Kalung Antivirus dari Minyak Kayu Putih Diremehkan, Ini Kata Kemtan
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Kalung Antivirus dari Minyak Kayu Putih Diremehkan, Ini Kata Kemtan

Sabtu, 4 Juli 2020 | 19:37 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian membeberkan sejumlah keunggulan antivirus berbahan tanaman eucalyptus untuk menepis banyaknya keraguan di masyarakat terhadap produk inovasi lembaga tersebut.

Kepala Balitbangtan Fadjri Djufry di Jakarta, Sabtu mengatakan, hingga saat ini, banyak negara yang berlomba-lomba menemukan antivirus corona, begitupun di Indonesia.

Pemerintah melalui kementerian dan lembaga (K/L), tambahnya, terus mencoba mencari cara dan menemukan obat untuk mencegah serta menangani virus corona (Covid-19) yang masih mewabah di Indonesia.

"Ini bukan obat oral, ini bukan vaksin, tapi kita sudah lakukan uji efektivitas, secara laboratorium, secara ilmiah kita bisa buktikan," katanya melalui keterangan tertulis.

Menurut dia, paling tidak mengembangkan antivirus dari eucalyptus tersebut bagian dari upaya Balitbangtan untuk mendukung penanganan pandemi virus corona atau Covid-19 di Tanah Air.

"Para peneliti di Balitbangtan ini juga bagian dari anak bangsa, mereka berupaya keras menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk bangsanya. Semoga hal ini mampu menjadi penemuan baik yang berguna bagi kita semua," ujar Fadjry.

Dikatakannya, minyak eucalyptus sudah turun menurun digunakan orang dan sampai sekarang tidak ada masalah.

Sudah puluhan tahun lalu orang mengenal eucalyptus atau minyak kayu putih, meskipun berbeda sebenarnya, tetapi masih satu famili hanya beda genus di taksonomi.

Fadjry menyatakan Kementerian Pertanian secara resmi telah meluncurkan inovasi antivirus berbasis eucalyptus, bahkan produk Balitbangtan itu telah mendapatkan hak patennya.

Selain mematenkan produk tersebut, Kemtan juga menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk pengembangan dan produksinya.

Penandatanganan perjanjian lisensi formula antivirus berbasis minyak eucalyptus antara perwakilan Balitbangtan dan PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang) dilaksanakan di Bogor pada pertengahan Mei 2020.

Eucalyptus, lanjutnya, selama ini dikenal mampu bekerja melegakan saluran pernapasan, kemudian menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri, mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut.

Menurut Kabalitbangtan, minyak atsiri eucalyptus citridora dapat menginaktivasi virus avian influenza (flu burung) subtipe H5N1, gammacorona virus, dan betacoronavirus sehingga mempunyai kemampuan antivirus.

Penemuan tersebut sebelumnya melalui uji molecular docking dan uji in vitro di Laboratorium Balitbangtan.

Ia menjelaskan laboratorium tempat penelitian eucalyptus dilakukan di laboratorium keselamatan biologi level 3 atau biosafety level 3 (BSL 3) milik Balai Besar Penelitian Veteriner.

Kementan juga sudah melakukan penelitan sejak 30 tahun lalu dan tak asing dalam menguji golongan virus corona seperti influenza, beta corona dan gamma corona.

"Setelah kita uji ternyata Eucalyptus sp yang kita uji bisa membunuh 80-100 persen virus mulai dari avian influenza hingga virus corona model yg digunakan. Setelah hasilnya kita lihat bagus, kita lanjutkan ke penggunaan nanoteknologi agar kualitas hasil produknya lebih bagus," katanya.

Dalam berbagai studi dikatakan, obat ini hanya cukup 5-15 menit diinhalasi akan efektif bekerja sampai ke alveolus.

Dalam riset Balingbangtan dengan konsentrasi 1 persen sudah cukup membunuh virus 80-100 persen.

Bahan aktif utamanya, terdapat pada cineol-1,8 yang memiliki manfaat sebagai antimikroba dan antivirus melalui mekanisme M pro. M pro adalah main protease (3CLPro) dari virus corona yang menjadi target potensial dalam penghambatan replikasi virus corona.

Penelitian menunjukkan eucalyptol ini berpotensi mengikat protein Mpro sehingga menghambat replikasi virus.

"Manfaat tersebut dapat terjadi karena 1,8 cineol dari eucalyptus disebut eucalyptol dapat berinteraksi dengan transient receptor potential ion chanel yang terletak di saluran pernapasan," beber Fadjry.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Jatim Masih Tertinggi

Jumlah penambahan kasus positif Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) tetap tertinggi pada Sabtu (4/7/2020) yakni mencapai 413.

KESEHATAN | 4 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.447, Kasus Positif Jadi 64.142

Hingga Sabtu (4/7/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.447. Total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 62.142.

KESEHATAN | 4 Juli 2020

Jumlah Sembuh Lebih Banyak Dibanding Penambahan Kasus Positif Covid-19 di 9 Provinsi

Jumlah pasien sembuh lebih banyak dibanding penambahan kasus positif Covid-19 terjadi di sembilan provinsi pada Jumat (3/7/2020).

KESEHATAN | 3 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.301, Kasus Positif Jadi 60.695

Pada Jumat (3/7/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.301. total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 60.695.

KESEHATAN | 3 Juli 2020

Menkes Terawan Teken Protokol Kesehatan Perjalanan Dalam Negeri

SE tersebut adalah panduan bagi petugas yang berwenang dalam melakukan pengawasan terhadap pelaku perjalanan dalam negeri di bandar udara dan pelabuhan.

KESEHATAN | 3 Juli 2020

Covid-19 Meroket, Kepala Operasi Aman Nusa Ingatkan Warga Jaga Protokol Kesehatan

”Pola hidup bersih cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak dalam menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat harus ditingkatkan,” kata Agus Adrianto.

KESEHATAN | 3 Juli 2020

Iuran JKN-KIS Naik, Kapasitas RS Kelas 3 Dikhawatirkan Tidak Cukup

Setelah kenaikan iuran ini, jumlah peserta di kelas 3 diperkirakan bisa mencapai 156 juta atau bahkan lebih.

KESEHATAN | 2 Juli 2020

Iuran Naik, BPJS Kesehatan Diminta Kendurkan Aturan

Misalnya, aturan yang mewajibkan satu keluarga harus dalam satu kelas yang sama dan membayar premi sekaligus di waktu bersamaan.

KESEHATAN | 2 Juli 2020

Angka Sembuh Covid-19 di Indonesia Makin Tinggi

Per 1 Juli 2020, jumlah pasien yang sembuh sebanyak 25.595 orang atau sekitar 44 persen dari total kasus positif 57.770 orang.

KESEHATAN | 2 Juli 2020

Update Covid-19: Kasus Baru Catat Rekor Terbanyak 1.624

Kasus baru positif Covid-19 tersebut memecahkan rekor terbanyak harian sebelumnya yang terjadi pada 27 Juni dan 1 Juli sebanyak 1.385.

KESEHATAN | 2 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS