INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

9 Asosiasi Pengembang Deklarasi Pembentukan PAPN

Selasa, 28 Juli 2020 | 16:35 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 9 ketua umum asosiasi perumahan sepakat membentuk Presidium Asosiasi Pengembang Nasional (PAPN). Pembentukan PAPN bertujuan memberikan masukan, menjalin kemitraan dan mencari solusi terbaik bersama pemangku kepentingan atau stakeholder, agar sektor perumahan rakyat yang menjadi salah satu program kerja pemerintah berjalan secara efektif dan efisien.

Baca Juga: Penyaluran Anggaran FLPP Capai Rp 6,37 Triliun

Hal itu disampaikan beberapa ketua umum asosiasi perumahan dalam acara deklarasi dan penandatanganan berdirinya Presidium Asosiasi Pengembang Nasional (PAPN) di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Ketua Umum Pengembang Indonesia (PI), Barkah Hidayat, yang menjadi salah seorang pendiri PAPN menyebutkan, gagasan presidium asosiasi pengembang ini merupakan ide lama yang terus menggelinding. Kondisi tersebut, bermula dari keresahan para anggota dan pengurus asosiasi yang merasa seringkali tidak dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan rapat yang dilakukan oleh stakeholders.

"Kami merasa semua (asosiasi, red) bisa memberikan kontribusi dalam membangun perumahan rakyat. Untuk menyatukan para ketua umum bukan hal mudah, karena awalnya ada yang memiliki persepsi berbeda. Namun, alhamdulillah saat ini sudah ada sembilan ketua umum asosiasi yang sepakat deklarasi. Kita hitung dari asosiasi ini saja memiliki kontribusi di atas 50 persen anggota pengembang perumahan nasional,” ungkap Barkah.

Baca Juga: Tapera Segera Hadir di Indonesia

Menurut Barkah, meskipun asosiasi juga memperjuangkan regulasi dan persoalan teknis anggotanya, maka presidium lebih menitik beratkan kepada regulasi. Untuk memaksimalkan peran tersebut, akan ada kelompok kerja yang memberi masukan untuk dibahas dalam presidium tersebut. "Presidium ini tidak melihat organisasi besar atau kecil, namun kontribusi pemikiran. Kami terbuka dan tidak eksklusif," tegas Barkah.

Ketua umum Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas), Muhammad Syawali, menjelaskan, presidium dibentuk agar pembangunan perumahan MBR makin efektif dan efisien.

"Dari sisi regulasi, pemerintah pusat dan daerah sering tidak sinkron. Ada yang mendominasi dan masing-masing punya kepentingan. Presidium ini akan terus memberikan solusi soal pentingnya sinergisitas pusat dan daerah dalam menekan angka backlog," kata Syawali.

Baca Juga: Subsidi Perumahan Dianggap Masih Minim

Ketua Umum Perkumpulan Apersi, Anton R Santoso menjelaskan, gagasan presidium merupakan upaya asosiasi untuk memperkuat posisinya, agar imbauan dan usulan pelaku usaha kepada pemerintah, perbankan dan mitra kerja lainnya, lebih didengar karena mempunyai kekuatan anggota yang lebih banyak.

"Namun, asosiasinya tetap harus berjalan pada relnya. Tugas presidium ini hanya menyampaikan kebijakan tidak menyentuh dapur masing-masing asosiasi. Adanya presidium, akan membuat perjuangan pelaku usaha kepada pemerintah, perbankan dan mitra kerja terkait lebih kompak dan kokoh mengawal isu-isu perumahan rakyat ke depan," tandas Anton.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Program PEN yang Tidak Jalan Akan Didesain Ulang

Pemerintah bakal merombak atau mengubah desain stimulus pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya program yang rendah penyerapannya.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Perluas Pasar, Lemonilo Gencar Menambah Varian Produk

Lemonilo menggandeng Keluarga The Baldys untuk membantu mengedukasi masyarakat mengkonsumsi makanan sehat.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Dunia Usaha Butuh Modal Kerja Rp 303 T untuk Enam Bulan

Selama pandemi ini telah terjadi defisit cash flow.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Rupiah Ditutup di Rp 14.535 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.455- Rp 14.535 per dolar AS.

EKONOMI | 28 Juli 2020

IHSG Ditutup Terkoreksi 3 Poin ke 5.082

Sebanyak 166 saham menguat, 239 saham melemah, dan 175 saham stagnan.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Luhut Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

Hilirisasi mineral yang digencarkan pemerintah menjadi salah satu penopang ekonomi pascapandemi.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Bedah 1.280 Rumah di Bireuen, Kempupera Alokasikan Rp 22,4 Miliar

Pelaksanaan program bedah rumah dilakukan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT).

EKONOMI | 28 Juli 2020

Desain Rumah di Gang Sempit Jakarta Raih Penghargaan Dunia

Karya Delution yang menembus nominasi penghargaan Architizer Awards adalah The Twins.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Alma Corp Umumkan Kerja Sama dengan The Silk Dago Bandung

Tahun ini Alma Corp genap mamasuki usia ke tujuh tahun.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Sambut Libur Panjang, KAI Berikan Diskon Hingga 25%

KA Bima sebelumnya Rp 650.000 menjadi Rp 500.000.

EKONOMI | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS