Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Benny Tjokro dan Heru Hidayat
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Benny Tjokro dan Heru Hidayat

Selasa, 9 Juni 2020 | 13:41 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Direktur Utama PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Selasa (9/6/2020). Kedua terdakwa perkara dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) diperiksa tim penyidik Kejagung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Hari ini melalui unit Korsupdak (Koordinasi dan Supervisi Penindakan), KPK memfasilitasi tempat pemeriksaan terhadap BT (Beny Tjokro) dan HH (Heru Hidayat) oleh pihak Kejaksaan Agung," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2020).

Pemeriksaan dilakukan di KPK lantaran Heru Hidayat saat ini ditahan di Rutan KPK Kavling C1 dan Beny Tjokro di Rutan KPK Kavling K4. Meski demikian, Ali mengaku tak mengetahui materi pemeriksaan yang dijalani Benny dan Heru. Menurut Ali, hal tersebut merupakan ranah Kejaksaan Agung.

"Mengenai materi pemeriksaan terhadap keduanya tentu menjadi ranah pihak Kejaksaan Agung. KPK akan terus bersinergi dengan APH lain dalam upaya bersama-sama melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Benny Tjokro dan Heru Hidayat. Hari menyatakan pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya.

"Pengembangan penyidikan," katanya.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Benny dan Heru serta empat terdakwa lainnya melakukan korupsi terkait pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya. Atas perbuatan Benny dan Heru bersama empat terdakwa lain, keuangan negara menderita kerugian hingga sebesar Rp 16,8 triliun berdasarkan audit BPK tanggal 9 Maret 2020. Empat terdakwa lain perkara ini dengan surat dakwaan terpisah, yaitu, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, mantan Direktur Utama PT Asuaransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dan eks Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

Jaksa membeberkan, Benny Tjokro melakukan kesepakatan bersama dengan petinggi PT Asuransi Jiwasraya untuk melakukan transaksi penempatan saham dan reksa dana perusahaan asuransi tersebut. Kesepakatan itu dilakukan dengan tidak transparan dan akuntabel. Tiga petinggi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, Hary dan Syahmirwan juga didakwa melakukan pengelolaan investasi tanpa analisis yang objektif, profesional dan tidak sesuai nota interen kantor pusat. Jaksa menyebut analisis hanya dibuat untuk formalitas.

Hendrisman, Hary dan Syahwirman juga disebut membeli saham sejumlah perusahaan tanpa mengikuti pedoman investasi yang berlaku. Ketiganya terdakwa disebut Jaksa membeli saham melebihi 2,5 persen dari saham perusahaan yang beredar.
Keenam terdakwa dan pihak terafiliasi juga telah bekerja sama untuk melakukan transaksi jual-beli saham sejumlah perusahaan dengen tujuan inventarisasi harga. Hal tersebut pada akhirnya tidak memberikan keuntungan investasi dan tidak dapat memenuhi kebutuhan likuiditas guna menunjang kegiatan operasional.

Jaksa mengatakan Hendrisman bersama-sama Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat dan Benny melalui Joko Hartono mengatur dan mengendalikan 13 Manajer Investasi dengan membentuk produk Reksa Dana khusus untuk PT Asuransi Jiwasraya.

"Agar pengelolaan instrumen keuangan yang menjadi underlying Reksa Dana PT AJS dapat dikendalikan oleh Joko Hartono Tirto," katanya.

Jaksa juga menyebut Heru, Benny dan Joko turut memberikan uang, saham dan fasilitas lain kepada tiga petinggi Jiwasraya. Pemberian dilakukan terkait pengelolaan investasi saham dan reksadana di perusahaan tersebut selama 2008-2018.
Atas perbuatannya, keenam terdakwa didakwa melanggar melanggar Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 dan atau Pasal 3 Juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, Pasal 18 ayat (2) dan Pasal 18 ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999
sebagaimana telah diubah dengan

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Selain didakwa melakukan korupsi terkait pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya, Heru dan Benny juga didakwa Jaksa dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Golkar Kaji Tiga Opsi Sistem Pemilu

"Partai Golkar masih membuka peluang terkait sistem pemilu. Kami masih mengkaji sistem mana yang terbaik dari tiga opsi yang diusulkan."

NASIONAL | 9 Juni 2020

Pakar TI: Penyiaran via Internet Harus Taat Aturan

Tidak perlu menunggu terjadinya kerusuhan sosial dan penjarahan yang sangat eskalatif, seperti di AS yang awalnya dari konten yang tidak layak diviralkan."

NASIONAL | 9 Juni 2020

Pengusaha Bus Wisata di Jateng Diimbau Terapkan Prosedur Normal Baru

Ganjar menjelaskan, satu obyek wisata yang akan melakukan simulasi normal baru adalah Borobudur.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Sekum PP Muhammadiyah Ingatkan Kutipan Bung Karno Soal Bangsa Kuli

Kemanusiaan yang adil dan beradab di sila Pancasila adalah prinsip sekaligus semangat menjadi manusia yang merdeka dan bangsa berdaulat.

NASIONAL | 9 Juni 2020

KPU Medan Siapkan Tahapan Pilkada

Untuk mengaktifkan seluruh PPK itu, KPU Medan menunggu peraturan dan surat edaran dari KPU RI.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Webinar Bulan Bung Karno, Djarot: Hadapi Pandemi, Kita Harus Tetap Berinovasi

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnopuri, ucap Djarot, menginstruksikan kepada seluruh kader partai untuk tetap berjuang di daerah masing-masing.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Kemdikbud Tegaskan Tahun Ajaran Baru Berpeluang Online

Dengan dimulainya tahun ajaran baru tidak serta merta kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan tatap muka.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Partai Demokrat Usul Sistem Pemilu Terbuka Kombinasi Dapil Nasional

PD menolak apabila sistem tertutup kembali diterapkan secara total.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Kabur dari Rutan Tanjung Gusta, 3 Tahanan Berhasil Ditangkap Kembali

Ketiga itu adalah Heri Handika bin Ahmad Ferdi, Syahruddin M Jafar, dan Rahmad Ramadhan bin Amri.

NASIONAL | 9 Juni 2020

Warga Berkerumun Saat Pengambilan BST di Kantor Pos Semarang

Beberapa kali, Ganjar melakukan sidak ke kantor POS saat penyaluran BST berlangsung.

NASIONAL | 9 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS