Hanya 25% Sampah Plastik yang Laku Dijual
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Hanya 25% Sampah Plastik yang Laku Dijual

Jumat, 12 Juni 2020 | 15:49 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Berdasarkan penelitian yang dilakukan di beberapa tempat, hanya sekitar 25 persen sampah plastik yang laku dijual di pasar Indonesia. Sementara, 75 persen sampah plastik lainnya, terbukti mengganggu lingkungan.

Baca Juga: KLHK Dorong Produsen Aktif Kurangi Sampah Kemasan

"Saya melihat, dari plastik-plastik yang digunakan masyarakat sekarang, yang 75 persen itu bukan yang laku dijual atau dapat di daur ulang. Ini yang menjadi persoalan utama sampah di Indonesia,” ujar pengamat sampah dan dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Ir Enri Damanhuri, dalam acara webinar bersama media, di Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Prof Enri menjelaskan, jenis sampah plastik yang laku dijual seperti botol PET dan lain-lain, juga hanya mudah dijual di wilayah Jawa dan Bali. Namun, di sejumlah wilayah lainnya seperti Sumatera Utara (Sumut), Lombok (NTB), dan Palembang (Sumsel) misalnya, jenis sampah tersebut susah menjualnya karena tidak ada yang mengangkutnya. "Jadi semuanya dibuang ke lingkungan," jelasnya.

Prof Enri mencontohkan warga binaan yang ada di kawasan sekitar Danau Toba. Mereka kesulitan untuk membawa botol-botol PET yang laku dijual karena harus dibawa ke Medan. "Apalagi di masa-masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, mereka malah sama sekali tidak bisa menjualnya," ucapnya.

Menurut Prof Enri, persoalan yang muncul dalam hal penanganan jenis sampah plastik ini, utamanya di daerah-daerah di luar Jawa dan Bali adalah bagaimana mendistribusikan fasilitas-fasilitas yang ada ke seluruh Indonesia hingga ke wilayah pelosok.

Baca Juga: Mulai 1 Juli, Jakarta Bebas Kantong Plastik Sekali Pakai

"Selama ini yang terjadi adalah, sampah plastik yang bisa terkumpul itu adanya di wilayah Jawa dan Bali. Begitu di tempat lain, susah membawa sampah plastik yang bisa dijual," tukasnya.

Mencermati kondisi tersebut, lanjut Prof Enri, sebagian besar plastik yang digunakan masyarakat saat ini bermasalah di lingkungan. Persoalannya, tidak semua industri yang memproduksi kemasan berbahan plastik mau menarik kembali sampahnya seperti yang dilakukan Danone-Aqua.

Prof Enri menyebutkan, Danone-Aqua memiliki kemauan dan membuat fasilitas yang bisa memproduksi produk-produknya agar ramah lingkungan. "Perusahaan yang lain itu bermasalah besar dan tidak peduli terhadap lingkungan. Ini yang membuat bertambah banyak plastik yang kita konsumsi itu menjadi masalah bagi lingkungan,” tandas Prof Enri.

Sementara itu, Sustainability Director Danone-Aqua, Karyanto Wibowo, mengatakan, laju daur ulang PET sekarang ini di Indonesia sekitar 62 persen. Angka tersebut, berdasarkan penelitian yang dilakukan Danone-Aqua bersama ITB dan beberapa lembaga lainnya.

Baca Juga: Pebisnis Diminta Lakukan Perubahan Sosial dan Lingkungan

"Tingginya laju daur ulang PET ini, karena mempunyai nilai recicleable atau mudah untuk di daur ulang. Industri daur ulang untuk PET itu pun relatif cukup banyak,” tandas Karyanto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ansy Lema Pertanyakan Kelanjutan Kasus Korupsi Bawang Merah di Malaka

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan asal NTT Ansy Lema mempertanyakan kelanjutan pengusutan dugaan korupsi bawang merah di Kabupaten Malaka, NTT.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Senilai Rp 35 Miliar

Sabu-sabu yang dimusnahkan ini juga tangkapan petugas baru– baru ini. Yang mana salah satu penyuplai dari Kota Tanjung Balai ditembak mati.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Tolak Klaim Tiongkok, RI Daftar Status Kedaulatan Natuna ke PBB

Tanggal 26 Mei 2020 Indonesia meregister, mendaftarkan kembali posisi terhadap klaim Tiongkok mengenai nine dash line ke PBB.

NASIONAL | 12 Juni 2020

6 Bulan, Polda Sumut Tangkap 5.082 Tersangka Narkoba

Jumlah ini dipastikan mengalami peningkatan karena polisi semakin gencar melakukan pemberantasan.

NASIONAL | 12 Juni 2020

106 Rumah di Langkat Rusak Dihantam Angin Puting Beliung

Tidak ada korban jiwa dalam musibah bencana alam tersebut.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Menteri Ristek/BRIN: Kontribusi Riset Covid-19 UI Lengkap dan Signifikan

Pendanaan ini digalakkan dalam rangka mendukung upaya pencegahan, penyebaran, penularan dan/atau penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Tuntutan Hukum Peneror Novel Rendah, Ini Kata WP-KPK

Jaksa Penuntut Umum merupakan representasi dari kepentingan negara untuk memastikan terwujudnya keadilan melalui proses penegakan hukum.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Bupati Bogor: Bila Pedagang Tidak Mau Dites, Pasarnya Kita Tutup

Saat ini Pemkab Bogor masih terus berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk melakukan jadwal ulang melakukan swab test kepada para pedagang di Pasar Cileungsi.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Kebumen Deklarasi New Normal, Ganjar Minta Tidak Buru-buru

Ganjar Pranowo mengatakan tidak adanya kasus Covid-19 belum menjadi patokan agar penerapan normal baru segera dilakukan.

NASIONAL | 12 Juni 2020

Tiga WNI yang Disandera Perompak Afrika Berhasil Dibebaskan

Tiga orang WNI ABK Amerger Gabon yang diculik dan disandera oleh sindikat perompak selama 40 hari sejak tanggal 3 Mei 2020

NASIONAL | 12 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS