Kemparekraf Bantu Pebisnis Kriya Hadapi Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Kemparekraf Bantu Pebisnis Kriya Hadapi Pandemi Covid-19

Senin, 21 September 2020 | 23:36 WIB
Oleh : Chairul Fikri / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf/Baparekraf) membuka kesempatan bagi pelaku bisnis kreatif untuk mendalami pemasaran digital langsung dari pakarnya pada tanggal 28 September-2 Oktober 2020.

Pelatihan berkelanjutan ini, ditujukan khusus untuk pemilik usaha di subsektor kriya. Sebanyak 100 pebisnis kriya akan menerima pelatihan komprehensif tentang pemasaran digital secara eksklusif.

“Pelatihan ini menjadi penting, karena dunia usaha yang terdampak signifikan dengan adanya pandemi Covid-19 adalah UMKM. Apalagi, UMKM memiliki kontribusi sebesar 60,3 persen dari total PDB Indonesia,” ujar Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam, di Jakarta, Senin (21/9/2020).

Selain itu, kata Himam, UMKM menyerap 97 persen dari total tenaga kerja dan 99 persen dari total lapangan kerja. Penguasaan pemasaran digital tidak sekedar membuat pelaku UMKM di Subsektor Kriya mampu bertahan, tapi juga mampu menembus pasar ekspor secara efisien.

“Beralih ke digital merupakan solusi paling efektif. Bila pemilik usaha bisa semakin kreatif memasarkan produk lewat dunia digital, maka sebagian masalah penjualan akan teratasi. Yang penting, mereka sungguh-sungguh mendalami strategi pemasaran digital,” tandasnya.

Sementara itu, Sirektur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Yuana Rochma Astuti menyebutkan, akan terus mendukung pelaku UMKM khususnya subsektor kriya untuk segera go digital.

“Ini bentuk dukungan kami kepada pengusaha kriya agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas. Berikutnya, kami juga sedang mempertimbangkan untuk membuat kelas untuk pelaku industri kreatif lainnya,” ujarnya.

Itulah sebabnya, kata Yuana, Kemenparekraf/Baparekraf menginisiasi program pelatihan Peningkatan Kompetensi Pelaku Ekonomi Kreatif dalam Pemasaran Digital. Program ini akan dilakukan secara berkelanjutan selama 5 hari mulai dari 28 September-2 Oktober 2020.

Adapun materi pelatihan tersebut antara lain, memahami 12 perubahan perilaku konsumen selama pandemi, bagaimana membangun branding di dunia digital untuk bertahan saat di era pandemi, langkah-langkah mengembangkan digital marketing.

Kemudian, mengembangkan rencana bisnis digital untuk menarik investor, dan datangkan penjualan menggunakan iklan di Instagram.

“Pelatihan secara berkelanjutan ini dimaksudkan agar para pelaku usaha khususnya subsektor Kriya memperoleh pelatihan yang komprehensif tentang pemasaran digital,” jelasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MOFP 2020 Kembangkan Potensi Desainer Muda Indonesia

Kompetisi desain fashion muslim Modest Fashion Project (MOFP) kembali digelar.

GAYA HIDUP | 21 September 2020

Minuman Magic Pertama di Indonesia, Ada di Kopi Wolu

Menggunakan susu low fat dan cream cheese low fat, Kopi Wolu menghadirkan racikan minuman magic pertama di Indonesia.

GAYA HIDUP | 21 September 2020

Kampung Kawa, Ikon Baru Pariwisata Flores

Kawa akan bersaing dengan Bena dan Waerebo, bahkan bisa melampauinya.

GAYA HIDUP | 20 September 2020

Selain Bunaken, Olly Sebut Keindahan Mangatasik Tak Kalah Menawan

Provinsi Sulut memiliki banyak spot destinasi wisata bawah laut yang menawan.

GAYA HIDUP | 19 September 2020

Imbas Pandemi, Isyana Sarasvati Rajin Masak untuk Suami

Isyana didapuk menjadi brand ambassador Masako.

GAYA HIDUP | 19 September 2020

Ayudia C Kembali Hadirkan 50 Gaya Hijab Minimalis

Ayudia C melibatkan warganet dan menggali apa yang dibutuhkan untuk menunjang gaya modest mereka sehari-hari dalam adaptasi kebiasaan baru.

GAYA HIDUP | 19 September 2020

Ajinomoto Tunjuk Isyana Sarasvati sebagai Brand Ambassador Masako

PT Ajinomoto Indonesia memilih penyanyi Isyana Sarasvati sebagai brand ambassador baru untuk produk bumbu penyedap rasa Masako.

GAYA HIDUP | 19 September 2020

Bali I Miss U Ajak Wisatawan Berwisata dengan Protokol Kesehatan

Kampanye Bali I Miss U diluncurkan untuk mengajak masyarakat patuh berwisata sehat dengan menerapkan protokol kesehatan berkonsep Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE) atau Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Ramah Lingkungan sesuai arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

GAYA HIDUP | 18 September 2020

Burger King Luncurkan Whooper Tanpa Pewarna Sintetis dan Penyedap Rasa

Restoran Burger King meluncurkan varian baru Whopper yang dibuat tanpa pewarna sintetis dan penyedap rasa.

GAYA HIDUP | 18 September 2020

Pernah Tertipu Investasi Bodong, Indra Kenz Bangkit Jadi Trader Sukses

Indrakenz sempat menghebohkan di media sosial lewat kontennya tentang kemewahan dan kesuksesan dengan jargonnya,"Murahkan? di aplikasi TikTok.

GAYA HIDUP | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS