Survei Y-Publica: Ganjar Tempel Ketat Elektabilitas Prabowo
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Survei Y-Publica: Ganjar Tempel Ketat Elektabilitas Prabowo

Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:57 WIB
Oleh : Hotman Siregar / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Temuan terbaru survei Y-Publica menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto masih unggul, tetapi makin didekati Ganjar Pranowo dengan selisih tipis. Pada posisi berikutnya Ridwan Kamil (Kang Emil) yang semula melesat kini kembali melorot, sedangkan Anies Baswedan terus mengalami penurunan.

Pada bulan Maret 2020, Prabowo jauh memimpin dengan raihan 23,7%, tetapi bergerak turun menjadi 17,3% pada bulan Juli, dan sekarang tinggal 16,5%. Sedangkan Ganjar dari hanya 8,0% melesat menjadi 15,2% dan sekarang naik lagi menjadi 16,1%.

Sementara Anies yang awalnya berada pada posisi kedua dengan elektabilitas 14,7% turun menjadi hanya 9,7% dan turun lagi menjadi 8,6%. Kang Emil dari hanya 4,9% melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi 12,1% dan kini melemah menjadi 11,8%.

“Prabowo masih menjadi calon presiden unggulan, tetapi makin ditempel ketat Ganjar, sementara Kang Emil dan Anies melorot elektabilitasnya dalam tiga bulan terakhir,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam press release di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Menurut Rudi, peluang Prabowo masih kuat untuk dimajukan sebagai capres pada Pemilu 2024 mendatang. Lebih-lebih jika melihat koalisi yang terbangun antara Gerindra dengan PDIP, yang menguasai hampir 40% kursi DPR.

Di sisi lain Ganjar yang menjadi tokoh PDIP dengan elektabilitas tertinggi masih harus bersaing dengan nama-nama lain di internal partai. Ada nama-nama seperti Tri Rismaharini, dan tentu saja Puan Maharani sebagai penerus dinasti politik Soekarno.

“Ganjar, Kang Emil, dan Anies, bahkan Sandiaga Uno, besar dalam pertarungan pilkada langsung, tetapi tidak menjadi bagian dari parpol ataupun lingkaran dinasti politik,” lanjut Rudi.

Sandi masih mempunyai elektabilitas yang cukup tinggi, meskipun turun (10,3%-8,5%-8,1%). Menyusul di bawahnya Khofifah Indar Parawansa (0,9%-3,7%-4,5%) dan Risma (3,6%-3,4%-3,1%). Lalu ada Erick Thohir (4,1%-2,9%-3,3%) dan Agus Harimurti Yudhoyono (1,6%-2,6%-2,2%).

Selain itu ada Mahfud MD (2,9%-1,3%-1,5%), Puan (1,1%-1,2%-1,1%), Susi Pudjiastuti (0,8%-1,1%-1,0%), dan Airlangga Hartarto (0,8%-1,0%-0,9%).

“Pendatang baru kali ini adalah Giring Ganesha yang juga Plt ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dengan elektabilitas 1,6%,” tambah Rudi.

Nama-nama lainnya masih di bawah 1%, dan sisanya tidak tahu/tidak menjawab (17,6%-16,7%-18,4%).

Survei Y-Publica dilakukan pada 11-20 Oktober 2020 terhadap 1200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui sambungan telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Margin of error ±2,89%, tingkat kepercayaan 95%.

Survei Y-Publica



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Y-Publica: Wacana Jabatan Presiden Hanya 1 Periode 7-8 Tahun Mengemuka

Sebanyak 80,2 persen responden mengaku belum mengetahui wacana perubahan masa jabatan presiden menjadi 7-8 tahun dan dibatasi hanya 1 periode.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Pengamat: Prabowo-Puan Ditandemkan, Ganjar Bakal Direkrut Nasdem

Jika ingin maju sebagai calon presiden, Ganjar harus membuka komunikasi politik dengan partai lain, seperti Nasdem.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Demokrat Dorong Nelayan Produktif saat Pandemi Covid-19

Ibas mengajak para nelayan untuk tetap produktif walau di tengah-tengah kendala pandemi Covid-19

POLITIK | 28 Oktober 2020

Bawaslu: Sebulan Kampanye, Metode Daring Bukan Naik, Malah Turun

Kurangnya minat kampanye metode baru ini diduga karena ketidaksiapan tim kampanye dan pasangan calon.

POLITIK | 28 Oktober 2020

Kampanye Pilkada 2020 Harus Sentuh Aspek Keagamaan

Calon kepala daerah sebaiknya mengusung program yang menyentuh aspek keagamaan dalam kampanye.

POLITIK | 27 Oktober 2020

Mahfud: Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Dapat Cegah Korupsi

Mahfud meresmikan Aplikasi Umum SPBE Bidang Kearsipan Dinamis dan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik.

POLITIK | 27 Oktober 2020

KPU: DPT Pilkada 2020 Capai 100.359.152 Jiwa

KPU mengumumkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Serentak 2020 sebanyak 100.359.152 jiwa.

POLITIK | 27 Oktober 2020

Barisan Muda PAN Dukung Bobby Nasution di Pilwalkot Medan

Bobby Nasution menyampaikan apresiasi dan berterima kasih atas dukungan Barisan Muda PAN.

POLITIK | 26 Oktober 2020

Airlangga: Golkar Institute untuk Lahirkan Politisi Tangguh

Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa pendirian Golkar Institute untuk melahirkan pemimpin yang menjadi politisi tangguh.

POLITIK | 26 Oktober 2020

Penelusuran Kesalahan Teknis UU Suatu Kewajaran

Saat pandemi Covid-19ini, prosedur pembuatan hukum dan lain-lain tidak bisa disamakan dengan situasi biasa.

POLITIK | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS