Arebi Jatim Dorong Broker Garap Lelang Properti
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Arebi Jatim Dorong Broker Garap Lelang Properti

Rabu, 29 Januari 2020 | 22:27 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DPD Jawa Timur (Jatim) membekali pengetahun prosedur lelang properti agar bisa menggarap produk properti di pasar sekunder atau secondary market, yang belakangan banyak ditransaksikan melalui lelang properti.

Arebi Dorong Peningkatan Kapasitas Agen Properti

Pembekalan pengetahuan dan kemampuan bertransaksi lewat lelang properti melalui seminar dan pelatihan diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka di secondary market dari sekarang 5 persen menjadi 10 persen.

Ketua Arebi Jatim, Rudy Sutanto mengatakan, meski harga cenderung stagnan dan turun karena sangat bergantung pada pasokan dan permintaan, secara umum kebutuhan produk properti di secondary market terus tumbuh dan memberikan peluang bisnis di tengah kelesuan primary market.

"Belakangan, produk properti di secondary market banyak ditransaksikan melalui lelang karena dinilai lebih menguntungkan disamping pasokan yang berlebih. Perbankan selaku debitur dari aset properti di pasar sekunder juga sekarang cenderung melegonya melalui lelang," kata Rudy di sela seminar 'Prosedur Lelang Properti' di Marketing Office Westown View Apartement, Surabaya, Rabu (29/1/2020).

Pasar Rumah Sekunder di Jatim Masih Menjanjikan

Menurut Rudy, sangat disayangkan bila sebagian besar para broker anggota Arebi Jatim selama ini tidak bisa menangkap peluang di pasar sekunder, karena tidak mempunyai bekal pengetahuan yang cukup tentang prosedur lelang properti serta berbagai persoalan hukum yang meliputinya. Dari keseluruhan anggota Arebi Jatim yang berjumlah 150 kantor broker, hanya 20 persen yang menguasai pengetahuan tentang prosedur lelang properti dan seluk beluknya.

"Berangkat dari kebutuhan ini dan ini juga atas masukan dari perbankan, pembekalan pengetahuan tentang prosedur lelang properti melalui seminar menjadi program kerja kami untuk tahun 2020. Seminar ini merupakan yang pertama dari 7 seminar yang kita canangkan pada tahun 2020, untuk meningkatkan skill para broker,” jelas Rudy.

Selain seminar, kata Rudy, para broker juga akan dibekali dengan pelatihan seputar lelang properti. Sehingga dengan bekal pengetahuan yang cukup tentang lelang propert, mereka bisa menangkap peluang produk yang ditransaksikan melalui lelang properti.

Arebi Dorong Broker Miliki Sertifikat

"Apalagi, banyak primary poject yang tahun ini sudah memasuki tahap penyelesain dan serah terima kunci. Itu artinya, akan banyak investor yang melepas asetnya, sehingga menambah pasokan di pasar sekunder. Tahun ini, kami prediksi pasokan di pasar sekunder bisa lebih dari 50 persen,” tegas Rudy.

Lebih lanjut, Rudy menambahkan, pertumbuhan bisnis para broker di pasar sekunder diperkirakan bisa meningkat menjadi 10 persen.

"Adapun produk properti yang menjadi incaran pasar dan cepat laku terjual, rentang harganya di kisaran Rp 500 juta hingga Rp 3 miliar," kata Rudy.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemnaker: Malaysia Deportasi TKI Karena Ilegal

TKI diusir dari Malaysia hal biasa.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Waspada Virus Corona, Mendag Batasi Impor Dari Tiongkok

Menurut Agus, pemerintah mengawasi ketat dan akan menseleksi barang impor dari Tiongkok.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Pemerintah Turunkan Target Angka Kunjungan Wisman

Pemerintah melalui Kemparekraf menetapkan target angka kunjungan wisatawan mancanegara di angka 17,3 juta, turun dari target sebelumnya 20 juta kunjungan.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Sri Mulyani Puji Strategi BRI Kembangkan UMKM

BRI yang memiliki daya jangkau luas ke masyarakat ikut membantu pemerintah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Apkasi Diminta Kerja Sama Gapensi Bangun Daerah

Pemerintah Kabupaten diajak kerja sama Gapensi.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Aplikasi HiPajak Targetkan Satu Juta SPT Baru

Melalui aplikasi HiPajak, seluruh proses pengurusan pajak akan dipermudah.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Asia Pacific Fibers Gandeng Produsen Serat Eropa

Kerja sama dengan Advansa memungkinkan peningkatan kapabilitas produk Asia Pacific Fibers.

EKONOMI | 29 Januari 2020

AirNav Operasikan Rute Domestik Berbasis Satelit

Rute domestik berbasis satelit akan menghubungkan empat bandara besar di Indonesia.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Koperasi RI Jajaki Kerja Sama Bank Pertanian Korsel

NACF adalah raksasa koperasi pertanian Korea yang merupakan pemilik Bank Nong Hyup (NH Bank), bank terbesar di Korea Selatan.

EKONOMI | 29 Januari 2020

Rapat Panja Jiwasraya dengan Menteri BUMN Dilakukan Tertutup

Rapat kali ini adalah kesempatan bagi Menteri BUMN untuk memberikan penjelasan.

EKONOMI | 29 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS