Pandemi Covid-19 Memacu Perusahaan Terapkan Tranformasi Digital
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Pandemi Covid-19 Memacu Perusahaan Terapkan Tranformasi Digital

Senin, 11 Mei 2020 | 20:18 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 telah mempercepat terjadinya budaya bekerja jarak jauh, sebuah fase penting yang dalam satu dekade lalu merupakan sesuatu yang tak lazim.

Baca: Mesin Pintar Memaksimalkan PSBB di Area Rawan Covid-19

Sejak terjadinya pandemi corona, perusahaan telah melakukan upaya terbaik membangun tempat kerja virtual yang bersinergi dengan teknologi pendukung sebagai bagian dari rencana bisnis yang berkelanjutan.

Namun, situasi work from home atau bekerja jarak jauh mengalami transisi dari sebuah pilihan menjadi budaya kerja yang baru. Pasalnya, virus corona merupakan wake-up call bagi perusahaan yang selama ini hanya fokus pada permintaan operasional biasa, menjadi sebuah ketahanan digital jangka-panjang.

"Transformasi digital bukan hanya tentang mengimplementasikan teknologi dan tools terbaru, namun juga tentang menyadari nilai tambah yang ditawarkannya seperti fleksibilitas, kelincahan, dan produktivitas diantara tim kerja yang beragam,” kata Product Consultant ManageEngine, Srilekha Veena Sankaran, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (11/5/2020).

Baca: Tips Menyiasati Kerepotan Selama Work From Home

Untuk menjembatani perusahaan dan digitalisasi, kata Srilekha, perusahaan dapat berkonsentrasi pada tiga faktor utama yang bisa membantu mengkatalisasi perjalanan transformasi digital menuju budaya bekerja jarak jauh.

Memperkuat Tim Kerja dengan Pendidikan

Untuk mengawali rencana bisnis yang berkelanjutan, sebagian perusahaan cenderung memperhatikan aspek teknologi dari bekerja jarak jauh, menjalankan solusi dan tool jarak jauh untuk melanjutkan operasional bisnis. Namun, teknologi itu sendiri tidak membantu dalam mengubah perusahaan secara menyeluruh.

Adapun yang mendorong transformasi digital adalah tim kerja, namun seringkali tidak dikembangkan dengan sungguh-sungguh untuk melakukan hal tersebut di lingkungan kerja, termasuk menyiapkan mental, bakat, dan ketrampilan.

"Perusahaan harus mengadakan pelatihan secara berkala dan lokakarya tentang tren dan permintaan pasar, dan membekali mereka dengan susunan tool dan sumberdaya mandiri agar bisa mengurangi beban tim teknologi informasi (TI). Dengan demikian, tim IT dapat berkonsentrasi pada pekerjaan-pekerjaan penting, dan bisa membantu end user untuk membangun budaya kerja yang terpadu dan lincah," jelas Srilekha.

Memperkuat TI dengan Kecerdasan Buatan (AI)

Tantangan lain dari ruang bekerja jarak jauh yang dihadapi tim TI adalah tugas besar untuk menegakkan performa bermacam aplikasi dan network penting sambil memastikan tidak ada gangguan dan latensi.

Namun, sifat dasar aplikasi yang dinamis, pusat data yang terdistribusi, dan infrastruktur layanan cloud membuat tim operasional TI harus tetap sejajar dengan jejaring dan aplikasi mereka secara real-time agar bisa bermitigasi dan mengenali masalah lebih dulu. Di sinilah penggunaanartificial intelligence (AI) akan berperan dalam jangka panjang.

"AI dan tim operasional TI akan membantu mengkorelasikan data real-time, menganalisa sebab-akibat secara periodik, menormalisasi data multi-dimensi, memprioritaskan masalah berdasarkan intensitas, dan membangun rencana respon dini untuk mengantisipasi dan memitigasi kejadian yang akan datang," jelasnya.

Merancang Strategi Keamanan yang Mudah

Lonjakan tiba-tiba jumlah pekerja jarak jauh membuka kesempatan bagi para kriminal siber beraksi. Para peretas memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan phising dan serangan malware serta spyware.

Kalangan peretas tentunya berusaha mencari dan memanfaatkan celah di perimeter keamanan (security). Oleh karena itu, perusahaan harus meninjau kebijakan mereka dan membangun infrastruktur security yang lebih mudah untuk memprediksi dan menggagalkan serangan.

"Saat membangun strategi keamaan siber untuk mengakomodir proses digitalisasi infrastruktur TI yang sedang bertumbuh, perusahaan harus mengambil pendekatan proaktif. Termasuk pendekatan yang berkesinambungan, penilaian risiko real-time, melakukan kebijakan manajemen akses yang ketat untuk aplikasi bisnis, pemulihan bencana, dan percobaan kerentanan," tegas Srilekha.

Pemberdayaan Karyawan

Menurut Srilekha, proses digitalisasi perusahaan bisa dianggap sukses begitu masyarakat yang mendorong gerakan ini siap untuk menerima perubahan yang berkesinambungan sebagai kesepatan untuk bertumbuh dan berinovasi.

Kemampuan untuk menangkap tren dan kesempatan teknologi di masa transisional seperti sekarang melahirkan inovasi, dengan demikian perusahaan bisa beradaptasi dengan permintaan dan perilaku pasar yang berubah dengan lancar.

"Adapun yang terpenting saat ini adalah, para pengambil keputusan harus menciptakan dan mengembangkan budaya kerja kolaboratif dengan dukungan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, kelincahan dan kompak, bahkan pada saat bekerja dari jarak jauh," pungkas Srilekha.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

MSI Bidik Kalangan Gamers dan Content Creator

MSI tetap berkomitmen dalam mempermudah konsumen untuk memperoleh berbagai produk inovatif.

DIGITAL | 10 Mei 2020

Aplikasi Warung Umat Tembus 20.000 Mitra

Warung Umat telah bekerja sama dengan ratusan produsen muslim di Indonesia.

DIGITAL | 9 Mei 2020

Warung Umat Luncurkan Aplikasi Ibadah Umat Muslim

Warung Umat meluncurkan aplikasi yang memudahkan penggunanya untuk beribadah.

DIGITAL | 9 Mei 2020

Tembus Rp 150 Juta, Bitcoin Diyakini Akan Bullish

Bitcoin berpotensi mengalami kenaikan harga secara terus menerus atau menuju tren bullish.

DIGITAL | 8 Mei 2020

SnapEx Indonesia Gelar Kompetisi Trading Aset Kripto

SnapEx menggelar kompetisi trading bagi para pengguna SnapEx Indonesia dengan total hadiah US$4.200 atau senilai Rp 62 juta.

DIGITAL | 8 Mei 2020

Ini Keunggulan Samsung Galaxy S20 Series dan Galaxy Z Flip

Melalui trio Galaxy S20, S20 Plus dan S20 Ultra, Samsung fokus bersaing di industri flagship dengan mengedepankan kecanggihan teknologi kamera.

DIGITAL | 8 Mei 2020

Aplikasi Terbaru dari Facebook Tawarkan Internet Gratis

Baru empat operator seluler menawarkan data gratis, yaitu Bitel, Claro, Entel dan Movistar.

DUNIA | 8 Mei 2020

Mantan Pemred the Jakarta Post Terpilih Oversight Board Facebook

Endy mengakui keputusanya bergabung di Oversight Board Facebook karena ingin melayani kepentingan rakyat.

DIGITAL | 7 Mei 2020

Galaxy S20 Series, Andalan Samsung untuk Kecanggihan 5G dan Kamera

Samsung Galaxy S20 series telah dilengkapi dengan konektivitas 5G, kecanggihan teknologi kamera seperti Zoom 100x dan daya baterai yang tahan lama.

DIGITAL | 7 Mei 2020

Turnamen E-Sport Terbesar di Indonesia Kembali Digelar

Telkomsel melalui Dunia Games kembali menggelar turnamen esport terbesar di Tanah Air.

DIGITAL | 6 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS