Kasus Narkoba, Zul Zivilia Dituntut Hukuman Seumur Hidup
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Kasus Narkoba, Zul Zivilia Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Senin, 9 Desember 2019 | 20:39 WIB
Oleh : Chairul Fikri / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus kepemilikan narkotika yang menyeret penyanyi Zulkifli atau yang akrab disapa Zul Zulivia kini telah memasuki tahap penuntutan.Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Jakarta Utara, Zul dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman penjara seumur hidup karena dianggap mengedarkan narkoba jenis sabu. Hal itu diungkapkan Jaksa Penuntut Umum, Fedrik Adhar saat ditemui sejumlah media usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (9/12/2019).

"Dalam sidang tadi kami mengajukan tuntutan kepada terdakwa Zulkifli bin Jamaluddin atau yang dikenal dengan Zul Zilvilia selama seumur hidup dengan tetap ditahan. Hal itu lantaran kita menganggap yang bersangkutan tidak sejalan dengan program pemerintah dan upayanya merusak generasi muda Indonesia dengan mengedarkan barang haram berupa narkotika jenis sabu. Kami melihat tidak ada yang meringankan yang bersangkutan makanya kami mengajukan tuntutan penjara seumur hidup kepada terdakwa," ungkap Fedrik.

Sementara itu, Zul sendiri yang ditemui usai sidang menyatakan ikhlas bila memang JPU menuntutnya dengan tutunan hukuman seumur hidup. Zul sendiri mengaku siap dengan apapun putusan yang nantinya akan diterima dari Majelis Hakim terkait kasus kepemilikan narkoba yang menyeretnya ke balik jeruji besi kini.

"Saya ikhlas, saya terima apa pun. Yang jelas saya punya pengacara. Kita lihat nanti seperti apa dan keputusannya hakim. Saya tidak pernah kecewa dengan hal ini, karena ini memang sudah takdir saya. Semua sudah diatur Allah, jadi saya siap menghadapi apapun," tandas Zul.

Seperti diberitakan sebelumnya, vokalis grup band Zivilia itu ditangkap pihak kepolisian pada Maret 2019 lalu. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengindikasikan Zul sebagai pengedar besar, di mana dalam penangkapan itu polisi berhasil mengamankan barang bukti narkotika berupa sabu seberat 9 kilogram dari Zul dan beberapa rekannya yang tertangkap. Dengan barang bukti sebesar itu, bukan tidak mungkin Zul akan dijerat dengan hukuman maksimal yakni hukuman mati.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Presiden Panggil Kapolri, KPK Harap Peneror Novel Segera Dibekuk

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengapresiasi langkah Jokowi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Firli Berharap Indonesia Bisa Bebas dari Korupsi

Firli berharap Indonesia bebas dari korupsi. Untuk itu semua elemen harus bersatu melakukan upaya pencegahan agar tidak ada lagi korupsi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Dikirim Lewat Perahu, Sabu dari Malaysia Diungkap Polisi

Barang bukti yang disita adalah 37 kg sabu dan 150 butir pil Yaba.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Warga NTT Ajukan Klaim Kompensasi Pencemaran Montara ke PBB

Klaim yang diajukan ke PBB itu diajukan atas nama 13 kabupaten di Nusa Tenggara Timur.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Jokowi Ditanya Siswa Soal Hukuman Mati Bagi Koruptor

Sampai saat ini belum ada koruptor bantuan bencana alam yang sampai divonis mati oleh pengadilan.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Puan: Ukuran Keberhasilan Gerakan Antikorupsi Bukan Banyaknya Orang Ditangkap

Perlu sebuah sistem yang mampu mencegah upaya-upaya tindak pidana korupsi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Jaksa Agung: Jaksa Nakal Kami Sikat

Menurut Burhanuddin, sistem lelang bertujuan melahirkan pimpinan-pimpinan kejaksaan yang berkualitas.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Lili Pintauli Harap Hari Antikorupsi Tak Diperingati Setiap Tahun

Lebih memilih untuk bekerja secara nyata mencegah dan menindak korupsi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Mufti Anam: Polemik Garuda Jangan Dibikin Drama Politik

Mufti Anam menyarankan semua pemangku kepentingan untuk obyektif menilai permasalahan Garuda.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Presiden: Sekecil Apa Pun Namanya Korupsi Itu Tidak Boleh

Bila sejak dini disadari bahwa perbuatan korupsi tidak boleh dilakukan, sekecil apapun itu maka presiden meyakini korupsi dapat dikurangi.

NASIONAL | 9 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS