIK | 21 Oktober 2020

Setahun Jokowi-Ma'ruf Banyak Kemajuan, PDIP: Masih Ada Elite Politik yang Iri

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin banyak menghadirkan kemajuan dalam setahun pemerintahan.

POLITIK | 21 Oktober 2020

Perludem Dukung Bawaslu Diskualifikasi Paslon Petahana

Menurut Titi, Bawaslu berdasar UU Pilkada memang memiliki kewenangan untuk merekomendasikan diskualifikasi terhadap pasangan calon.

POLITIK | 21 Oktober 2020

Bawaslu Rekomendasikan Enam Paslon Petahana Didiskualifikasi

Enam paslon petahana tersebut, dinilai telah melakukan pelanggaran yang tidak boleh dilakukan oleh Undang-undang (UU).

POLITIK | 21 Oktober 2020

Cegah Covid-19, 16.000 Petugas KPPS di Makassar Jalani Rapid Test

Ribuan petugas KPPS tersebut akan menjalani rapid test massal di sejumlah Puskesmas di Kota Makassar mulai tanggal 14 November hingga 20 November mendatang.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Puan: Penundaan Pilkada Bisa Perlambat Kinerja Pemda Tangani Covid-19

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkada 2020 lebih penting dilaksanakan untuk menguatkan penanganan pandemi Covid-19.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Ketua DPR: Perempuan Butuh Berpolitik, Politik Butuh Perempuan

Ketua DPR menyampaikan kaum perempuan jangan ragu terjun ke politik. Pasalnya, perempuan memiliki karakteristik yang sangat dibutuhkan hadapi situasi krisis.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Jokowi Sebut Kunjungan PM Suga Makin Kokohkan Kemitraan Strategis Indonesia-Jepang

Menurut Presiden Jokowi, kunjungan tersebut akan semakin memperkokoh kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Mendagri: Pembagian Masker Lebih Efektif Katrol Elektabilitas Paslon

Tito juga mengimbau para paslon agar berkompetisi secara sehat dengan cara-cara yang cerdas.

POLITIK | 20 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS