Usaha Kuliner Rumahan Menggeliat di Masa Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Usaha Kuliner Rumahan Menggeliat di Masa Pandemi Covid-19

Kamis, 24 September 2020 | 21:56 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 bukan hanya tentang krisis kesehatan, namun juga menyangkut krisis ekonomi.

Situasi yang tidak menentu akibat pembatasan aktivitas sosial, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi setidaknya akan ada 6 juta orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau kehilangan penghasilan akibat perekonomian yang melambat.

Kondisi ini membuat banyak orang harus memutar otak mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Adapun salah satu upaya yang banyak dilakukan belakangan ini adalah bisnis kuliner rumahan.

Praktisi Marketing dan Dosen Kewirausahaan di PPM School of Management, Noveri Maulana, mengatakan, munculnya berbagai usaha kuliner rumahan di tengah pandemi Covid-19 patut diapresiasi sebagai bentuk kreativitas dan upaya memperbaiki kondisi perekonomian.

"Tren work from home (WFH) dan school from home (SFH) membuat kebutuhan konsumsi masyarakat di rumah tangga turut meningkat, tak heran kebutuhan akan jenis makanan yang bisa diakses dari rumah juga akan semakin meningkat," jelas Noveri dalam keterangan persnya, Kamis (24/9/2020).

Noveri memprediksi sampai setahun ke depan, orang masih belum sepenuhnya normal untuk dine in atau nongkrong di restoran. Selain itu, masakan rumahan olahan sendiri juga bisa membosankan. Sehingga, dibutuhkan jenis variasi produk kuliner yang bisa delivery ke rumah.

"Di sinilah bisnis kuliner rumahan bisa memberikan peluang untuk mereka yang mau mencoba peruntungan sebagai entrepreneur," tandasnya.

Head of Training Product Pintaria, Sally Dewi menambahkan, dalam mendukung masyarakat menjalani usaha kuliner, pihaknya memberikan berbagai jenis kursus online yang berkaitan dengan usaha kuliner.

"Kursus tersebut, dibimbing langsung oleh lembaga pelatihan yang terdaftar dengan pengajar profesional yang tidak hanya memberikan teknik membuat berbagai makanan, tapi juga bagaimana tips menjualnya," jelasnya.

Menurut Sally, langkah ini selaras dengan niat baik pemerintah dalam penyelenggaraan kursus Prakerja yang bisa memberikan manfaat positif dan membantu mereka yang terkena imbas ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Melalui berbagai pelatihan di Pintaria, masyarakat bisa belajar dari ahlinya dan mendapatkan sertifikat, harapannya bisa meningkatkan kemampuan mereka untuk membuat produk kuliner yang bisa dijual dan menambah penghasilan," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selebgram Keanu Angelo Rambah Bisnis Minuman Kekinian

Niat Keanu membuka bisnis minuman boba demi menyediakan lapangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

GAYA HIDUP | 24 September 2020

Virtual Movement Dufan Himpun Ribuan Mainan untuk Anak Yatim

Dufan Ancol telah membagikan ribuan mainan anak yang terkumpulkan tersebut ke 25 panti asuhan yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

GAYA HIDUP | 24 September 2020

Uniqlo Bratop Dukung Kenyamanan Perempuan Beraktivitas

Uniqlo Bratop dirancang dengan material berteknologi AIRism yang sangat sejuk dan lembut di kulit.

GAYA HIDUP | 24 September 2020

Coba Resep Baru Jadi Kebiasaan Masyarakat di Masa Pandemi

Aktivitas memasak sendiri di rumah memberikan dua value sekaligus, yaitu kesehatan dan ekonomi.

GAYA HIDUP | 23 September 2020

Jovi Adhiguna dan Nikmat Group Resmikan Gerai Kedua 'Gildak'

Hadirnya gerai kedua Gildak, tercetus dari permintaan konsumen Street Boba.

GAYA HIDUP | 23 September 2020

SvargaBumi, Sawah yang Naik Kelas Menjadi Magnet Wisatawan

Untuk menikmati wisata di SvargaBumi, pengunjung dipungut tiket masuk sebesar Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak.

GAYA HIDUP | 22 September 2020

Kemparekraf Bantu Pebisnis Kriya Hadapi Pandemi Covid-19

Kemparekraf membuka masterclass pemasaran digital secara gratis untuk kalangan pebisnis kriya.

GAYA HIDUP | 21 September 2020

MOFP 2020 Kembangkan Potensi Desainer Muda Indonesia

Kompetisi desain fashion muslim Modest Fashion Project (MOFP) kembali digelar.

GAYA HIDUP | 21 September 2020

Minuman Magic Pertama di Indonesia, Ada di Kopi Wolu

Menggunakan susu low fat dan cream cheese low fat, Kopi Wolu menghadirkan racikan minuman magic pertama di Indonesia.

GAYA HIDUP | 21 September 2020

Kampung Kawa, Ikon Baru Pariwisata Flores

Kawa akan bersaing dengan Bena dan Waerebo, bahkan bisa melampauinya.

GAYA HIDUP | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS