Polisi Siap Jemput Paksa Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Polisi Siap Jemput Paksa Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

Rabu, 5 Agustus 2020 | 14:09 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FMB

Jakarta, Beritasatu.com —Pengacara Djoko Soegianto Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking, diancam dipanggil paksa jika tidak muncul dalam panggilan kedua sebagai tersangka di Mabes Polri, Jumat (7/8/2020) nanti.

“Akan dipanggil kedua hari Jumat. Kalau tidak datang memenuhi panggilan kedua, maka kami akan melakukan upaya paksa penangkapan,” kata Dit Tipidum Brigjen Ferdy Sambo saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (5/8/2020).

Sambo meminta untuk bersabar saat ditanya apakah jika datang hari Jumat besok, Anita akan ditahan. “Tunggu saja nanti,” tambahnya.

Baca juga: Mengaku Sibuk, Pengacara Djoko Tjandra Tak Datang ke Mabes Polri

Anita telah dijadikan tersangka dengan jeratan Pasal 263 ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu.

Ia juga dijerat Pasal 223 KUHP yaitu barangsiapa dengan melepaskan atau memberi pertolongan kepada orang yang ditahan atas perintah penguasa umum, atas putusan atau ketetapan hakim.

Sebelumnya, Anita telah diperiksa penyidik Bareskrim sebanyak tiga kali sebagai saksi yaitu Selasa (21/7/2020), Rabu (22/7/2020), dan Kamis (23/7/2020) kemarin.

Anita juga telah dicegah ke luar negeri sejak 22 Juli 2020 dan 20 hari berikutnya setelah Bareskrim mengirim surat ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta.

Anita sebenarnya hendak diperiksa Selasa (4/7/2020) kemarin. Namun dia tak datang dan bermanuver mencari perlindungan ke LPSK.

Andai Anita ditahan maka tiga serangkai dalam kasus ini yakni Anita, Brigjen Prasetijo Utomo (yang mengeluarkan surat), dan Djoko (klien Anita) bisa “bereuni” di sel Polri. Sebab dua nama terakhir sudah di sel di tahanan Bareskrim.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

PKK Bengkulu Belum Ikut Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengatakan, pemkot siap melibatkan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk melakukan sosialisasi.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Raih WTP, Momentum Kejaksaan Agung Transparansi dan Akuntabilitas

Keberhasilan mendapatkan WTP merupakan momentum yang tepat bagi Korps Adhyaksa untuk terus menjaga nama baik Kejaksaan Agung.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Kejaksaan Diminta Antisipasi Pengajuan PK Djoko Tjandra

Upaya PK yang dilakukan Djoko Tjandra akan kembali diajukan setelah PK yang sebelumnya ditolak Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Seorang Pegawai Positif Covid-19, RSUD Jambi Ditutup Sepekan

Sedangkan seluruh karyawan unit poliklinik rumah sakit ini menjalani rapid test dan pemeriksaan PCR pekan ini.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Gandeng Ivanka Slank, Pegadaian Ajak Nasabah Hindari Narkoba

Pegadaian komitmen mendukung program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Pemilihan Gubernur Jambi, Fachrori Umar Masih Berjuang Meraih Dukungan PDIP

Fachrori Umar mengatakan, untuk mendapatkan dukungan PDIP, dirinya menyerahkannya kepada Safrial MS yang merupakan kader PDIP.

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Cornelis Lay, Pengagum Berat Soekarno Itu Telah Tiada

"Ucapan terima kasih saya haturkan untuk rangkaian pengalaman yang saya alami bersama."

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Setelah Bunuh 2 Anak Kandung, Ayah Bersembunyi di Atas Pohon Kelapa

Kedua anak kandung korban pembunuhan ayahnya itu berinisial ABD (2) dam YBO (3).

NASIONAL | 5 Agustus 2020

Maros-Pangkep Menuju Global Geopark UNESCO

Geopark Maros-Pangkep diusulkan menjadi Global Geopark UNESCO.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Tutup Usia, Cornelis Lay Bakal Dimakamkan di Pemakaman Sawitsari UGM

Informasi tutup usianya Cornelis Lay dinyatakan DPP Fisipol UGM di akun Twitter @dppugm pagi tadi.

NASIONAL | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS