Penundaan Pilkada untuk Menjamin Kualitas Demokrasi
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Penundaan Pilkada untuk Menjamin Kualitas Demokrasi

Kamis, 26 Maret 2020 | 19:08 WIB
Oleh : Robertus Wardi / Feri Awan Hidayat

Jakarta, Beritasatu.com - Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) mengusulkan Pilkada 2020 yang akan digelar 23 September 2020 perlu ditunda. Hal itu sebagai antisipasi penyebaran virus corona atau Covid 19.

"Idealnya dilaksanakan Desember, jika situasi darurat ini selesai bulan Juni. Maksimal pada bulan Januari 2021," kata peneliti Formappi, Lucius Karus, di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Lucius menjelaskan, penundaan harus dilakukan jika ingin pelaksanaannya benar-benar dilakukan secara leluasa. Selain itu agar ada riang gembira dari masyarakat sebagaimana hajatan demokrasi. "Pilkada tanpa kegairahan pemilih dalam setiap tahapan akan menjadi sesuatu yang buruk," tegasnya.

Menurut Lucius, melihat perkembangan kondisi tanggap darurat Covid-19 nampaknya belum akan segera akan berakhir. Paling optimis, virus ini mungkin baru selesai bulan Juni. Jika gambaran seperti itu benar-benar akan terjadi maka proses persiapan penyelenggaran maupun kampanye akan terganggu.

"Kualitas Pilkada benar-benar dipertaruhkan jika dipaksakan demi mengejar waktu sesuai dengan jadwal semula yaitu bulan September. Maka opsi penundaan Pilkada melalui Perppu sangat mungkin menjadi solusi untuk menjamin kualitas Pilkada tidak dipertaruhkan," tutup Lucius.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wapres Prediksi Pilkada Serentak 2020 Akan Diundur

Keputusan penundaan Pilkada serentak 2020 belum akan diambil pemerintah.

POLITIK | 26 Maret 2020

Peserta Kongres Demokrat Diwajibkan Jalani Tes Covid-19

Cellica diduga positif Covid-19 saat menghadiri acara Musyawarah Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat.

POLITIK | 26 Maret 2020

Prananda Prabowo: PDIP Dukung Integrasi Penanganan Covid-19

Prananda menyatakan, PDIP mendukung langkah pemerintah melakukan realokasi anggaran untuk menghadapi pandemi virus corona.

POLITIK | 26 Maret 2020

Ketua KPK Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Ibunda Jokowi

Firli juga berharap Presiden Jokowi diberi kekuatan agar tetap dapat memimpin Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

POLITIK | 26 Maret 2020

Atasi Covid-19, DPR Ingatkan Pemerintah Tak Perlu Utang ke IMF

nggota Komisi XI DPR M Misbakhun mengingatkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak mengambil tawaran bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF)

POLITIK | 25 Maret 2020

Tangani Covid-19, Pemerintah Diminta Terus Dukung Rumah Sakit dan Tenaga Medis

Pemerintah diharapkan sepatutnya terus mendukung rumah sakit dan tenaga medis agar dapat bekerja maksimal menangani pasien virus corona jenis baru atau Covid-19

POLITIK | 26 Maret 2020

Mendagri Minta Pilkades Serentak Ditunda

Permintaan disampaikan Mendagri dengan mengeluarkan surat saran penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pemilihan Kepala Desa.

POLITIK | 25 Maret 2020

Tunda Pilkada 2020, DPD Sarankan KPU Minta Perppu ke Pemerintah

DPD menyarankan KPU agar meminta Perppu ke pemerintah untuk menunda Pilkada 2020. Alasannya, penyebaran virus corona bisa lama yaitu lebih dari tiga bulan.

POLITIK | 25 Maret 2020

Antisipasi Dampak Corona, Banggar Dukung Jokowi Terbitkan 3 Perppu

Banggar DPR dukung Presiden Jokowi terbitkan tiga Perppu guna mengantisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia.

POLITIK | 25 Maret 2020

Tunda Pelantikan Hingga Selesai Covid-19, Ini Susunan DPP PAN 2020-2025

Ketum PAN, Zulkifli Hasan, mengumumkan jajaran personel struktur DPP partai untuk periode 2020-2025. Namun pelantikan ditunda karena merebaknya Covid-19.

POLITIK | 25 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS