Ekonomi Keberlanjutan Dinilai Butuh Intervensi Pemerintah
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Ekonomi Keberlanjutan Dinilai Butuh Intervensi Pemerintah

Senin, 26 Oktober 2020 | 19:30 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah diminta memberikan perlakuan fiskal yang berbeda untuk industri yang melakukan inovasi dan pengembangan keberlanjutan dalam rangka menekan eksternalitas negatif.

Ekonom sekaligus Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri mengatakan, ekonomi harus menuju ke arah keberlanjutan alias sustainability. Tidak bisa lagi ekonomi hanya diarahkan untuk pertumbuhan tanpa memikirkan pengembangan keberlanjutan. Namun, perubahan pola ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pelaku usaha. Industri akan membutuhkan transisi untuk melakukan perubahan pola ke arah sustainability.

"Di sinlah peran pemerintah sangat penting. Pemerintah harus melakukan intervensi dengan membuat treatment atau perlakuan yang berbeda bagi industri yang mengembangkan inovasi dalam rangka pengembangan keberlanjutan,” ujarnya dalam webinar, yang dikutip Senin (26/10/2020).

Dengan pola seperti itu, sebuah proyek investasi yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan akan kesulitan memperoleh pendanaan. Akibatnya, pembiayaan untuk industri tersebut menjadi lebih mahal. "Mau tidak mau, orang harus pindah ke sektor yang bisa mendukung keberlangsungan," ujar Chatib.

Salah satu intervensi tersebut, menurutnya adalah dengan memberikan insentif pajak untuk perusahaan yang mengembangkan keberlanjutan. "Peran pemerintah sangat penting, perlu ada intervensi untuk mendukung ekonomi mengarah ke sustainability,” tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Teten Sebut UMKM yang Terhubung Ekosistem Digital Lampaui Target

Menurut Tetan, UMKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas dengan terhubung ke ekosistem digital.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Pandemi Covid-19 Momen Percepatan Transformasi Digital UMKM

Stafsus Menkominfo Niken Widiastuti menjelaskan, sektor UMKM diupayakan kembali bergeliat melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Permintaan Sarung Tangan Tinggi, MARK Bangun Pabrik Kedua

Seiring tingginya permintaan sarung tangan medis di masa pandemi, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk akan membangun pabrik baru baru di Deli Serdang, Sumatera Utara

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Rasio Kolokasi TBIG Capai 1,96 di Kuartal III 2020

Kinerja operasional Tower Bersama Infrastructure (TBIG) pada periode sembilan bulan telah melampaui target tahunan.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Triwulan III 2020, Laba Bersih BCA Turun 4,2%

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan entitas anak mencatat perolehan laba bersih selama kuartal III sebesar Rp 20,0 triliun, turun 4,2%.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Ini Strategi Kemtan Antisipasi Badai La Nina

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengungkapkan terdapat tujuh stimulus kebijakan yang diambil untuk mengantisipasi dan memitigasi badai La Nina.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Rekening Bermasalah, 153.220 Pekerja Belum Bisa Terima Bantuan Subsidi Upah

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan masih ada 153.220 rekening yang bermasalah, sehingga Subsidi Bantuan Upah (SBU) belum bisa disalurkan.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Astra Property Terus Berkarya dan Berinovasi di Masa Pandemi

Inovasi dan kontribusi positif tersebut tercermin dari proyek pembangunan Arumaya Residences dan rest area dengan sky bridge pertama di Tol Trans Jawa.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Ditopang Sektor Perbankan, IHSG Menguat 0,62%

Ditopang kinerja sektor perbankan yang positif di triwulan III 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 31,861 poin atau 0,62% ke level 5.144,05.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Libur Panjang, AP I Prediksi Puncak Arus pada 28 Oktober

Libur panjang akhir pekan ini diperkirakan ada peningkatan 29% secara nasional. Jika ini tercapai, maka peningkatan penumpang di Bandara AP I akhir tahun 40%.

EKONOMI | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS