HPP Baru, Mendag Minta Bulog Optimal Serap Beras Petani
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

HPP Baru, Mendag Minta Bulog Optimal Serap Beras Petani

Jumat, 3 April 2020 | 17:23 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras di tingkat petani, Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Untuk Gabah Atau Beras yang mulai berlaku sejak 19 Maret 2020.

Baca Juga: Pasokan Bahan Pokok di Peritel Modern Aman

Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto menjelaskan, Permendag 24 tahun 2020 ini merevisi besaran HPP yang diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah.

Adapun besaran HPP yang ditetapkan dalam Permendag Nomor 24 tahun 2020 yaitu untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 4.200/kg dan di tingkat penggilingan sebesar Rp 4.250/kg, gabah kering giling (GKG) di tingkat penggilingan Rp 5.250/kg dan di gudang Bulog sebesar Rp 5.300/kg, serta beras di gudang Perum Bulog Rp8.300/kg.

"Kebijakan HPP untuk gabah/beras ini diterbitkan bertepatan dengan momentum jelang panen raya yang mundur ke April 2020 dan telah menyesuaikan kondisi harga saat ini. Melalui kebijakan HPP ini, diharapkan Perum Bulog akan lebih optimal dalam menyerap gabah/beras dari petani untuk memperkuat stok Pemerintah dan dapat menjamin ketahanan pangan,” ujar Agus Suparmanto dalam keterangan resminya, Jumat (3/4/2020).

Baca Juga: Wabah Corona, Stok Beras Dipastikan Aman

Mendag menegaskan, Pemerintah akan selalu menjaga kekuatan stok beras yang dikelola Perum Bulog untuk menjaga keseimbangan dan ketersediaan pasokan beras di pasar, terutama di saat pandemi Covid-19 dan sebagai antisipasi paceklik. Hal ini merupakan instrumen Pemerintah dalam melakukan intervensi pasar.

Selain itu, Pemerintah melalui Perum Bulog juga tetap menjaga stabilitas harga melalui kebijakan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) saat terjadi gejolak harga beras di pasar.

Mendag melanjutkan, penetapan HPP gabah/beras ini merupakan salah satu langkah Pemerintah dalam memberikan perlindungan dan insentif bagi petani. Yaitu, ketika harga gabah/beras di petani/penggilingan berada di bawah HPP, maka Perum Bulog wajib menyerap sesuai dengan HPP dan tetap memperhatikan syarat kualitas sesuai ketentuan.

Baca Juga: Bulog Gandeng SGC Gelar Gerakan Stabilisasi Pangan

“Untuk itu, diharapkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan perberasan dalam implementasi kebijakan HPP ini,” ujar Mendag.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bursa Asia Ditutup Mixed

Bursa Asia bergerak mixed pada akhir perdagangan hari ini Rabu (3/4/2020) ditopang oleh rebound harga minyak mentah dunia.

EKONOMI | 3 April 2020

Kurs Rupiah Terapresiasi ke Rp 16.400

Kurs rupiah berada di level Rp 16.430 per dolar AS atau terapresiasi 65 poin (0,39 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 16.495.

EKONOMI | 3 April 2020

IHSG Ditutup Menguat 2% ke 4.623

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,02 persen ke kisaran 4.623,43 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (3/4/2020).

EKONOMI | 3 April 2020

Redam Kepanikan Pasar, Stimulus Virus Corona Harus Segera Dieksekusi

Pandemi virus corona atau Covid-19 telah berubah menjadi krisis ekonomi dan keuangan global. Berbagai negara juga telah menggelontorkan stimulus fiskal.

EKONOMI | 3 April 2020

PT IMIP Serahkan Bantuan Penanganan Covid-19 kepada PP Muhammadiyah

Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan oleh Senior Advisor PT IMIP, Komjen (Purn) Suparni Parto disaksikan Ketua MWA UI, Saleh Husin.

EKONOMI | 3 April 2020

Jaga Stok Pangan, Pemerintah Perlu Kurangi Hambatan Perdagangan

Selain berdampak pada ekonomi, pandemi virus corona (Covid-19) juga berpotensi menimbulkan dampak serius pada berkurangnya stok pangan.

EKONOMI | 3 April 2020

PLN Siapkan Terobosan Agar 100% Desa Dialiri Listrik pada 2020

Tabung Listrik merupakan inovasi lanjutan kerja sama PLN dengan lima perguruan tinggi, yaitu UI, ITB, IPB, UGM, dan Universitas Cendrawasih.

EKONOMI | 3 April 2020

Awali Sesi II, IHSG Pertahankan Trayek Menguat

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan sesi II Jumat (3/4/2020) menguat 1,21 persen ke level 4.586,7.

EKONOMI | 3 April 2020

Elektrifikasi Listrik, Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Desa

Peningkatan rasio elektrifikasi di perdesaan sedang digalakkan.

EKONOMI | 3 April 2020

AP II Sesuaikan Pola Operasi Bandara

Bandara-bandara berooperasi sesuai tren pergerakan penumpang.

EKONOMI | 3 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS