Antisipasi Kekeringan, Kempupera Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Antisipasi Kekeringan, Kempupera Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air

Kamis, 21 Mei 2020 | 12:03 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan pada sumber air untuk pertanian dan air baku, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) akan mengoptimalkan pengoperasian infrastruktur tampungan air di seluruh Indonesia, sehingga ketersediaan bahan pokok hasil pertanian dan air bersih dapat terjaga, terlebih di saat merebaknya pandemi Covid-19, di mana pangan dan air sangat diperlukan masyarakat.

“Instruksi Presiden Joko Widodo, pemerintah harus menjamin beberapa hal dalam masa pandemi Covid-19 untuk kebutuhan air yaitu pangan, kesehatan, dan pelayanan dasar. Untuk itu Kempupera berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi menjamin ketersediaan air saat musim kemarau tiba,” kata Menpupera Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya, Kamis (21/5/2020).

Berdasarkan hasil pantauan lapangan, total jumlah waduk operasional sebanyak 241 waduk yang meliputi 16 waduk utama dengan volume ketersediaan air sebesar 4.721 miliar m3 dengan areal irigasi yang dapat dilayani sebesar 512.515 Ha (96,57%) dari total 530.738 Ha. Dari 16 bendungan/waduk utama, 10 waduk memiliki tinggi muka air normal meliputi: Jatiluhur, Cirata, Saguling, Batutegi, Sutami, Wonorejo, Bili-Bili, Kalola, Way Rarem, dan Ponre-Ponre. Sementara enam waduk memiliki tinggi muka air di bawah normal meliputi: Kedungombo, Wonogiri, Wadas Lintang, Cacaban, Selorejo, dan Batu Bulan.

Selain waduk, Kempupera juga memantau ketersediaan air dari 4.227 embung dan 344 situ dengan volume tampungan total sebesar 338,8 m3. Di samping itu disiapkan juga 7.914 sumur bor dengan memanfaatkan jaringan irigasi air tanah dan air baku seluas 118.652 Ha dan air tanah untuk air baku sebesar 2.386 m3/detik, 4.098 sumur bor berfungsi normal, sisanya 3.816 sumur bor mengalami gangguan operasional.

Sebanyak 4.098 sumur bor yang berfungsi normal tersebut tersebar di tujuh provinsi yakni Sumatera 488 Sumur, Kalimantan 46 Sumur, Sulawesi 701 Sumur, Jawa 1.514 Sumur, Bali Nusa Tenggara 1.190 Sumur, Maluku 2 Sumur, dan Papua 148 Sumur.

Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) perkiraan Awal Musim Kemarau 2020 akan terjadi pada bulan April, Mei (dominan), Juni, dan Juli, dan puncaknya akan terjadi di bulan Agustus hingga September 2020.

Dampak kekeringan (hidrologis) tersebut diprediksi akan terjadi terutama pada di 10 provinsi yaitu, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Sulsel, Bali, NTB, NTT, Maluku dan Papua dengan wilayah terdampak di 90 Kabupaten/Kota. Selain itu untuk pertanian, wilayah yang diprediksi akan terdampak khususnya di 10 provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Papua dengan luas area irigasi terdampak 1.142.168 Ha.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Idulfitri di Tengah Covid-19, Menag Imbau Tidak Ada Takbir Keliling

“Untuk kegiatan takbir keliling Idulfitri, sebaiknya tidak usah. Saya sarankan kita takbir di rumah saja,” kata Fachrul Razi,

NASIONAL | 21 Mei 2020

Pemprov Papua Putuskan Salat Idulfitri di Rumah Masing-masing

"Mari ingatkan keluarga kita semua dan bersama-sama mengikuti anjuran pemerintah untuk memerangi wabah Covid-19," ujar Rasyid.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Polisi Bidik Tersangka Baru dan Korporasi dalam Kasus Eksploitasi ABK

Calon tersangka baru dalam kasus eksploitasi ABK adalah komisaris PT APJ yang berada di Bekasi. Tiga perusahaan juga akan diselidiki.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Dokumen Tidak Lengkap, 100 Penumpang di Soetta Gagal Terbang

Lebih dari 100 orang yang sudah punya tiket tetapi tidak diizinkan berangkat karena dokumen tidak lengkap, surat keterangan tidak valid, atau kedaluwarsa.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Pariwisata Anjlok, Pertumbuhan Sektor Akomodasi dan Mamin di DIY Negatif

Sebagian besar hotel dan restoran di Yogyakarta menyatakan hanya mampu bertahan sampai Juni 2020.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Pengunjung Indogrosir Sleman Positif Covid-19, Rapid Test Massal Kembali Digelar

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman terus melakukan rapid test massal kepada pengunjung Indogrosir.

NASIONAL | 20 Mei 2020

Padma Pertanyakan Sumber Data PMI NTT Yang Akan Dipulangkan

Akurasi data sangat penting untuk kepentingan penanganan dan alokasi anggaran.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Pesan Online Makanan Dongkrak Penggunaan Kontainer Plastik

Pengiriman makanan daring membutuhkan kemasan yang tertutup rapat serta kokoh.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Lantik Pengurus Baru Perpani, Menpora: Tetap Jaga Persatuan

Menpora Zainudin berpesan kepada Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) periode 2018-2022 untuk menghindari perselisihan dan menjaga persatuan.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Menpora Ajak Pesepak Bola untuk Tetap Berlatih di Rumah

Menpora mengajak pesepak bola untuk tetap berlatih di rumah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh saat pandemi dan mengasah teknik bermain.

NASIONAL | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS