Polisi Bidik Tersangka Baru dan Korporasi dalam Kasus Eksploitasi ABK
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Polisi Bidik Tersangka Baru dan Korporasi dalam Kasus Eksploitasi ABK

Kamis, 21 Mei 2020 | 11:41 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FMB

Jakarta, Beritasatu.com —T ersangka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang dengan modus eksploitasi anak buah kapal (ABK) yang bekerja di kapal Long Xing 629 bisa bertambah.

Calon tersangka keempat adalah komisaris PT APJ yang berada di Bekasi. Komisaris itu akan dipanggil dan jika bukti cukup akan segera ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita akan panggil nanti usai lebaran,” kata Kasubdit III Dit Tipidum Bareskrim Kombes John W Hutagalung saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (21/5/2020).

Tak hanya menjerat komisaris, tapi polisi juga akan menjerat perusahaan yang diduga terlibat dalam perdagangan orang yakni PT APJ, PT SMG, dan PT LPB.

Mereka juga sedang meminta pendapat ahli perdagangan orang untuk menjerat korporasi tersebut. Untuk korporasi ada sejumlah ancaman hukuman yang bisa diterapkan.

Seperti pencabutan izin dan badan hukum, larangan bisnis dibidang yang sama, hingga menjerat dengan tindak pidana pencurian yang (TPPU). Aset hasil kejahatan juga bisa disita negara.

Seperti diberitakan ketiga tersangka dalam kasus ini telah ditangkap dan ditahan. Mereka adalah William Gozaly, Joni Kasiyanto, dan Ki Agus Muhammad Firdaus.

Penangkapan dilakukan pada tanggal 16 Mei 2020 disejumlah tempat berbeda. William ditangkap di Serpong, Tangerang Selatan; Kiagus ditangkap di Tegal, dan Joni ditangkap di Pemalang.

Para tersangka punya peran masing-masing. William berperan mendaftarkan ABK, memproses keberangkatan, dan melaporkan proses perekrutan.

Ki Agus berperan mengirim ABK untuk mengikuti pelatihan dasar dan menjelaskan soal maksud dan tujuan dari perjanjian kerja sama laut (PKL) atau kontrak kerja.

Sedangkan Joni berperan sebagai perekrut ABK dan menyiapkan tempat penampung dan memberangkatkan ABK ke Busan, Korea Selatan.

Kasus ini terungkap saat media Korea Selatan, MBC, merilis video yang menunjukkan penderitaan para ABK WNI itu. Dalam video itu terlihat mereka bekerja hingga 18 jam sehari dan tanpa asuransi kesehatan.

Para ABK yang bekerja selama 13 bulan itu juga mengaku hanya menerima bayaran 140.000 won atau sekitar Rp 1,7 juta. Jika dihitung per bulan, mereka hanya menerima gaji 11.000 won atau sekitar Rp 135.000.

Gambar itu diperoleh dari 14 ABK WNI lain yang selamat dan semula bekerja di kapal Long Xing 629. Mereka diturunkan dari kapal lain di pelabuhan Busan, Korea Selatan pada 23 April lalu.

Dengan didampingi staf dari KBRI Seoul, 14 orang ABK WNI itu pulang ke Tanah Air dari Korsel dan tiba Jumat (8/5/2020) kemarin. Ke 14 orang inilah yang kini diperiksa Bareskrim.

Untuk diketahui jasad ABK malang asal Indonesia yang meninggal dan lantas dilarung di tengah Samudera Pasifik itu terjadi pada Desember 2019 dan Maret 2020. Keluarga mereka menuntut keadilan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Dokumen Tidak Lengkap, 100 Penumpang di Soetta Gagal Terbang

Lebih dari 100 orang yang sudah punya tiket tetapi tidak diizinkan berangkat karena dokumen tidak lengkap, surat keterangan tidak valid, atau kedaluwarsa.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Pariwisata Anjlok, Pertumbuhan Sektor Akomodasi dan Mamin di DIY Negatif

Sebagian besar hotel dan restoran di Yogyakarta menyatakan hanya mampu bertahan sampai Juni 2020.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Pengunjung Indogrosir Sleman Positif Covid-19, Rapid Test Massal Kembali Digelar

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman terus melakukan rapid test massal kepada pengunjung Indogrosir.

NASIONAL | 20 Mei 2020

Padma Pertanyakan Sumber Data PMI NTT Yang Akan Dipulangkan

Akurasi data sangat penting untuk kepentingan penanganan dan alokasi anggaran.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Pesan Online Makanan Dongkrak Penggunaan Kontainer Plastik

Pengiriman makanan daring membutuhkan kemasan yang tertutup rapat serta kokoh.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Lantik Pengurus Baru Perpani, Menpora: Tetap Jaga Persatuan

Menpora Zainudin berpesan kepada Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) periode 2018-2022 untuk menghindari perselisihan dan menjaga persatuan.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Menpora Ajak Pesepak Bola untuk Tetap Berlatih di Rumah

Menpora mengajak pesepak bola untuk tetap berlatih di rumah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh saat pandemi dan mengasah teknik bermain.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Gelar Rapid Test, Menkumham: Pekerja Media Juga Garda Depan Covid-19

Kemkumham menggelar rapid test Covid-19 bagi awak media yang bertugas di lingkungan Kemkumham, Rabu (20/5/2020).

NASIONAL | 21 Mei 2020

H-3 Lebaran, Bandara Internasional Kualanamu Sepi Penumpang Mudik

Suasana Bandara Internasional Kulanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu atau H-3 Lebaran tidak terlihat penumpang mudik.

NASIONAL | 21 Mei 2020

Gandeng UMKM, Lazismu Bagikan Takjil untuk Tenaga Medis

Lembaga zakat Lazismu membagikan 4.000 paket takjil untuk tenaga medis Covid-19. Program ini menggandeng UMKM kuliner untuk membantu perekonomian mereka.

NASIONAL | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS