Pasar Properti Jatim Diyakini Segera Pulih
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pasar Properti Jatim Diyakini Segera Pulih

Selasa, 4 Agustus 2020 | 22:57 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) 3 dan DPD Realestate Indonesia (REI) Jatim bersinergi mempercepat upaya pemulihan sektor properti di Jatim.

Baca Juga: BTN dan REI Jatim Dorong Percepatan Pemulihan Sektor Properti

Sinergisitas tersebut, diwujudkan dengan memetakan nasabah atau konsumen kredit pemilikan rumah (KPR) terdampak Covid-19 untuk dilakukan restrukturisasi dan mengupayakan realisasi KPR bagi 8.000 nasabah potensial.

Ketua Umum REI Jatim, Soesilo Efendy mengatakan, saat ini untuk menjaring konsumen rumah terutama non-subsidi memang agak sulit, karena harga dan suku bunga yang tinggi.

"Namun, seiring dengan upaya pemulihan ekonomi, kami optimistis dengan pasar properti di Jatim. Pasalnya, orang pasti mencari rumah. Tren pasar juga mulai membaik setelah pemberlakuan PSBB," jelas Soesilo, usai acara Silaturahmi & Kolaborasi Kanwil 3 BTN-DPD REI Jatim di Surabaya, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga: Sektor Perumahan Diyakini Mampu Pulihkan Ekonomi

Menurut Soesilo, sejumlah pengembang di Jatim mulai getol memasarkan klaster baru, bekerja sama dengan agen properti dan berhasil menjual hingga ratusan unit melalui nomor urut pembelian (NUP). Penjualan unit yang dihasilkan ikut terangkat naik di kisaran 20 persen hingga 30 persen.

"Ini pertanda bagus. Karena itu, kita tetap optimistis bisa melewati masa sulit ini. Koreksi memang ada. Namun, developer juga akan punya strategi khusus setelah melewati pandemi ini," tegas Soesilo.

Selama pandemi Covid-19, tambah Soesilo, kalangan pengembang menyadari perbankan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit, baik terhadap developer maupun user. "Setiap bank punya kriteria untuk menjaga supaya tidak ada kendala di masa yang akan datang. Karena itulah kita kerja sama dengan bank, agar ada percepatan pemulihan sektor properti karena kendala utama sekarang dana," pungkasnya.

Baca Juga: Imbas Covid-19, Konsumen Beralih ke Properti Secondary

Sementara itu, Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jawa Timur, Rudy Sutanto, mengatakan, kehadiran proyek yang dibangun oleh PT PP Properti Tbk (PPRO) di lokasi premium Kota Surabaya dan Malang, merupakan angin segar bagi kalangan investor properti di Jatim.

"Program Triple Combo Deals yang diluncurkan PPRO, merupakan angin segar bagi investor properti, terutama investor unit apartemen yang bertujuan mendapatkan passive income. Kedua proyek tersebut, Grand Sungkono Lagoon dan Begawan Apartment, siap dijadikan mesin uang. Walaupun sekarang ini harus di-adjust nilai sewanya, namun istilahnya vendor dan renter sama-sama saling memahami," jelas Rudy Sutanto.

Menurut Rudy, Grand Sungkono Lagoon memiliki unit-unit yang ready di tower Caspian dan sedikit di tower Venetian. Jika berbicara lokasi, banyak yang mengakui lokasi proyek tersebut merupakan yang terbaik atau the best di kawasan central business district (CBD) Surabaya Barat.

Baca Juga: PPRO Genjot Pemasaran Tiga Apartemen Premium di Jatim

"Kehadiran akses tol, membuat nilai lokasi Grand Sungkono Lagoon menjadi incaran banyak investor, yang pastinya sangat jeli memilih lokasi. Selain itu, ketersediaan unit yang ready tentu menjadi prioritas utama bagi investor untuk investasi dan memutar uangnya. Istilahnya, uang keluar balikannya ada," tandasnya.

Rudy menambahkan, kalangan broker JavaProperty Citraland antusias menyambut program yang diluncurkan PPRO. Begitu pula dengan agen properti lainnya yang tergabung di Arebi Jatim. "Program penjualan yang dihadirkan oleh PPRO ini sangat menarik dan merupakan gimmick terobosan di dunia properti," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

BTN dan REI Jatim Dorong Percepatan Pemulihan Sektor Properti

Nasabah KPR BTN di Jatim secara umum terbilang sangat bagus.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Lemari Pendingin Artugo Rambah Pasar Indonesia

Lemari pendingin Artugo sudah mulai merambah pasar Indonesia dengan menawarkan sistem garansi digital berbasis QR Code.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Wall Street Datar, Investor Tunggu Pembahasan Stimulus Covid-19 AS

Bursa Amerika Serikat dibuka relatif datar pada perdagangan Selasa (4/8/2020). Para pembuat kebijakan AS masih membahas stimulus Covid-19 tahap kedua.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

RUU Cipta Kerja Dinilai Percepat Pemulihan Ekonomi Indonesia

World Bank Indonesia menilai omnibus law RUU Cipta Kerja diperlukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia

EKONOMI | 4 Agustus 2020

BRI Sudah Salurkan Rp 27,66 T dari Penempatan Dana Pemerintah

Sejak menerima penempatan dana pemerintah sebesar Rp 10 triliun pada 25 Juni lalu, BRI telah menyalurkan kredit modal kerja kepada UMKM Rp 27,66 triliun.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Kempupera Bangun 4 Rusunawa Mahasiswa di Jateng

Kempupera membangun empat rusunawa di Jateng.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Kempupera Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Sumbar

Kempupera menyalurkan BSPS sebanyak 3.772 unit rumah di 10 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Sumatera Barat.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

PGN Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2020

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil meraih penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Trisula Perluas Pasar Ekspor APD

Trisula International Tbk (TRIS) memperluas pasarnya untuk diversifikasi produk Alat Pelindung Diri (APD).

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.600

Kurs rupiah berada di level Rp 14.625 per dolar AS atau terapresiasi 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.630.

EKONOMI | 4 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS