BPPT Formulasikan Penghitungan Potensi Kerugian Karhutla
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

BPPT Formulasikan Penghitungan Potensi Kerugian Karhutla

Selasa, 10 Desember 2019 | 23:11 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FER

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyusun formula penghitungan potensi kerugian jika kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda lahan gambut.

BPPT Gandeng Bukalapak Pasarkan Produk Startup

Saat ini penghitungan potensi kerugian baru dilakukan BPPT di Riau akibat karhutla di tahun 2019. Dari penghitungan yang melibatkan komponen ketebalan gambut, penerbangan, pariwisata, pendidikan dan kesehatan diperkirakan potential lost mencapai Rp 49 triliun.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah dan Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT, Tri Handoko Seto, mengatakan, dengan mengetahui potensi kerugian karhutla maka bisa menjadi bahan kebijakan untuk memperkuat pencegahan karhutla.

"Saat ini valuasi ekonomi lahan gambut memang baru dilakukan di Riau. Ke depan tentu akan diperluas di lahan gambut di seluruh Indonesia," katanya dalam Bedah Produk Inovasi Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam di Tangerang Selatan, Selasa (10/12/2019).

Menko Polhukam Klaim Penanganan Karhutla Lebih Baik

Selain bagi pemerintah, dengan formula perhitungan potensi kerugian itu pihak swasta atau pemilik lahan juga bisa tahu sehingga mau terlibat aktif dalam pencegahan karhutla.

Bahkan, bagi swasta dengan memakai formula penghitungan potensi kerugian rancangan BPPT ini bisa membuktikan praktik tanamnya misalnya tidak menghasilkan emisi dan karbon. Tahun 2020 berdasarkan rapat koordinasi para menteri terkait lanjutnya, fokus pencegahan karhutla diutamakan.

Selain itu, untuk memperkuat pencegahan karhutla BPPT juga telah menghasilkan prototipe teknologi Indonesia fire danger rating system (Ina FDRS). Empat unit Ina FDRS sudah dipasang Ogan Komering Ilir berkolaborasi dengan sejumlah instansi seperti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Teknologi ini untuk menjaga lahan gambut basah. Saat terpantau terjadi penurunan segera dibasahi," ucapnya.

Untuk itu sekat kanal akan diperbanyak, lahan dekat sungai akan dilengkapi pompa raksasa. Sedangkan daerah yang jauh dari sumber air dilakukan teknologi modifikasi cuaca untuk membasahi lahan gambut.

Dalam perjalanan pengembangan Ina FDRS juga akan dilengkapi parameter yang bisa mengetahui potensi kerugian jika terjadi karhutla di suatu wilayah.

Tak hanya itu lanjut Seto, BPPT di tahun 2020 juga akan memadukan dan menyempurnakan semua sistem yang ada saat ini menjadi kecerdasan buatan (artificial intellegence) untuk monitoring, kontrol dan deteksi dini karhutla.

"Dengan begitu potensi kebakaran, kerugiannya berapa sudah bisa diketahui," imbuh Seto.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Indonesia Harus Perkuat Wawasan Nusantara

Jika semangat kebangsaan tidak dimiliki setiap warga negara Indonesia, tentunya bangsa ini bisa hancur.

NASIONAL | 10 Desember 2019

BNN Gerebek Rumah Penimbunan Sabu-sabu di Medan

Petugas menyita sekitar 50 kilogram sabu-sabu dan uang tunai lebih dari seratus juta rupiah.

NASIONAL | 10 Desember 2019

BNPT: Jangan Lengah Meski Potensi Radikalisme Turun

Kesimpulannya, terjadi pergeseran dari kategori potensi sedang ke potensi rendah.

NASIONAL | 10 Desember 2019

Menko Polhukam Sebut Pengamanan 22 Mei Bukan Pelanggaran HAM

Mahfud MD mengatakan peristiwa pemukulan oleh aparat kepolisian dalam kerusuhan 22 Mei 2019 bukan termasuk pelanggaran hak asasi manusia.

NASIONAL | 10 Desember 2019

Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan Masih Misterius

Hingga saat ini pihak kepolisian belum menetapkan tersangka terhadap kasus pembunuhan tersebut.

NASIONAL | 10 Desember 2019

PDO Patra Jasa Office Tower Gelar Perayaan Natal di Kalianda

Perayaan Natal tidak hanya diisi dengan pesta pora, tetapi juga harus menjadi ajang pembagian berkat rohani maupun jasmani.

NASIONAL | 10 Desember 2019

Dirjen PHU Kemenag Usulkan Kuota Haji Jadi 221 Ribu Orang

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar Ali mengusulkan, kuota haji tahun depan mencapai 221 ribu orang.

NASIONAL | 10 Desember 2019

Gubernur Jatim Raih Penghargaan Pemimpin Perubahan

Penghargaan yang diterima Khofifah didasarkan pada hasil penilaian secara mendalam yang memuat berbagai kriteria.

NASIONAL | 10 Desember 2019

Wapres Sebut Reformasi Birokrasi Topang Keberhasilan Pembangunan

Perbaikan birokrasi perlu dilakukan dengan membangun sistem yang baik sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan berkualitas.

NASIONAL | 10 Desember 2019

Mahfud: Pelanggaran HAM Sekarang Bersifat Horizontal

Mahfud meminta masyarakat agar jernih dalam melihat kemajuan perlindungan HAM di Indonesia.

NASIONAL | 10 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS