INDEX

BISNIS-27 448.028 (0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (1.97)   |   DBX 964.111 (2.04)   |   I-GRADE 139.821 (0.07)   |   IDX30 426.948 (1.13)   |   IDX80 113.317 (0.26)   |   IDXBUMN20 291.67 (2.94)   |   IDXG30 118.931 (0.13)   |   IDXHIDIV20 379.8 (0.71)   |   IDXQ30 124.715 (0.17)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.37)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (1.88)   |   IDXV30 106.644 (0.69)   |   INFOBANK15 836.821 (-2.31)   |   Investor33 373.706 (-0.05)   |   ISSI 150.561 (0.49)   |   JII 547.285 (2.47)   |   JII70 187.054 (0.82)   |   KOMPAS100 1020.57 (0.6)   |   LQ45 786.439 (1.99)   |   MBX 1410.93 (0.2)   |   MNC36 280.006 (0.2)   |   PEFINDO25 280.13 (0.96)   |   SMInfra18 241.99 (0.64)   |   SRI-KEHATI 316.197 (0.59)   |  

Sapardi Djoko Damono Meninggal, tetapi Puisinya Abadi

Minggu, 19 Juli 2020 | 11:05 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro, Dina Fitri Anisa / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Sastrawan Sapardi Djoko Damono, Minggu (19/7/2020), meninggal dunia. Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, Sapardi mengembuskan napas terakhir di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan, pukul 09.17 WIB.

Sapardi bisa dibilang adalah salah satu penulis puisi paling terkenal dan berpengaruh di Indonesia. Karya-karyanya menyentuh begitu dalam. Inspirasinya berasal dari alam dan bercerita tentang cinta hingga perjuangan kemerdekaan.

Sebelum wafat, pria kelahiran Solo, 23 Maret 1940 ini sempat mendapat perawatan di RS Eka BSD karena kinerja organ tubuhnya telah menurun. Kabar tersebut pertama kali disampaikan oleh sutradara dari Komunitas Teater Keliling, Rudolf Puspa.

Sapardi Djoko Damono, atau yang sering disebut SDD, telah menulis sejak usianya 17 tahun. Mulanya ia menulis puisi karena tertarik pada sosok-sosok pujangga legendaris, WS Rendra dan TS Elliot.

Bermodalkan 'suka', Sapardi terus menggeluti sastra secara bertahap dengan memberikan tulisannya pada media. Mulai dari sini, ia terus menekuninya. Beberapa puisi romatisnya sangat populer dan banyak orang yang mengenalinya, seperti Aku Ingin yang hingga kini sering dituliskan bait pertamanya pada undangan perkawinan.

Kemudian juga kumpulan puisi, Hujan Bulan Juni yang kemudian dialihwahanakan menjadi sebuah film. Serta beberapa lainnya yang tak kalah populer adalah, Pada Suatu Hari Nanti, Akulah si Telaga, dan Berjalan ke Barat di Waktu Pagi Hari.

Sederet apresiasi diterimanya dan dari sanalah dia mendapatkan emosi yang positif yang terus memotivasinya. Pada tahun 1986, SDD mendapatkan anugerah SEA Writer's Award. Ia juga penerima penghargaan Achmad Bakrie pada tahun 2003.

Berikut adalah beberapa puisi karya Sapardi untuk dikenang:

Judul: Aku Ingin
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Judul: Hujan Bulan Juni
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Judul: Yang Fana Adalah Waktu
Yang fana adalah waktu. Kita abadi memungut detik demi detik,
merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa
“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu.
Kita abadi.

Judul: Kuhentikan Hujan
Kuhentikan hujan
Kini matahari merindukanku, mengangkat kabut pagi perlahan

Ada yang berdenyut dalam diriku
Menembus tanah basah
Dendam yang dihamilkan hujan
Dan cahaya matahari
Tak bisa kutolak

Judul: Atas Kemerdekaan
Kita berkata: jadilah
dan kemerdekaan pun jadilah bagai laut
di atasnya: langit dan badai tak henti-henti
di tepinya cakrawala
terjerat juga akhirnya
kita, kemudian adalah sibuk

mengusut rahasia angka-angka
sebelum Hari yang ketujuh tiba
sebelum kita ciptakan pula Firdaus
dari segenap mimpi kita
sementara seekor ular melilit pohon itu:
inilah kemerdekaan itu, nikmatkanlah



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Catherine Wilson Mengaku Pakai Sabu 3 Bulan Terakhir

Artis sekaligus model Catherine Wilson mengaku, baru mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu dua hingga tiga bulan belakangan.

MEGAPOLITAN | 18 Juli 2020

Artis Catherine Wilson Menyesal Pakai Narkoba

Artis dan model Catherine Wilson mengaku menyesal karena telah menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.

MEGAPOLITAN | 18 Juli 2020

Konser Daring "Memaknai Pandemi", Upaya Hariyanto Boejl Merawat Harapan

Musisi Tanah Air menggelar Konser Daring "Memaknai Pandemi" yang disiarkan secara langsung melalui platform YouTube dan Instagram, Jumat (17/7/2020) malam pukul

HIBURAN | 17 Juli 2020

Platform InspiraHub Gandeng Ridho Slank

Ridho Hafiedz luncurkan konten 'Guitar Workshop #1' secara eksklusif di InspiraHub.

HIBURAN | 17 Juli 2020

Musisi Harus Berkarya saat Pandemi Covid-19

Banyak para produser yang tiarap karena merasa riskan untuk menggarap proyek-proyek seni atau musik pada masa pandemi Covid-19 ini.

HIBURAN | 16 Juli 2020

Mengenang Enam Kisah Rakyat dengan Balutan Modern

Mengisi kekosongan di masa pandemi, 200 pekerja seni berpadu dalam sebuah proyek #MusikalDiRumahAja.

HIBURAN | 16 Juli 2020

Dorce Berduka, Komedian Omaswati Meninggal

Dorce berduka karena komedian Omaswati meninggal.

HIBURAN | 16 Juli 2020

Seniman Betawi Omaswati Tutup Usia

Omaswati atau Omas meninggal dunia pada Kamis (16/7/2020) malam.

HIBURAN | 16 Juli 2020

Tidak Mau Pamer, Gigi Hadid Pilih Dokumentasi Kehamilan

Tidak mau pamer di masa pandemi, Gigi Hadid memilih menyimpan foto-foto kehamilannya.

HIBURAN | 16 Juli 2020

4 Playlists yang Perlu Diikuti di Resso

Resso, sebagai aplikasi "streaming" musik sosial pertama di dunia, terus menawarkan berbagai jenis musik untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

HIBURAN | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS