Indosat Ooredoo Pacu Bisnis Layanan Data
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Indosat Ooredoo Pacu Bisnis Layanan Data

Selasa, 1 Oktober 2019 | 18:03 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk meningkatkan trafik penggunaan data internet yang masih menjadi kontributor terbesar dalam pendapatan operator telekomunikasi selular, Indosat Ooredoo melalui IM3 Ooredoo baru saja meluncurkan paket Freedom Internet.

Baca Juga: IM3 Ooredoo Hadirkan Program Minggu Merdeka

Chief Sales & Distribution Officer Indosat Ooredoo, Hendri Mulya Sam meyakini, selain dapat meningkatkan lalu lintas data Indosat Ooredoo, diluncurkannya paket Freedom Internet ini sekaligus akan meningkatkan jumlah pengguna baru.

Sebagai informasi, sampai dengan semester pertama 2019, jumlah pelanggan Indosat Ooredoo tercatat sebanyak 56,7 juta. Sedangkan pendapatan data tumbuh sebesar 22,8 persen sebagai hasil dari pertumbuhan trafik data sebesar 68,7 persen.

"Paket ini selain untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada, kita juga harus growth. Tapi untuk target pertumbuhan jumlah pelanggan dan trafik data, hal ini tidak bisa kita sampaian sebelum dirilis resmi karena kita ini perusahaan publik,” kata Hendri Mulya Sam, di acara peluncuran paket Freedom Internet, di Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Baca Juga: Mengenal Sosok Nahkoda Baru Indosat Ooredoo

Perihal paket Freedom Internet yang baru saja diluncurkan, Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo, Ritesh Kumar Singh menjelaskan, paket ini dihadirkan untuk menjawab keluh kesah pelanggan terkait penggunaan data internet, di mana paket data yang dibelinya seringkai memiliki sejumlah batasan, seperti sebagian kuota internet hanya bisa digunakan saat dini hari, hanya bisa digunakan untuk aplikasi tertentu dan di kota tempat mendaftar paket, sampai pulsanya terpotong karena tidak sadar paket data internetnya sudah habis. Paket ini terdiri dari lima jenis mulai dari 2GB seharga Rp 15.000 dan 25GB Rp 100.000.

"Di paket Freedom Internet, kuota internetnya tidak akan terbagi-bagi. Seluruh kuota internet yang dibeli bisa digunakan tanpa ada batasan kuota malam dan lokal,” terang Ritesh Kumar Singh.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Grab Perluas Layanan GrabWheels ke Kampus ITB

Grab memperluas penggunaan GrabWheels sebagai moda transportasi ramah lingkungan di ITB.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

Kemhub Apresiasi Garuda-Sriwijaya Lanjutkan Kerja Sama

Kemhub mengapresiasi kembali terjalinnya kerja sama manajemen (KSM) antara Grup Sriwijaya dan Grup Garuda Indonesia.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

Rupiah Ditutup Turun 20 Poin Selaras Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.188- Rp 14.217 per dolar AS.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

IHSG Ditutup Tergerus 30 Poin ke 6.138

Sebanyak 184 saham menguat, 274 saham melemah, dan 132 saham stagnan.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

Penjualan Susu Enfa Meningkat Lewat Shopee

Penting bagi ibu memberikan asupan sesuai kebutuhan anak agar dapat menjadi anak yang sehat dan cerdas.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

Menpupera: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

Peringkat daya saing infrastrutur Indonesia terus mengalami peningkatan.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

Total Rekening Bank Agustus Naik, Namun Simpanannya Turun

Untuk simpanan dengan nilai saldo di atas Rp 2 miliar, jumlah rekeningnya juga naik 0,36 persen.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

Moodys Peringatkan Risiko Gagal Bayar Korporasi RI, Ini Kata Sri Mulyani

Penilaian Moodys tersebut dapat menjadi peringatan dini sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil keputusan di perusahaan.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Rp 300.000

Proyek tersebut dapat berjalan pada 2021.

EKONOMI | 1 Oktober 2019

PTPP dan PGN Kerja Sama Bangun 500.000 Jargas

Pembangunan 500.000 jargas rumah tangga ini akan dilakukan dalam dua fase.

EKONOMI | 1 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS