Amnesty International Sesalkan Dikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Amnesty International Sesalkan Dikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas

Minggu, 5 Juli 2020 | 20:53 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2020. Padahal, kehadiran RUU PKS diharapkan mampu membantu dan mempermudah penegak hukum untuk menjerat pelaku kekerasan seksual.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Sesalkan Penundaan Pengesahan RUU PKS

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengingatkan, saat ini kehadiran RUU PKS sangat diperlukan di Indonesia. Ada banyak korban kekerasan seksual tidak berani menyuarakan apa yang dialami karena tidak adanya jaminan hukum.

"Perlindungan hukum bagi para penyintas kekerasan seksual sangatlah mendesak. Banyak korban masih enggan bersuara atau merasa terintimidasi karena relasi sosial atau relasi kekuasaan dengan si pelaku," kata Usman Hamid, di Jakarta, Minggu (5/7/2020).

Baca Juga: Fraksi Nasdem DPR Perjuangkan RUU PKS

Menurutnya, kehadiran RUU PKS bisa memberi jaminan kepada korban kekerasan seksual untuk tidak ragu menyeret pelaku ke jalur hukum. Dengan dikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas, maka sulit bagi korban mendapatkan jaminan hukum ketika bersuara.

Dikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas 2020 merupakan hasil rapat kerja Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat dengan Menteri Hukum dan HAM serta Panitia Perancang Undang-undang Dewan Perwakilan Daerah. Semuanya menyepakati dikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas 2020.

Baca Juga: Sekitar 1 Miliar Anak di Dunia Alami Kekerasan Setiap Tahun

"Dikeluarkannya RUU PKS dari Prolegnas menunjukkan betapa wakil rakyat tidak sensitif terhadap isu perlindungan korban, dan pastinya mereka telah gagal memahami kebutuhan rakyat," ucap Usman Hamid.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Puskesos, Garda Depan Pendataan dan Pengaduan Masyarakat

Salah satu yang dilakukan di Puskesos ini adalah pendataan warga yang tidak mampu. Data akan diverifikasi dan divalidasi secara berjenjang.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Kekeringan Meningkat, Lahan Gambut di Muarojambi Terbakar

Kekeringan yang melanda Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi dua pekan terakhir menyebabkan hutan dan lahan di daerah itu mulai terbakar.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Mensos: KKS Hanya Bisa Dipegang Sendiri oleh KPM

Penegasan tersebut dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Apel Siaga PA 212 Libatkan Anak-anak, KPAI Minta Penegak Hukum Beri Sanksi Tegas

Dari ribuan peserta yang hadir pada aksi massa PA 212 di dua lokasi itu, 15 sampai 20 persen peserta apel akbar adalah anak-anak.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa Kabur Keluarga di Medan

Jenazah pasien Covid-19 dibawa kabur pihak keluarga setelah diturunkan dari mobil ambulans di RSUP Pringadi Medan.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Pengunjung Berdatangan, Destinasi Wisata di Sumut Mulai Menggeliat

Wisatawan berdatangan dengan mengendarai mobil pribadi, sepedamotor dan angkutan umum.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Ruang Isolasi Covid-19 di DIY Hanya dipakai 69 Pasien

JUmlah tempat tidur isolasi pasien Covid-19 di DI Yogyakarta mencapai 323, sedangkan pasien yang masih dirawat b69.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Polri Akui Salah Tembak, Pengacara Korban: Selanjutnya Apa?

Qidam tewas ditembak polisi, dan belakangan Polri mengakui dia bukan tersangka teroris dan hanya korban salah tembak.

NASIONAL | 5 Juli 2020

Menko Polhukam dan BUMN Serahkan Bantuan Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyalurkan berbagai kebutuhan untuk mendukung upaya penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

NASIONAL | 5 Juli 2020

KM Kasih 25 Tujuan Rote Tenggelam di Selat Pukuafu

Kapal Motor (KM) Kasih 25 tenggelam di Selat Pukuafu antara Kupang dan Pulau Rote, Minggu (5/7/2020) sekitar pukul 14.05 Wita.

NASIONAL | 5 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS