Kasus Korupsi Waterfront City, Dirut Wika Gedung Diperiksa KPK
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Kasus Korupsi Waterfront City, Dirut Wika Gedung Diperiksa KPK

Selasa, 28 Juli 2020 | 12:05 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, Nariman Prasetyo, Selasa (28/7/2020).

Nariman bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan dan pelaksanaan pembangunan jembatan‎ Waterfront City di Kampar, tahun anggaran 2015-2016 yang menjerat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Waterfront Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar, Riau, Adnan.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka AN (Adnan)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (28/7).

Belum diketahui apa kaitan Nariman dengan perkara ini. Dalam jadwal pemeriksaan yang dirilis Biro Humas KPK, Naiman bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan General Manager Departemen Sipil Umum 2 PT. Wijaya Karya.

Diketahui, KPK menetapkan Adnan bersama Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya (Persero) sekaligus Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, I Ketut Suarbawa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau tahun anggaran 2015-2016.

Adnan dan Ketut Suarbawa diduga berkolusi dalam proyek Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang di Kabupaten Kampar tahun 2015-2016 yang menelan anggaran Rp 117,68 miliar.

KPK menduga telah terjadi kerjasama antara Adnan dan I Ketut Suarbawa terkait penetapan harga perkiraan pelaksanaan pembangunan Jembatan Waterfront City tahun jamak yang dibiayai APBD Tahun 2015, APBD Perubahan Tahun 2015 dan APBD Tahun 2016. Akibat kongkalikong ini, keuangan negara menderita kerugian yang ditaksir mencapai Rp 39,2 miliar.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPJS Kesehatan Cabang Semarang Bayar Klaim Rumah Sakit Rp 1,5 Triliun

Mirah mengatakan, pihaknya terus memberikan kemudahan, kepastian dan kecepatan layanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

NASIONAL | 28 Juli 2020

Tenggelam di Banggai Laut, 30 Penumpang KLM Bukit Rahmat Berhasil Diselamatkan

oordinasi juga dilakukan dengan Syahbandar Taliabu, BPBD Taliabu, PT Adidaya Tangguh, dan masyarakat Taliabu.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Perketat Protokol Kesehatan, Rumah Sakit di Semarang Tunggu Pencairan Dana Covid-19

Humas RS Pantiwilasa Dr Cipto Semarang Petrus Agustinus mengaku, pihaknya masih menunggu pencairan dana itu.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Pilkada Serang, Kader Golkar Diminta Berpolitik Santun

Ada sekira 120 pengurus tingkat kabupaten dan pimpinan kecamatan yang dikumpulkan dalam rapat konsolidasi tersebut.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Anggota DPR Minta Pemda Sumut Perbanyak Tes Covid-19

Tes Covid-19 yang masif perlu dilakukan di berbagai provinsi tersebut, khususnya di Sumatera Utara.

NASIONAL | 28 Juli 2020

DPR Dukung Langkah Pemerintah Uji Vaksin Covid-19

Pimpinan DPR mendukung penuh keterlibatan anak bangsa dalam usaha uji vaksin Covid-19.

NASIONAL | 28 Juli 2020

DPR Ingin Segera Rapat dengan Pemerintah

Meningkatnya angka positif Covid-19 membuat DPR tak sabar lagi segera melaksanakan rapat dengan pemerintah.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Kempupera Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kempupera melanjutkan pembangunan jalan perbatasan Indonesia-Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 966,59 Km.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Ratusan Tenaga Medis di Papua Terpapar Covid-19

Dari 2.890 kasus positif di Papua, 307 pasien positif merupakan tenaga medis yang selama ini melaksanakan tugas menangani pasien corona.

NASIONAL | 27 Juli 2020

Perlu Deteksi Dini Agar Konflik di Luar Negeri Tidak Merembet ke Indonesia

Perlu upaya pencegahan yang serius dari pemerintah dengan dukungan masyarakat.

NASIONAL | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS