Pelni Terapkan Efisiensi Penggunaan BBM
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pelni Terapkan Efisiensi Penggunaan BBM

Kamis, 23 Juli 2020 | 18:07 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pelni (Persero) melakukan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk kapal karena memegang porsi 50 persen dari total biaya operasional.

Baca Juga: Pelni Operasionalkan Kapal Penumpang Bertahap

Direktur Armada PT Pelni, Tukul M Harsono menjelaskan, komponen biaya terbesar untuk pengoperasian kapal berasal dari BBM yang mencapai lebih dari 50 persen dan saat ini armada kapal Pelni mendapatkan suplai BBM dari PT Pertamina (Persero).

"Dalam rangka efisiensi penggunaan BBM, kami sudah melakukan lompatan dalam hal pengawasan dan pengendalian konsumsi BBM dengan pengembangan IT khususnya untuk kapal-kapal penumpang yang mengambil porsi konsumsi terbesar,” ujar Tukul dalam keterangan resmi, Rabu (23/7/2020).

Tukul menambahkan, 10 tahun lalu, Pelni mengoperasikan 26 kapal dengan jarak tempuh mencapai 114.012 mil dengan pemakaian 13,5 juta liter per voyage atau rata-rata pemakaian sebesar 118 liter per mil. Saat ini pemakaiannya 8,95 juta liter per voyage dengan jarak tempuh 105.220 mil atau rata-rata 85 liter per mil. "Artinya terdapat penurunan rata-rata sebesar 27 persen. Jadi bisa dihitung besaran efisiensi yang dapat kami lakukan," imbuh Tukul.

Baca Juga: Operasional Kapal, Pelni Susun Skenario New Normal

Meski membeli BBM dengan harga subsidi sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, Tukul menegaskan, upaya efisiensi akan terus dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang terus diperbarui dan tetap mengedepankan standar keamanan pelayaran internasional.

Menurut dia, sejak Covid-19 merebak di Indonesia pertengahan Maret 2020, sejumlah pemerintah daerah mengambil langkah pencegahan dengan menutup akses pelabuhan bagi aktivitas kapal penumpang, termasuk untuk kapal penumpang Pelni. Tak kurang ada 50 pelabuhan yang menutup aktivitasnya.

"Penutupan pelabuhan ini tentu dapat kami maklumi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Tetapi bagi perusahaan, terdapat efek operasional dan finansial yang menuntut penyesuaian cepat dan mengambil langkah strategis. Salah satu yang kami jalankan adalah penyesuaian operasional dari sisi armada kapal yang mengambil porsi terbesar dari biaya perkapalan perusahaan," tutur Tukul M Harsono.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dirut AP I Optimistis Industri Penerbangan Segera Bangkit

AP I mencatat penumpang di bandara-bandara kelolaannya pada periode 1-21 Juli 2020 mencapai 875.213 orang.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Pertamina Uji Coba Produksi Green Avtur Akhir 2020

Pertamina akan melakukan uji coba produksi green avtur yang pertama dengan co-processing injeksi 3 persen minyak kelapa sawit.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Pembayaran Digital Dinilai Jauh Lebih Aman

BI memiliki prosedur perizinan yang cukup banyak dalam hal menjaga keamanan dana nasabah.

EKONOMI | 23 Juli 2020

BI Proyeksikan Seluruh Merchant Gunakan QRIS di 2022

BI sudah implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Aviliani: Korsel Resesi, Indonesia Bisa Diuntungkan

Indonesia dinilai bisa mengambil keuntungan dari adanya resesi di Korsel.

EKONOMI | 23 Juli 2020

OJK Prediksi Pertumbuhan Kredit 2020 Maksimal 4%

Kondisi ekonomi pada triwulan II-2020, khususnya di bulan Juni 2020 masih sangat berat.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Kontribusi BUMN di Tengah Pandemi Covid-19 Perkuat Ekonomi Nasional

Kementerian BUMN berkontribusi positif dalam memperkuat ekonomi nasional, diantaranya dengan menyetorkan dana kepada pemerintah sebesar Rp 55,51 triliun.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Penyaluran KPR BNI Tumbuh 5,6% di Kuartal II-2020

BNI turut serta untuk memenuhi kebutuhan KPR dengan menyelenggarakan BNI Griya Expo online.

EKONOMI | 23 Juli 2020

57% UKM Alami Peningkatan Jumlah Pelanggan Baru di Tengah Pandemi Covid-19

Survei Paxel Buy & Send Insight II mencatat 39,99 persen UKM mengurangi stok barang jualan dan 16,1 persen mengurangi karyawan karena toko offline yang ditutup.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Didimax Berjangka Siapkan Modal Kerja Rp 105 Miliar

Didimax berencana membuka tujuh cabang baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

EKONOMI | 23 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS