Pemerintah Terus Evaluasi Kebijakan Normal Baru
INDEX

BISNIS-27 511.575 (0.44)   |   COMPOSITE 5759.92 (18.41)   |   DBX 1054.23 (6.22)   |   I-GRADE 169.662 (0.1)   |   IDX30 501.412 (0.38)   |   IDX80 131.739 (0.32)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.04)   |   IDXG30 135.832 (0.64)   |   IDXHIDIV20 450.213 (1.45)   |   IDXQ30 146.619 (0.01)   |   IDXSMC-COM 244.641 (2.13)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (3.58)   |   IDXV30 126.958 (0.57)   |   INFOBANK15 989.895 (1.39)   |   Investor33 430.473 (-0.07)   |   ISSI 168.725 (0.32)   |   JII 619.114 (-0.33)   |   JII70 212.184 (0.29)   |   KOMPAS100 1175.82 (2.46)   |   LQ45 920.779 (1.79)   |   MBX 1601.16 (4.49)   |   MNC36 321.923 (0.11)   |   PEFINDO25 313.689 (1.8)   |   SMInfra18 292.004 (0.98)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-0.12)   |  

Pemerintah Terus Evaluasi Kebijakan Normal Baru

Minggu, 26 Juli 2020 | 14:48 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan pemerintah saat ini sedang mengevaluasi kebijakan normal baru (new normal) dalam menghadapi wabah virus corona atau Covid-19. Evaluasi dengan berdasarkan pada kajian pemulihan ekonomi nasional.

"Terus dievaluasi dan diperbaharui," kata Airlangga saat membuka acara Pendidikan Politik bagi kader Golkar di Jakarta, Minggu (26/7/2020).

Airlangga yang juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar (PG) menjelaskan kebijakan new normal dilakukan untuk menekan laju pelambatan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Kebijakan itu juga untuk mengatasi kemungkinan semakin bertambahnya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mengatasi pengangguran. Selain itu untuk menjamin tetap berjalannya permintaan dan penawaran (supply and demand) ekonomi dalam rangka memulihkan kondisi ekonomi nasional agar kembali normal.

"Pada dasamya kebijakan new normal untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 dan memutus mata rantai PHK," ujar Airlangga.

Dalam kaitan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, dia meminta seluruh kader agar menyesuaikan dengan kebijakan new normal. Tahapan yang krusial adalah saat pelaksanaan kampanye nanti.

"Pola kampanye dengan pengerahan massa yang besar tidak relevan Iagi untuk dilakukan. Kampanye skala kecil (micro campaign) dan dari pintu ke pintu (door to door campaign) serta pemanfaatan media dan IT secara tepat guna menjadi pertimbangan utama," ujar Airlangga.

Dia meminta kadernya agar mengoptimalkan peran anggota DPR dan anggota DPRD dalam memenangkan Pilkada. Kemudian menggerakan mesin partai mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kota, kecamatan dan tingkat desa/kelurahan dalam meraih kemenangan.

"Saya instruksikan untuk aktif dan terlibat langsung untuk memenangkan calon kepala daerah di wilayah tanggung jawab dan daerah pemilihan masing-masing," tutup Airlangga.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Airlangga: Kemenangan Pilkada Modal Awal Golkar Menangi Pemilu 2024

Golkar bertekad memenangkan pilkada tahun ini dengan target 60 persen.

POLITIK | 26 Juli 2020

Kemdagri Tegur Pemda yang Belum Tuntas Cairkan Dana Pilkada

Kemdagri akan memanggil kepala daerah yang belum juga merealisasikan pencairan dana Pilkada 2020.

POLITIK | 25 Juli 2020

Pengamat: PDIP Akan Dominasi Pilkada 2020

Joko J Prihatmoko menilai PDIP sebagai partai politik paling siap menghadapi Pilkada 2020. Partai berlambang banteng diprediksi bakal mendominasi kemenangan.

POLITIK | 25 Juli 2020

Kemdagri: Dana Pilkada 200 Daerah Sudah Cair 100 Persen

Kemdagri terus mengejar realisasi pencairan dana Pilkada Serentak 2020. Saat ini sekitar 200 daerah yang sudah mencairkan dana pilkada 100 persen.

POLITIK | 25 Juli 2020

Calon Bupati Kediri Ini, Kagumi Sosok Tan Malaka

Calon Bupati Kediri, Jawa Timur, Hanindhito Himawan Pramono mengaku gemar membaca buku.

POLITIK | 24 Juli 2020

PDIP Singgung Kasus Anggaran MTQ Medan

Pelaksana Tugas Wali Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) Akhyar Nasution bergabung ke Partai Demokrat.

POLITIK | 25 Juli 2020

Danang WS Berkomitmen Tingkatkan Investasi Pertanian dan Modernisasi Pemasaran

Bakal Calon Bupati Sleman Danang Wicaksana Sulistya (DWS) dari Partai Gerindra mengunjungi kebun bibit pertaniandi Kumendung, Candibinangun, Pakem, Sleman

POLITIK | 24 Juli 2020

Anggota Komisi I DPR: Prabowo Harus Hati-hati Beli Jet Tempur Bekas

Willy Aditya meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar rencana membeli pesawat tempur bekas Eurofighter jenis Thypoon harus prudent atau hati-hati.

POLITIK | 24 Juli 2020

Puan: Peran Perempuan di Perpolitikan Nasional Terus Meningkat

Jumlah anggota perempuan di DPR RI pada periode 2019-2024 mencapai 21%.

POLITIK | 24 Juli 2020

Bukan Hanya Gibran yang Disudutkan karena Usia Muda, Ini Cerita Pak Kembang dari Jembrana

Calon Bupati Jembrana dari PDIP, I Made Kembang Hartawan, mengaku juga merasakan apa yang dialami Gibran

POLITIK | 24 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS