INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Dakwaan Pinangki Seret Polisi, Ini Respons Polri

Kamis, 24 September 2020 | 13:04 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FMB

Jakarta, Beritasatu.com — Persidangan Jaksa Pinangki Sirna Malasari mengungkap fakta baru. Pinangki diduga meminta suaminya, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf untuk menukarkan uang dolar Amerika Serikat yang diterimanya dari Djoko S Tjandra.

Hal itu diungkapkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) saat membacakan surat dakwaan dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020) kemarin.

Yogi lalu memerintahkan stafnya Beni Sastrawan yang merupakan anggota Polri itu untuk memfasilitasi keinginan sang istri.

Beni lalu berangkat ke Apartemen Pakubuwono dan menemui sopir Pinangki yang bernama Sugiarto untuk menukarkan mata uang dolar itu.

Lalu apa sikap Polri terkait fakta ini? “Sidang kemarin kan mengenai berkas Pinangki. Jadi silahkan saja ke penyidik kejaksaan untuk hal tersebut,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi Beritasatu.com Kamis (24/9/2020).

Pinangki adalah ibu Bhayangakari karena ia bersuamikan seorang polisi. Kasus yang menyeret Pinangki bermula saat foto dirinya yang diduga bertemu Djoko pada tahun 2019 di luar negeri bocor.

Padahal Djoko sudah menjadi buruan Kejaksaan Agung sejak tahun 2009 sebelum akhirnya berhasil dibekuk.
Pinangki lalu dicopot sebagaj Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ratusan Balita di Kupang Alami Gizi Buruk

Kasus balita gizi buruk di Kota Kupang mengalami peningkatan cukup signifikan dalam tiga tahun terakhir.

NASIONAL | 24 September 2020

Pascapenetapan Calon Kepala Daerah, 700 Polisi Disiagakan di Kantor KPU Provinsi Bengkulu

:Kita berharap tahapan pilkada berjalan sesuai harapan," kata Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno

NASIONAL | 24 September 2020

Kapolda Sumut Ajak Paslon Kepala Daerah Patuhi Protokol Kesehatan

"Kita minta dukungan semua pihak," kata Kapolda Sumut Martuani Sormin.

NASIONAL | 24 September 2020

Pemprov Banten Diminta Batalkan Proyek Sport Center Rp 430 Miliar

“Proyek sport center itu adalah proyek mubazir," tegas Direktur Eksekutif Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP) Uday Suhada.

NASIONAL | 24 September 2020

Jokowi: Kementerian Jangan Buat Program Sendiri-sendiri

Presiden Jokowi meminta seluruh jajaran kementerian tidak membuat program peningkatan ekonomi desa secara sendiri-sendiri.

NASIONAL | 24 September 2020

Jokowi Sebut Pandemi Covid-19 Akibatkan Ruralisasi

Penduduk kota banyak yang kehilangan mata pencarian, sehingga mereka kembali ke kampung halamannya.

NASIONAL | 24 September 2020

80 Pedagang Pasar Melati Medan Hari Ini Jalani Rapid Test Covid-19

Helena mengatakan, dari 120 orang yang melakukan pemeriksaan kesehatan tersebut, sebanyak 5 orang di antaranya dinyatakan reaktif.

NASIONAL | 24 September 2020

Sosialisasi Proper 2020, Dirjen KLHK: Fokus Penilaian pada Adaptasi Tanggap Bencana

Peringkat Proper dibagi menjadi 5 yaitu Emas, Hijau, Biru, Merah, dan Hitam. Peringkat tertinggi adalah Emas dan peringkat terburuk adalah Hitam.

NASIONAL | 24 September 2020

Siloam Hospitals Mataram Melengkapi Pelayanan dengan Mandiri Inhealth

Gerai asuransi khusus Mandiri Inhealth hadir di Siloam Hospitals Mataram.

NASIONAL | 24 September 2020

Cegah Alih Fungsi Lahan, Pemkot Semarang Lindungi 2.500 Hektare Sawah

"Sawah lestari itu ada 2.500 hektare, sudah kita tetapkan, tidak bisa diutak-atik lagi," tegas Ita.

NASIONAL | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS