Kempupera Sebut 141.700 Rumah Subsidi Terjual
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kempupera Sebut 141.700 Rumah Subsidi Terjual

Senin, 10 Agustus 2020 | 20:51 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sistem Informasi untuk Pengembang (SiKumbang) yang merupakan aplikasi yang dikelola oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) yang disediakan khusus bagi pengembang untuk rumah subsidi, sudah tembus 141.700 unit rumah tapak subsidi terjual.

Data dari PPDPP menyebutkan, tercatat melalui dashboard SiKumbang Senin (10/8/2020) terdapat 117.302 jumlah unit tapak subsidi yang masih tersedia. Sedangkan 141.700 unit tapak subsidi sudah terjual yang tersebar di 11.091 lokasi terdaftar. Data tersebut berasal dari pengembang perumahan yang masuk dalam 20 asosiasi perumahan yang terdaftar di Kempupera.

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin,mengatakan, PPDPP terus aktif meminta semua pengembang yang sudah teregistrasi di Kempupera untuk menginput data huniannya melalui aplikasi SiKumbang guna menyiapkan semua data perumahan yang akan dipilih nantinya oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Data ini penting sekali bagi masyarakat dan pemangku kepentingan bidang perumahan.

"Melalui data SiKumbang, secara real time mampu menyajikan data hunian masyarakat, berupa peta hunian yang tersedia, sedang dibangun dan hunian yang sudah terjual yang disajikan dalam berbagai warna. Pengembang lah yang berperan penting untuk mewarnai area ini, sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam memilih rumah yang diinginkannya,” ungkap Arief Sabaruddin, dalam siaran persnya, Senin (10/8/2020).

Arief menerangkan sistem yang dibangun oleh PPDPP, memiliki empat pintu dalam pelaksanaannya. Pintu pertama yang bisa diakses langsung oleh MBR melalui SiKasep menggambarkan dari sisi permintaan akan perumahan. Pintu kedua, pengembang yang memasukkan data perumahannya ke SiKasep melalui SiKumbang. Data ini nantinya akan menggambarkan sisi supply dari perumahan subsidi di Indonesia.

Sementara, pintu ketiga, diperuntukkan bagi perbankan yang akan melakukan verifikasi data MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) melalui sistem host to host dan terakhir PPDPP di pintu keempat akan menyalurkan dana FLPP dan memonitoring pelaksanaannya.

Big data pembiayaan perumahan yang dibangun PPDPP, dengan kondisi ini sudah bisa memperlihatkan sisi demand dan supply berdasarkan data yang masuk dari 20 asosiasi pengembang ditambah dengan Perum Perumnas, yang bisa nantinya menjadi tolak ukur bagi pengembang, pemerintah daerah dalam menyediakan perumahan di daerah masing-masing.

Bagi pemerintah, lanjut Arief, data ini sebagai informasi prioritas untuk memenuhi kebutuhan listrik, bantuan sarana prasarana umum lainnya seperti bentuk dan ukuran agunan yang akan dibiayai oleh program perumahan subsidi. Idealnya, data ini pun dapat disinergikan dengan manajemen kuota di bank pelaksana pembiayaan perumahan.

"Melalui rangkaian sistem ini, pemerintah dapat merancang manajemen kuota bantuan pembiayaan perumahan hingga tingkat kecamatan. Sehingga anggaran program rumah subsidi dapat lebih akurat dari tingkat nasional sampai ke daerah terpencil sekalipun," tandas Arief.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

CSP Bantu Petani Kakao Terdampak Pandemi

CSP salurkan paket bantuan bagi petani Kakao yang terdampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

DJP dan Telkom Perkuat Kerja Sama Melalui Integrasi Data Perpajakan

Suryo Utomo, Direktur Jenderal Pajak, dan Ririek Adriansyah, Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) hari ini telah menandatangani nota

EKONOMI | 10 Agustus 2020

RUU Cipta Kerja Dapat Selamatkan Indonesia dari Resesi

Peraturan yang tumpang tindih menjadi hambatan investasi masuk ke Indonesia. Padahal, investasi adalah senjata untuk menghadapi resesi.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

PTPP Serius Majukan Geliat Ekonomi Kawasan Industri Batang

PTPP selalu mendukung setiap program yang dicanangkan Pemerintah dalam rangka meningkatkan geliat perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Pemerintah Didesak Beri Perlindungan untuk Buruh

Menaker Ida Fauziyah harus lindungi buruh.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Gelar Virtual Travel Fair, AirAsia Diskon Tiket Penerbangan Domestik

AirAsia menawarkan diskon hingga 20 persen untuk seluruh tiket penerbangan domestik.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Pemerintah Dorong Konsumsi Buah Nusantara

Gelar Buah Nusantara 2020 merupakan gerakan untuk mendorong konsumsi buah nusantara.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Sri Mulyani: Gaji Ke-13 untuk Mendorong Perekonomian

Menurut Sri Mulyani, anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan pembayaran gaji ke-13 ini sebesar Rp 28,82 triliun

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Ini 4 Usulan Baru Program PEN dan Penanganan Covid-19

Menurut Sri Mulyani, optimalisasi peran belanja Pemerintah menjadi sangat penting untuk menstimulasi roda ekonomi.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Korban PHK dan Ibu Rumah Tangga Dapat Kredit Bunga 0%

Kredit untuk ibu rumah tangga dan korban Pemutusan Hubungan kerja (PHK), diharapkan bisa tetap produktif.

EKONOMI | 10 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS