UMKM Ini Targetkan Pasok Alat Kepengurusan Jenazah ke 1.000 Masjid
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Imbas Pandemi Covid-19

UMKM Ini Targetkan Pasok Alat Kepengurusan Jenazah ke 1.000 Masjid

Rabu, 5 Agustus 2020 | 14:14 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Bekasi, Beritasatu.com - Keperluan akan alat-alat kepengurusan jenazah merupakan salah satu fasilitas sosial (fasos) yang sangat dibutuhkan oleh warga di sebuah lingkungan, ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi Nasional Dimulai dari UMKM

Factory Manager Rajane Keranda, Muhammad Najmi Assyauqi, mengatakan, Rajane Keranda berdiri sebagai salah satu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) karena keinginan untuk membantu masyarakat serta masjid dan musala, untuk memiliki keranda dan tempat pemandian jenazah yang layak.

"Kami prihatin, karena pernah merasakan suatu ketika ada salah satu keluarga kami yang meninggal, tapi hanya diangkut dengan tandu dari kayu seadanya, dikarenakan masjid di kampung tidak punya keranda. Mau pinjam ke masjid lainnya juga mereka tidak punya. Dari situ kami bertekad supaya tidak ada lagi masyarakat yang merasakan hal serupa," kata Najmi, kepada Beritasatu.com, di workshop Rajane Kerada, Kawasan Bekasi, Selasa (4/8/2020).

Najmi mengatakan, pada tahun ini Rajane Keranda menargetkan mampu membantu memasok alat-alat kepengurusan jenazah kepada 1.000 masjid di Indonesia. Terlebih, berdasarkan data saat ini ada sekitar 800.000 masjid dan musala yang berdiri di Indonesia.

Baca Juga: Sandiaga Beberkan 3 Peluang Usaha di Masa Pandemi

"Target suplai alat kepengurusan jenazah kepada 1.000 masjid terbilang kecil. Untuk mencapai target tersebut, kami akan jemput bola untuk secara langsung menawarkan produk-produk kami ke masjid-masjid. Kami juga menyasar donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk masjid atau musala disekitarnya yang membutuhkan alat-alat ini,” terang Najmi.

Saat ini, lanjut Najmi, alat-alat kepengurusan jenazah yang diproduksi Rajane Keranda terbilang lengkap, seperti keranda mayat, tempat pemandian jenazah, dipan jenazah, kereta jenazah, tenda pemandian jenazah, kain tutup keranda, stretcher ambulans, hingga karoseri mobil ambulans jenazah. "Adapun area pemasaran yang sudah dicakup oleh Rajane Keranda sangat luas, meliputi Aceh hingga Merauke," jelasnya.

Menurut Najmi, Rajane Keranda masih bertekad untuk menjadi produsen alat kepengurusan jenazah terbesar di Indonesia. Salah satu caranya, dengan terus meningkatkan pelayanan delivery service kepada konsumen, melalui pembelian online di situs kerandajenazahstainless.

Baca Juga: UMKM Akan Beradaptasi di Tengah Pandemi

"Konsumen cukup menghubungi Rajane Keranda melalui telpon atau situs untuk melakukan pembelian dan pesanan akan segera diantarkan ke tempat tujuan. Layanan ini mencakup seluruh wilayah di Indonesia karena kami online. Untuk Jabodetabek dan sebagian wilayah Jabar dan Banten kami bisa antar secara langsung. Untuk di luar wilayah tersebut, kami bekerja sama dengan beberapa perusahaan ekspedisi dan kargo,” tandas Najmi.

Najmi menerangkan, belum lama ini Rajane Keranda telah meluncurkan jenis tempat pemandian jenazah terbaru, yakni kereta pemandian jenazah. "Dengan alat baru tersebut, diharapkan dapat memudahkan penggunaannya karena praktis untuk dibawa. Selain itu, juga multifungsi karena bisa menjadi kereta pengangkut keranda,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Periksa Pelapor Kasus "Obat Covid-19" Anji dan Hadi Pranoto

Dikatakan Yusri, pada saat pemeriksaan Muanas memberikan barang bukti satu USB dan transkrip wawancara antara pemilik akun Duniamanji dengan Hadi Pranoto.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2020

Laboratorium di Jakarta Bisa Periksa Hampir 11.000 Sampel Covid-19 Per Hari

Dengan jumlah 54 Lab jejaring, kata Widyastuti, Pemprov DKI bisa melakukan pemeriksaan sebanyak 10.917 sampel per hari.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2020

Pemprov DKI: Ganjil Genap Agar Kantor Disiplin Terapkan Kapasitas 50%

Hal ini menjadi salah satu penyebab kantor dan tempat usaha menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2020

13 Orang dari Klaster Keluarga Semplak Bogor Diisolasi

Klaster keluarga Sempak merupakan kasus terbanyak dengan 22 orang.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2020

Polisi Sita 75 Kilogram Ganja dalam Dodol

Polisi menangkap tujuh tersangka dan 75 kg ganja yang dimasukkan dalam bungkusan dodol di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2020

Sekap Korban dan Minta Uang Tebusan, 5 Anggota BNN Gadungan Ditangkap

BNN menyerahkan kelima pelaku kepada Polresta Depok untuk diproses hukum lebih lanjut.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2020

Dua Hari Sosialisasi, 1.323 Kendaraan Langgar Ganjil Genap di Jakut

Sejumlah mobil pelat hitam berangka genap dihentikan anggota Dishub dan kepolisian.

MEGAPOLITAN | 5 Agustus 2020

Ganjil Genap, Penumpang Transjakarta dan MRT Hanya Naik 2 %

Penumpang di angkutan umum mengalami kenaikan hanya kurang lebih 2 persen pada saat pemberlakuan perdana sistem ganjil genap di 25 ruas jalan Jakarta, Senin.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, PSI Tagih Kebijakan Rem Darurat Anies

PSI DKI Jakarta menagih janji Gubernur DKI Anies Baswedan untuk membeberkan kebijakan rem darurat yang telah disiapkan dalam rangka meredam kasus Covid-19.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Wamenag: 88,6% Kondisi KUA di Jakarta Tidak Layak

Sebagian besar bangunan KUA di Jakarta rusak berat bahkan ada beberapa yang atapnya hampir roboh.

NASIONAL | 4 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS