INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Dalam 4 Hari, Polri Tindak 452.000 Pelanggar Protokol Kesehatan

Sabtu, 19 September 2020 | 09:54 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan selama empat hari pelaksanaan Operasi Yustisi, 14-17 September 2020, dalam penerapan PSBB, aparat kepolisian berhasil menindak 452.869 pelanggar protokol kesehatan di 30.465 titik lokasi.

“Jadi sejak 14 sampai 17 September kita sudah melakukan penindakan-penindakan dengan sasaran 452.869 orang. Itu kemudian ada 30.465 lokasi," kata Gatot Eddy Pramono dalam dalam dalam konferensi pers secara virtual terkait Penanganan Covid-19 di 8 Provinsi, Jumat (18/9/2020).

Dari penindakan pelanggaran tersebut, Gatot merincikan ada sebanyak 379.178 pelanggar yang mendapatkan teguran lisan. Lalu ada sebanyak 56.550 pelanggar yang mendapatkan teguran tertulis.

Kemudian ada 63 penutupan tempat usaha serta 16.692 orang yang berikan saksi lainnya. Sedangkan jumlah denda uang yang didapat dari Operasi Yustisi sebanyak Rp 365.135.000.

“Operasi ini merupakan gabungan dari TNI, Polri dan Pemda dibantu Kejaksaan dan Pengadilan Negeri. Dalam operasi yustisi ini, Polri melibatkan 50.000 personel. Dengan dua pola operasi yaitu bersifat stasioner dan mobile,” terang Gatot Eddy Pramono.

Dijelaskannya, pola operasi stasioner dilaksanakan dengan menempatkan anggota-anggota gabungan, yaitu TNI, Polri dan Satpol PP dengan membawa papan Operasi Yustisi di jalan-jalan, dengan tujuan agar masyarakat bisa patuh terhadap penggunaan masker.

“Apabila ada yang melanggar tentunya kita melakukan tindakan sesuai dengan masalah yang mereka lakukan," ujar Gatot Eddy Pramono.

Dalam pelaksanaan metode mobile, pihaknya membentuk Tim Pemburu Pelanggar Masker. Menurut Gatot, pembentukan tim ini adalah inovasi yang dilakukan untuk menyasar tempat-tempat yang dijadikan pusat keramaian.

"Ini kita melaksanakan kegiatan mobile dan membuat suatu inovasi yaitu tim pemburu pelanggar Covid-19 ini. Sasarannya adalah tempat kerumunan orang, rumah makan, dan tempat lainnya," jelas Gatot Eddy Pramono.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gubernur Sulut Ajak GP Ansor Berjuang Atasi Covid-19

Selama puluhan tahun, sinergisitas dan hubungan baik antara GP Ansor dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut telah terjalin dengan sangat kondusif.

NASIONAL | 18 September 2020

Menko Luhut Tegaskan Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Ini dilakukan untuk melindungi para tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

NASIONAL | 18 September 2020

Wamenag Rilis Program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama

Tahun ini Kemag akan memberikan penguatan kompetensi kepada 8.200 penceramah agama.

NASIONAL | 18 September 2020

Ini Arahan Luhut Untuk Tekan Kematian Pasien Covid-19 di ICU

Ia akan melakukan video call dengan Kemkes. Karena saat ini Kemkes sedang menyiapkan kolaborasi dengan sejumlah RS untuk menangani pasien Covid-19 di ICU.

NASIONAL | 18 September 2020

Jokowi Ajak Ansor Cintai Produk Anak Negeri

Caranya antara lain dengan membeli dan mempromosikan produk nelayan lokal, petani lokal dan produk usaha kecil, menengah, dan mikro.

NASIONAL | 18 September 2020

Akui Bukan Ahli Epidemiologi, Luhut: Tetapi Saya Manajer yang Baik

Menurutnya, meski tidak memiliki latar belakang terkait ilmu penanganan pandemi, tapi ia dikelilingi oleh orang-orang berkualitas dalam ilmu epidemiologi

NASIONAL | 18 September 2020

Polisi Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu dari Malaysia

Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat dua kilogram 2.000 gram atau dua kilogram dari Malaysia pada 25 Agustus 2020 lalu.

NASIONAL | 18 September 2020

BSNP Segera Membuat Standar untuk PJJ

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) segera membuat standar untuk penerapan pendidikan jarak jauh.

NASIONAL | 18 September 2020

Luhut Minta Daerah Siapkan Pusat Karantina Covid-19

Luhut Binsar Pandjaitan meminta seluruh pemerintah daerah menyiapkan pusat karantina dan isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 18 September 2020

Komisi VI Akan Masukkan Usulan DPK dalam Revisi UU BUMN

DPK nantinya akan memiliki hak untuk merekomendasikan penggantian direksi maupun komisaris BUMN.

NASIONAL | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS