Sebagian Besar Ajaran Ahlussunnah Waljamaah di Internet Palsu
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Sebagian Besar Ajaran Ahlussunnah Waljamaah di Internet Palsu

Senin, 17 Juni 2019 | 15:23 WIB
Oleh : Aries Sudiono / Faisal Maliki Baskoro

Surabaya, Beritasatu.com - Kajian para dosen dan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, sebagai bagian dari intelektual keluarga besar Jamiyah Nahdlatul Ulama (NU), menemukan ratusan situs ahlussunnah waljamaah (Aswaja) palsu di internet. Situs-situs tersebut memuat ajaran Islam dengan menggunakan nama Aswaja, namun isinya melenceng dari nilai-nilai Aswaja An Nahdliyyah yang selama ini dipedomani warga Nahdlatul Ulama atau nahdliyyin.

“Saya pernah menugaskan mahasiswa cerdas guna meneliti semua situs Islam di internet. Hasilnya, 67 persen berisi ajaran Aswaja palsu. Sisanya 33 persen, termasuk Aswaja, itu pun, bukan Aswaja yang dipedomani NU sebagaimana mestinya. Oleh karenanya masyarakat diimbau agar waspada dan hati-hati serta tidak begitu saja mempercayai informasi yang ditulis di internet karena ternyata banyak situs Aswaja palsu,” ujar KH Muhibbin Zuhri, dosen UINSA Surabaya dalam keterangan persnya, Minggu (16/6/2019).

Lebih lanjut dikemukakan KH Muhibbin Zuhri yang juga Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya itu berhara agar masyarakat muslim, utamanya nahdliyyin untuk tidak mudah dan serta merta mengambil rujukan dari internet yang mendompleng Aswaja.

“Belajar harus pada tempatnya dan gurunya (Aswaja) yang tepat, agar tidak tersesat,” kata dia sambil mengingatkan agar nahdliyyin berupaya keras memakmurkan masjid di wilayah masing-masing. Sebab, belakangan, banyak masjid yang awalnya beramaliah Aswaja An Nahdliyyah, berubah dengan ajaran paham radikal yang gemar mengafirkan dan membidahkan amaliah warga NU.

“Padahal masjid-masjid itu awalnya didirikan oleh keluarga besar NU. Bahkan masjid itu dihibahkan untuk syiar NU. Namun karena warga NU akhir-akhir ini lebih senang salat di rumah-rumah dengan berbagai alasan, akhirnya masjid menjadi melompong dan dikuasai oleh orang lain dengan faham yang bertolak belakang dengan ajaran Aswaja An Nahdliyyah. Kondisi ini (masjid berubah amaliah) banyak terjadi di kompleks perumahan-perumahan,” ujar KH Muhibbin sambil berharap nahdliyyin benar-benar mengantisipasi agar memastikan amaliah ubudiah dan i'tiqodiyah Aswaja Annahdliyyah tetap dipedomani.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Kivlan Zen Kembali Diperiksa Soal Aliran Dana dari Habil Marati

Kivlan Zen kembali diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana yang didapatkannya dari Habil Marati (HM).

NASIONAL | 17 Juni 2019

Terkait Pembongkaran Food Court Pondok Mansyur, PTTUN Tolak Gugatan Banding Pemkot Medan

Aamar putusan PTTUN tanggal 8 Mei 2019 Nomor 73/B/2019/PT.TUN. MDN, menguatkan putusan majelis hakim PTUN Medan Nomor: 130/G/2018/PTUN-MDN.

NASIONAL | 17 Juni 2019

Korban Banjir di Konawe Sulit Terserang Penyakit

Korban banjir di Konawe, Sultra, minim menerima bantuan obat-obatan. Kondisi ini membuat warga banyak terserang penyakit.

NASIONAL | 17 Juni 2019

Kecelakaan Maut Tol Cipali Diduga Akibat Sopir Berdebat dengan Penumpang

Penumpang minta diturunkan di bahu jalan tetapi ditolak sopir. Perdebatan membuat sopir kehilangan konsentrasi.

NASIONAL | 17 Juni 2019

Mendikbud: Skema SNMPTN dengan Kuota Tidak Adil

Mendikbud mengatakan skema SNMPTN dengan kuota adalah kebijakan tidak adil yang seharusnya dihapus.

NASIONAL | 17 Juni 2019

Tidak Ada Perubahan Kuota Jalur Prestasi dan Zonasi

Mendikbud menegaskan tidak ada perubahan kuota dalam PPDB 2019, yakni jalur zonasi tetap kuota 90%, jalur prestasi 5%, dan jalur perpindahan orang tua wali 5%.

NASIONAL | 17 Juni 2019

Tabrakan Maut Tewaskan 12 Orang, Sopir Bus Diduga Main HP

Polda Jabar sedang melakukan pengolahan dan diharapkan penyebabnya nanti akan diumumkan paling lambat 2x24 jam.

NASIONAL | 17 Juni 2019

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, 12 Penumpang Tewas

Dalam kecelakaan melibatkan empat kendaraan itu, dilaporkan menewaskan 12 orang dan 24 orang lainnya luka.

NASIONAL | 17 Juni 2019

11 Kontainer Sampah Impor Siap Dikembalikan ke Negara Asalnya

Sebanyak 11 kontainer sampah impor masih menunggu proses untuk dipulangkan ke negara asalnya.

NASIONAL | 17 Juni 2019

Persiapan Porwil Sumatera 2019 Dipastikan Rampung Agustus Mendatang

Berbagai persiapan menghadapi Porwil di Bengkulu, saat ini tengah dilaksanakan dan diharapkan tugas Agustus nanti

NASIONAL | 17 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS