Jateng Terapkan Guru Kunjung untuk Daerah yang Kesulitan Akses Internet
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Jateng Terapkan Guru Kunjung untuk Daerah yang Kesulitan Akses Internet

Rabu, 22 Juli 2020 | 20:10 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FMB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang menyiapkan komponen pendidikan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Salah satu komponen tersebut adalah kuota internet untuk belajar daring. Selain itu, Jateng juga menerapkan program guru kunjung untuk daerah yang sulit mengakses sinyal internet.

"Kuota internet agar anak-anak tetap bisa belajar jarak jauh," ujar Ganjar Pranowo saat menjadi narasumber dalam Webinar bertema "Anak Cerdas dan Kreatif Jawa Tengah Maju Dalam Rangka Hari Anak Nasional", Rabu (22/7/2020).

Webinar secara live di kanal Youtube itu juga menghadirkan sejumlah narasumber. Di antaranya Ketua TP PKK Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo, Kepala Perwakilan Unicef Jawa Arie Rukmantara, Forum GenRe Jawa Tengah Pingkan Saktiani P, Pengurus Forum Anak Jawa Tengah Belva Aulia Putri, Kepala Seksi PA DP3AP2KB Jawa Tengah Isti Ilma Patriani dan Perwakilan orang tua Bambang Yunaidi.

Ganjar menegaskan, pihaknya telah menyampaikan ke dinas terkait untuk menyiapkan komponen pendidikan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya, pandemi memaksa situasi untuk membuat tatanan baru dalam kehidupan. Salah satunya di dunia pendidikan.

"Teknologi informasi menjadi salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan. Tapi setelah datang Covid-19, kita diminta menata ulang semuanya. Untuk komponen itu sudah saya sampaikan ke dinas terkait," imbuhnya.

Ganjar pun merespon terhadap anak dan orang tua yang terus bertahan hidup di masa pandemi.

"Anak-anak betul mencoba merespon pandemi. Ada orang tua yang bagus mendampingi, ada juga yang mengeluh. Tapi di balik anak yang hebat ada orang tua yang hebat," tuturnya.

Ia memberikan contoh ada anak di Banyumas yang rela ke bukit untuk mencari sinyal agar tetap bisa belajar. Itu menurut Ganjar adalah anak yang mampu terus bertahan meskipun dalam kondisi sulit.

"Itu anak hebat. Ia bisa menyelesaikan persoalan. Itu saya acungi dua jempol. Ia tetap survive, berkarya di tengah pandemi," tegasnya.

Ganjar berpesan kepada orang tua untuk mendidik anaknya budi pekerti yang baik.

"Anak dan orang tua memang harus berinovasi dan kreatif di masa pandemi seperti ini. Saya titip ajari anak-anak (di rumah) budi pekerti yang baik," ujar Ganjar Pranowo.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padmaningsih mengatakan, biaya kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh sudah diatur dalam Permendikbud No 19 Tahun 2020, yakni diperbolehkan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, untuk besarannya disesuaikan dengan kemampuan sekolah masing-masing.

"Iya, memang diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk pembelian kuota internet untuk siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Tapi anggarannya disesuaikan dengan kemampuan sekolah. Disamping itu juga, ada peruntukan dana BOS yang lain sesuai aturannya," jelasnya.

Sejauh ini, belum ada sumber anggaran khusus yang lain untuk pembelian kuota internet sebagai sarana pembelajaran jarak jauh.

"Belum ada anggaran lain. Tapi masih kita musyawarahkan untuk mencari solusi-solusi," ujarnya.

Terkait kendala yang dihadapai bagi siswa yang berada di lokasi sulit akses internet, ia mengambil langkah guru kunjung, yakni guru mengunjungi siswa untuk memberikan pembelajaran.

"Atau bisa mengirim materi pelajaran ke siswa dan tugas, nanti dikirim ke gurunya jika sudah selesai. Memang ada daerah yang susah sinyal. Tapi kami berupaya proses pembelajaran tetap bisa dilakukan," ungkapnya.

Selain itu, saat ini sudah terbentuk Tim Persiapan Pembelajaran Sesuai Kebiasaan Baru. Tim tersebut nantinya menggodok konsep penerapan pembelajaran dalam kondisi New Normal.

"Senin depan kita akan rapat soal konsep tim ini. Kita berharap pembelajaran bisa dilakukan sesuai protokol kesehatan, yang konsep dan teknisnya masih kami godok," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan Harus Ditingkatkan

Kejaksaan Agung perlu untuk terus meningkatkan kepercayaan publik, termasuk meningkatkan profesionalisme.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Total Kasus Positif Covid-19 Tembus 91.751

Jumlah tersebut terjadi setelah adanya penambahan kasus baru sebanyak 1882.

NASIONAL | 22 Juli 2020

KPK Tahan 11 Mantan Legislator Sumut

KPK menahan 11 orang mantan anggota DPRD Sumatera Utara, Rabu (22/7/2020).

NASIONAL | 22 Juli 2020

PDIP Jadikan 20 Kantor Baru untuk Gelorakan Politik Arus Bawah

Pembangunan kantor PDIP yang baru itu dilakukan secara gotong royong oleh para kader partai.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Survei: Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah Tangani Covid-19

Hal tersebut merupakan salah satu temuan survei Charta Politika Indonesia.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Beri Opini WTP, BPK Puji Akuntabilitas Kempora

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian terhadap Laporan Keuangan (LK) Kempora Tahun 2019.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Bupati dan Sekda Pemalang Positif Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan roda pemerintahan di Pemalang tetap berjalan meski Bupati Pemalang, Junaidi dan Sekda terinfeksi Covid-19.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Hari Anak Nasional, Wapres: Anak Harus Tetap Optimistis di Masa Pandemi

Di Hari Anak Nasional pada 23 Juli, Wapres meminta kepada anak-anak Indonesia agar terus giat belajar dan tetap menjaga kesehatan diri di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Kemtan dan KLHK Raih Opini WTP dari BPK

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Kemtan dan KLHK Tahun 2019.

NASIONAL | 22 Juli 2020

Kasus Covid-19 di Sumut Kembali Meningkat

Pada Rabu (22/7/2020), terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 169 orang di Sumatera Utara.

NASIONAL | 22 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS