Sasar Milenial, BPIP Siapkan Sosialiasi Pancasila Secara Modern
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Sasar Milenial, BPIP Siapkan Sosialiasi Pancasila Secara Modern

Selasa, 18 Februari 2020 | 20:48 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berencana menggelar sosialisasi Pancasila secara modern kepada generasi muda. Hal itu sebagaimana harapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar kalangan milenial lebih mengenal nilai-nilai Pancasila.

Pancasila Representasikan Nilai-nilai Kekhalifahan

"Pak Presiden sangat berkali-kali menekankan kita fokus di sini (generasi milenial),” kata Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, saat rapat kerja (raker) dengan Komisi II DPR di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Menurtu Yudian, sosialisasi juga nantinya dilakukan di seluruh jenjang pendidikan. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai perguruan tinggi. Metodenya disesuaikan dengan psikologi penerima materi.

"Anak-anak milenial itu lebih suka musik, olahraga, film, kuliner, dan seterusnya. Jadi menitipkan pesan-pesan kepancasilaan dengan cara yang sesuai dengan psikologi anak-anak, generasi milenial,” ujar Yudian.

Megawati: Pancasila Adalah Falsafah Kemanusiaan

"Saya ambil contoh misalnya begini, kita adakan olahraga. Nah, olahraga itu kita arahkan untuk misalnya persatuan, gotong royong, gitu ya, saling mencintai, suportif, belajar objektif melihat fakta, tapi tanpa dihindari tekanan semacam indoktrinasi," jelasnya.

Begitu juga apabila sosialiasi melalui musik, dan film. "Alatnya itu maksud saya ada Youtube, ada blogger, ada medsos (media sosial) yang sekarang digital, termasuk TikTok, segala macam itu, sehingga nanti akan nyambung antara kurikulum di sekolah dengan di luar kurikulum,” ucap Yudian.

Yudian menyatakan, BPIP juga menjalin kerja sama dengan tokoh-tokoh yang diidolakan kaum milenial. "Kalau mereka suka nyanyi ya tokoh penyanyi milenial yang mereka sukai. Dalam olahraga juga begitu agar mereka ini tidak terasa sedang kita ajak untuk berpancasila,” kata Yudian.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendes Usul Skripsi Mahasiswa Diganti Pengabdian di Desa

Mahasiswa bisa mengabdi di desa untuk aplikasi ilmunya dan membantu desa semakin cepat berkembang.

NASIONAL | 18 Februari 2020

UNY Terapkan Bayar Kuliah Pakai OVO di Tokopedia

Hanya dengan sedikit klik lalu bayar menggunakan saldo OVO ataupun metode lain.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Kepala BPIP: Agama dan Pancasila Tak Terpisahkan

Yudian menyatakan, agama dan Pancasila justru tidak terpisahkan.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Menag: Kisruh Gereja di Karimun Bukan Masalah Intoleransi

Dari hasil tinjauan di lapangan ditemukan bahwa persoalan Gereja Santo Joseph bukanlah terkait masalah intoleransi, melainkan masalah izin mendirikan bangunan.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Murid Tidak Boleh Dipaksa Bayar SPP dengan Gopay

Pembayaran SPP menggunakan Gopay juga harus diatur melalui regulasi lebih lanjut sebelum jadi semakin membesar.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Puan: Pemerintah dan DPR Harus Satu Persepsi Soal Iuran BPJS

Puan mengatakan bahwa jika pemerintah harus menaikkan BPJS kesehatan maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Polisi Bekuk Penipu Penjualan Masker

NL melakukan penipuan penjualan masker. Dia telah menerima uang muka pembelian masker namun barang tersebut tak pernah dikirim.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Sosialisasi dan Edukasi Virus Korona Dianggap Penting

Menurut Intan, pemantauan WNI termasuk warga negara asing (WNA) Tiongkok di Indonesia harus dilakukan.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Pemerintah Sedang Siapkan Keppres Status untuk Mantan ISIS

Setelah rampung, pemerintah akan umumkan seperti apa status kewarganegaraannya.

NASIONAL | 18 Februari 2020

Meski Ditolak DPR, Pemerintah Ngotot Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Menko PMK Muhadjir Effendy mengaku proses cleansing data akan diselesaikan dalam waktu cepat.

NASIONAL | 18 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS