Mendagri: Pelaksanaan Kampanye Pilkada Relatif Aman
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Mendagri: Pelaksanaan Kampanye Pilkada Relatif Aman

Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:16 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan, pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 hingga hari ke-25, pada Selasa (20/10/2020), relatif cukup aman.

Menurut Tito, tidak ada pelanggaran berarti yang bisa mengganggu pelaksanaan kampanye pilkada. Bahkan, tingkat penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 di 270 daerah yang melaksanakan pilkada tidak bertambah.

"Analisis kita setiap hari dari Polri, TNI, KPU, dan Bawaslu. Kita tahu daerah mana yang ada pelanggaran dan mana yang tidak. Alhamdulillah, selama 25 hari pelaksanaan kampanye relatif aman," kata Tito dalam webinar Pilkada Berintegritas 2020, di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Tito menjelaskan, hingga hari 25 tidak ada konflik kekerasan yang terjadi. Memang ada satu kasus seperti di Dompu, Provinsi NTB, tetapi dapat dikendalikan dengan cepat. "Kita berharap, hingga hari ke-70 pelaksanaan kampanye nanti, bisa terus aman dan terkendali," tegasnya.

Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi hanya seputar pelanggaran batas maksimal dari jumlah peserta yang hadir pada kampanye tatap muka. Berdasarkan, peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020, jumlah peserta dan panitia hanya maksimal 50 orang.

Dalam catatan Kemdagri, sejak hari pertama kampanye tanggal 26 September hingga tanggal 10 Oktober 2020, terdapat 9.189 kali pertemuan tatap muka. Dari jumlah itu, ada 256 pertemuan yang jumlah pesertanya di atas 50 orang.

"Kalau dihitung persentase lebih-kurang 2,7 persen, kurang dari 3 persen. Artinya relatif kecil tapi bukan berarti ditoleransi. Meskipun kurang dari 3 persen sudah diberi tindakan, terutama dari Bawaslu,” tuturnya.

Mantan Kapolri ini mengingatkan para pasangan calon (Paslon) agar mengutamakan bahan kampanye yang mempedomani protokol kesehatan. Diantaranya hand sanitizer, masker, tempat cuci tangan, sarung tangan dan lain-lain.

Tito melihat penggunaan masker sebagai bahan kampanye yang jauh lebih efektif daripada baliho. Pasalnya, masker bisa bergerak kemana-mana bergantung para pemakainnya. Sementara baliho hanya diam di tempat.

"Kalau dipasang sebanyak-banyaknya, popularitas paslon akan naik. Kemudian, masyarakat mengapresiasi karena paslon bersangkutan bisa membantu menangani Covid-19. Kalau dia menjadi pemimpin, otomatis ini akan membantu dalam rangka penanganan Covid-19," tutup Tito.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

1 Tahun Pemerintahan Jokowi, Demokrasi Tertekan Pandemi

Secara umum banyak negara demokrasi terjebak dalam negara ototarianisme seperti India dan Filipina. Kalau di Indonesia relatif terjaga.

POLITIK | 20 Oktober 2020

PKS: Penegakan Hukum Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Belum Sesuai Harapan

Mardani berharap pemerintah dapat memperhatikan aspek penegakan hukum, termasuk situasi politik dan keamanan.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Anggota DPD Sarankan Tunda Pilkada di Zona Merah dan Hitam

Risiko terpapar virus corona bagi petugas dan pemilih sangat tinggi karena terjadi kerumunan massa.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Basarah: Pemerintahan Jokowi Tunjukkan Komitmen Kuat Tegakkan Keadilan

Pemerintahan Presiden Joko Widodo telah menunjukkan komitmen kuat terkait penegakan hukum.

POLITIK | 19 Oktober 2020

Pengamat: Pandemi Covid-19 Hambat Kerja Jokowi-Ma'ruf di Tahun Pertama

Dampak pandemi Covid-19 bahkan menggerus daya tahan ekonomi nasional dan menghalangi banyak aktivitas pemerintahan.

POLITIK | 19 Oktober 2020

Hayono Isman: UU Cipta Kerja Sebaiknya Cepat Diundangkan

"Jika ditunda, maka berbagai spekulasi negatif akan terus membesar,” kata Hayono Isman.

POLITIK | 19 Oktober 2020

KIPP Dukung Pilkada di Zona Merah dan Hitam Boleh Ditunda

Namun KIPP mengingatkan penentuan zona suatu wilayah harus benar-benar valid sehingga tidak menjadi masalah.

POLITIK | 19 Oktober 2020

Wasekjen PPP: Kesadaran Hamzah Haz Menurun

Kondisi kesadaran Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz saat ini disebut sedang menurun.

POLITIK | 19 Oktober 2020

Tingginya Kepuasan Publik Disebut Bukti Kepemimpinan Jokowi Kuat

Kepercayaan publik yang tinggi itu akan berdampak positif bagi pemerintah.

POLITIK | 19 Oktober 2020

Kepuasan terhadap Jokowi 66 Persen, Golkar Sebut Prestasi di Tengah Pandemi

Hasil survei dari Indikator itu menunjukkan kebijakan Jokowi menghadapi pandemi Covid-19 cukup berhasil.

POLITIK | 18 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS