Menkes Prioritaskan Penurunan Angka Stunting
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Menkes Prioritaskan Penurunan Angka Stunting

Rabu, 5 Agustus 2020 | 15:53 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menegaskan, dalam kondisi pandemi Covid-19, penurunan angka stunting tetap menjadi prioritas pemerintah.

Baca Juga: Jokowi Minta Penurunan Stunting Fokus di 10 Provinsi

"Jadi akan digerakkan agar semua tetap bekerja berdasarkan protokol kesehatan dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan untuk menyukseskan program-program stunting," kata Menkes saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Menkes mengatakan, saat ini terdapat 10 provinsi yang memiliki tingkat prevalensi stunting tertinggi di Indonesia. Adapun kesepuluh provinsi itu adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat (Sulbar), Nusa Tenggara Barat (NTB), Gorontalo, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Barat (Kalbar), Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Fokus pertama di 10 daerah itu dahulu, kemudian provinsi lainnya, dan juga koordinasi antarkementerian dan lembaga," tegas Terawan.

Baca Juga: Literasi Gizi Dorong Upaya Pencegahan Stunting

Menurut Menkes, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kementerian Kesehatan (Kemkes) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kementerian Sosial (Kemsos), dan Kementerian serta Lembaga terkait lainnya, akan melibatkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) dan penggerak program keluarga harapan (PKH) untuk menurunkan angka stunting.

"Bagaimana peran dari PKK, kemudian bagaimana peran dari PKH nanti akan dijelaskan oleh Pak Menteri Sosial. Pada hakikatnya ditujukan untuk mencapai penurunan angka stunting di 2024 menjadi 14 persen," tandas Menkes.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Update Covid-19: Tambah 1.815, Kasus Positif di Indonesia Jadi 116.871

Penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.815 itu didapat dari pemeriksaan spesimen sebanyak 28.738.

KESEHATAN | 5 Agustus 2020

Cegah Covid-19, Wapres Minta Masyarakat Ikuti Fatwa Ulama

Ditegaskan Wapres, fatwa-fatwa tersebut baru dapat memberikan manfaat apabila adanya kepatuhan masyarakat untuk mematuhinya.

KESEHATAN | 5 Agustus 2020

Presiden: Pelayanan Ibu Hamil dan Balita Jangan Berhenti di Tengah Pandemi Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelayanan kesehatan ibu hamil dan balita di Puskesmas dan Posyandu tidak boleh berhenti di tengah pandemi virus corona.

KESEHATAN | 5 Agustus 2020

Jokowi Minta Penurunan Stunting Fokus di 10 Provinsi

Provinsi tersebut antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, Aceh.

KESEHATAN | 5 Agustus 2020

Tidak Mengenakan Masker, Masyarakat Bisa Kena Hukum

Sanksi kepada masyarakat yang tidak mengenakan masker dapat berupa denda atau sanksi administrasi.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Rangkul Ibu-ibu PKK Berkampanye Masker untuk Menekan Penularan Covid-19

Kampanye masker tidak berdiri sendiri, harus ada koneksitas dengan yang lain.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Bentuk Tim Audit, IDI Telusuri Kematian Dokter Selama Pandemi

PB IDI telah membentuk tim audit sesuai Surat Keputusan yang ditetapkan pada 20 Juli lalu.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Satgas: Akhir Covid-19 Tidak Bisa Diprediksi

Belajar dari sejarah pandemi dunia, sejak dahulu tercatat bahwa lamanya waktu berlangsung bervariasi bergantung pada jenis sumber wabah tersebut.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Daerah dengan Rt di Bawah Satu Belum Tentu Aman Covid-19

Menurut Wiku Adisasmito, sebuah daerah di Indonesia jika Rt menunjukkan angka di bawah 1, bukan berarti daerah itu sudah aman dari Covid-19.

KESEHATAN | 4 Agustus 2020

Satgas Covid-19: Tidak Bisa Asal Klaim Obat Virus Corona

Dalam memilih obat dan suplemen, masyarakat diminta perhatikan KLIK (Kemasan, Izin, Label, Kedaluarsa).

KESEHATAN | 4 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS