Mahfud: BNPT Telah Mendata Anak-anak WNI Eks ISIS
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Mahfud: BNPT Telah Mendata Anak-anak WNI Eks ISIS

Minggu, 1 Maret 2020 | 19:33 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Polhukam, Mahfud MD, mengungkapkan, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah melakukan pendataan anak-anak WNI eks anggota ISIS yang berada di luar negeri.

Baca: Indonesia Terima Keputusan Larangan Umrah

Untuk anak mantan anggota ISIS yang berstatus yatim dan berusia dibawah 10 tahun, rencananya akan dipulangkan ke tanah air. "Sekarang dikerjakan oleh BNPT," kata Mahfud di Jakarta, Minggu (1/3/2020).

Menko Polhukam menjelaskan, sikap pemerintah sudah jelas yaitu tidak memulangkan mantan ISIS dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang masuk dalam teroris lintas batas atau foreign terrorist fighter (FTF) yang sudah berusia di atas 10 tahun.

Agar tidak ada yang lolos kembali ke tanah air, pemerintah sudah mulai melakukan pemblokiran paspor kepada para mantan anggota ISIS tersebut.

Baca: Anak dan Istri Eks ISIS Bukan Korban

"Enggak ada pembicaraan ulang. Itu sudah mulai (blokir, Red) terhadap orang yang jelas-jelas sudah ISIS. Diblokir dulu jangan bisa masuk kesini," tegas Mahfud.

Menurut Mahfud, informasi terakhir dari BNPT, ada perubahan jumlah anggota FTF. Jika selama ini berjumlah 689 orang yang tersebar di berbagai negara, data terakhir menyebut ada tambahan 15 orang. Dengan demikian totalnya mencapai 699 orang.

Baca: Anggota ISIS Susah Sembuh, Mudah Kumat

"Jadi kalau data berubah harap dimaklumi karena mereka orang lari. Pergi ke sana kita tidak tahu. Jadi kalau tiap hari bertambah atau berkurang itu dimaklumi," tutup Mahfud.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

PKB Minta Pemerintah Indonesia Berkontribusi Selesaikan Konflik Bernuansa Agama di India

Amandemen UU Kewerganegaraan di India melanggar resolusi Dewan HAM PBB 16/18.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Kempupera Mulai Tata Trotoar dan Drainase di Labuan Bajo

Kempupera mulai tata trotoar Labuan Bajo

NASIONAL | 1 Maret 2020

BMKG: Maret Diprediksi Intensitas Hujan Menurun

Dalam kurun waktu dua hari mendatang, diprediksi intesitas hujan di Jakarta menurun.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Arman Depari Jadi Anggota Dewan Kehormatan Sinergi Nawacita

BNN dan SNCI mempunyai pandangan yang sama bagaimana menyiapkan generasi masa depan bebas narkoba.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Warga Korea di Solo Bunuh Diri karena Takut Virus Corona

Warga negara Korea =nekat bunuh diri karena ketakutan mengira dirinya terinfeksi virus corona. Setelah diperiksa, ternyata hasilnya negatif.

NASIONAL | 1 Maret 2020

BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Malam-Dini Hari

BMKG menyatakan, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan Dua Pekan

Kementerian PUPR menilai pembangunan proyek kereta cepat ini kurang memperhatikan manajemen proyek.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Longsor, Puluhan Desa di Sarolangun Jambi Terisolir

Material longsor yang menimbun badan jalan di beberapa lokasi membuat ruas jalan Sarolangun–Batangasai belum bisa dilalui kendaraan.

NASIONAL | 1 Maret 2020

Negatif Virus Corona, TKA di Bengkulu Tetap Dipantau Dinkes

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu terus mengawasi seorang pasien suspect virus corona yang sempat menjalani observasi di RSUD M Yunus.

NASIONAL | 1 Maret 2020

84 Orang Suspect Virus Corona di Sumut Dinyatakan Negatif

Sebanyak 84 orang, meliputi warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI), yang sebelumnya dikarantina, dinyatakan negatif dari virus corona.

NASIONAL | 1 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS