INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.41)   |   COMPOSITE 5126.33 (-19.64)   |   DBX 964.304 (-0.77)   |   I-GRADE 140.573 (-0.45)   |   IDX30 429.149 (-1.96)   |   IDX80 113.629 (-0.3)   |   IDXBUMN20 294.159 (-1.91)   |   IDXG30 119.586 (-0.68)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-2.36)   |   IDXQ30 125.935 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 219.954 (0.03)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-0.98)   |   IDXV30 106.718 (0.08)   |   INFOBANK15 842.264 (-3.11)   |   Investor33 375.573 (-1.66)   |   ISSI 150.643 (-0.06)   |   JII 545.954 (0.87)   |   JII70 186.804 (0.16)   |   KOMPAS100 1025.81 (-4.03)   |   LQ45 790.454 (-3.71)   |   MBX 1419.3 (-6.07)   |   MNC36 282.56 (-2.11)   |   PEFINDO25 281.129 (-0.86)   |   SMInfra18 242.071 (-1.26)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.22)   |  

Fasilitas Karantina Covid-19 di Pulau Galang Rampung Akhir Maret

Sabtu, 21 Maret 2020 | 16:24 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) terus mempercepat pembangunan fasilitas karantina untuk pengendalian infeksi Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Secara keseluruhan, progres konstruksi saat ini sudah 32 persen dengan target selesai pada 28 Maret 2020.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono mengatakan sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperlukan pembangunan fasilitas karantina virus corona di Pulau Galang dengan target selesai akhir Maret 2020.

Adapun lokasi yang dipilih yaitu di eks pengungsi Vietnam dan area pengembangan yang berjarak 60 kilometer (km) dari bandara Hang Nadim dan 56 km dari Kota Batam dengan memanfaatkan lahan seluas 20 hektare dari total luas area 80 hektare.

"Target yang diberikan Presiden adalah 2-3 minggu harus selesai dan siap untuk dimanfaatkan. Tidak hanya bangunan untuk observasi, penampungan dan karantina termasuk isolasi saja, namun juga fasilitas pendukungnya, seperti hunian untuk dokter dan perawat, dapur umum, gudang, laundry, dan lain-lain," kata Basuki, dalam siaran persnya, Sabtu (21/3/2020).

Baca Juga: LPSK Ambil Langkah Antisipasi Penyebaran Corona

Pembangunan fasilitas observasi penyakit menular di Pulau Galang dibagi menjadi 3 zonasi, yakni zona A meliputi gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house.

Untuk progres konstruksi mess perawat saat ini sudah sekitar 37 persen, mess petugas 30 persen, dan mess dokter 33 persen. Selanjutnya untuk gedung sterilisasi saat ini progres konstruksinya sudah 70 persen, gedung farmasi 50 persen, gedung gizi 50 persen, gedung laundry 45 persen, gudang 75 persen, dan power house 60 persen.

Untuk zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, laboratorium, ruang sterilisasi, GWT, central gas medik, instalasi jenazah, landasan helikopter (helipad), dan zona utilitas.

"Adapun material modul panel yang telah dikirim dari Jakarta saat ini sudah selesai dipasang sebanyak 4 modul untuk ruang observasi berkapasitas 5 tempat tidur," jelas Basuki

Baca Juga: Pemerintah Siapkan 350 Lebih RS Rujukan

Pada tahap awal akan dibangun 2 gedung bertingkat dua berada di zona B yang terdiri dari fasilitas observasi, penampungan, karantina (termasuk isolasi) terdiri dari ruang observasi dan ruang isolasi untuk intensive care unit (ICU) dan Non ICU.

Saat ini, progres pembangunan gedung isolasi ICU (20 tempat tidur) mencapai 42 persen, gedung observasi 1 (50 tempat tidur) sebesar 31 persen, gedung observasi 2 (50 tempat tidur) sebesar 32 persen, dan gedung observasi 3 (240 tempat tidur) sebesar 19 persen. Sedangkan untuk pembangunan landasan helipad saat ini progres fisiknya sudah 90 persen.

"Terakhir, zona C yang peruntukannya untuk tahap berikutnya (menyesuaikan kebutuhan) dengan memanfaatkan cadangan lahan," pungkas Basuki.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurang dari 24 Jam, Giring Ganesha Kumpulkan Rp 66 Juta untuk Perawat Pasien Corona

Sumbangan para donator akan dipakai membeli paket pulsa internet yang bisa mereka manfaatkan untuk berkomunikasi dengan keluarga dan orang-orang tercinta.

NASIONAL | 21 Maret 2020

Pemerintah Perlu Diberi Kewenangan Lebih Luas Atasi Covid-19

DPR harus memanggil pemerintah untuk duduk bersama jika perlu ada panja di beberapa komisi untuk bisa dapatkan rekomendasi terkait legitimasi, pelibatan militer

NASIONAL | 21 Maret 2020

Partai Demokrat Sumbang Peralatan Medis untuk Cegah Covid-19

"Partai Demokrat akan terus berupaya untuk menghimpun dan juga mendistribusikan bantuan-bantuan lainnya. Juga termasuk untuk masyarakat."

NASIONAL | 21 Maret 2020

Semua Pihak Diminta Bantu Pemerintah Atasi Covid-19

"Ini bencana nasional, kita harus membantu pemerintah minimal dengan tidak mengeluarkan narasi yang kontra produktif atau menyebar ketakutan pada masyarakat."

NASIONAL | 21 Maret 2020

Bareskrim Diminta Usut Tekstil Ilegal Tiongkok

“Karena tidak membayar Bea Masuk Safeguard, praktis harga jual di pasaran menjadi lebih murah. Ini membuat industri tesktil di dalam negeri merugi besar."

NASIONAL | 21 Maret 2020

Atasi Kekurangan Darah Akibat Corona, Kemhan Gelar Donor Darah

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 Kemhan akan terus berupaya untuk melakukan hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah aksi donor darah."

NASIONAL | 21 Maret 2020

Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen Pegawai KPK

"Seolah-olah kegiatan tersebut benar diadakan oleh KPK, padahal yang sebenarnya KPK tidak pernah bekerja sama dan mengadakan kegiatan dengan para pihak."

NASIONAL | 21 Maret 2020

PDIP Tunjuk Risma Jadi Koordinator Kepala Daerah Hadapi Covid-19

"Meminta seluruh pimpinan dewan dan kepala daerah atau wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan agar mendorong realokasi APBD untuk pencegahan Covid-19."

NASIONAL | 21 Maret 2020

LPSK Ambil Langkah Antisipasi Penyebaran Corona

"Dalam kondisi seperti itu, kami tetap berupaya layanan perlindungan bagi saksi dan korban terus berjalan, meskipun ada pengecualian untuk hal tertentu."

NASIONAL | 21 Maret 2020

Banjir Landa Tujuh Kecamatan di Kabupaten Bandung

Tujuh lokasi banjir yaitu, Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang, Katapang, Soreang, Banjaran, dan Majalaya.

NASIONAL | 21 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS