Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Melemah
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Melemah

Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:55 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Singapura, Beritasatu.com - Bursa Asia bergerak mixed pada perdagangan hari ini, Rabu (28/10/2020). Pelaku pasar terus mencermati perkembangan kasus Covid-19 dan melemahnya harga minyak mentah dunia.

Indeks Nikkei 225 Tokyo turun 0,29%, indeks komposit Shanghai naik 0,46%, Hang Seng Hong Kong turun 0,32%, S&P/ASX 200 Australia naik 0,11%, Kospi naik 0,62%.

Harga minyak mentah dunia jenis Brent turun 2,26% ke US$ 40,27 per barel, sementara minyak mentah jenis WTI turun 2,88% ke US$ 38,43 per barel.

Menurut data resmi Biro Statistik Australia, inflasi naik 1,6% di triwulan yang berakhir September, dibandingkan triwulan sebelumnya. Inflasi September menyusul penurunan terbesar 1,9% di triwulan yang berakhir bulan Juni 2020.

Menurut data Johns Hopkins University, kasus positif Covid-19 di AS pada hari Senin waktu setempat mencapai 69.967 kasus, rekor harian tertinggi berdasarkan rata-rata tujuh hari. Angka ini juga merefleksikan kenaikan 20% dibanding pekan sebelumnya. Secara keseluruhan terdapat 8,77 juta kasus Covid-19 di AS dengan korban jiwa mencapai 226.723 jiwa.



Sumber:CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Startup Trawlbens Berupaya Tekan Biaya Logistik di Indonesia

Dengan aplikasi Trawlbens konsumen dan mitra akan menikmati layanan logistik terlengkap dengan tarif riil murah.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Investasi Asing Mulai Menggeliat Kembali ke Pasar Obligasi Indonesia

Faktor pendukung penguatan pasar obligasi dalam negeri yakni selisih yield obligasi pemerintah Indonesia dan obligasi Amerika Serikat yang lebih tebal.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Ciptakan SDM Unggul, BCA Raih Indonesia’s HR Asia Best Companies

BCA senantiasa mengupayakan kenyamanan lingkungan kerja bagi karyawan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Bursa Asia Ambles karena Investor Waspadai Corona

Di Jepang, Nikkei 225 merosot 0,53%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Pebisnis Pemula

Edukasi keuangan bermanfaat terutama saat pelaku bisnis akan mengambil keputusan yang mempengaruhi kondisi keuangan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Harga Minyak Menguat Dipicu Penutupan Produksi Teluk Meksiko AS

Brent pengiriman Desember ditutup bertambah 74 sen atau 1,9% menjadi US$ 41,20 per barel.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Harga Emas Naik Saat Kasus Covid-19 Berlanjut

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, naik US$ 6,2 atau 0,33% menjadi US$ 1.911,9 per ounce.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Pupuk Batu Bara Jadikan RI Lumbung Pangan Dunia

Penggunaan pupuk organik batu bara lebih murah dibandingkan dengan pupuk kimia anorganik atau pupuk kimia buatan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Dow Jatuh 200 Poin, Saham Teknologi Dorong Nasdaq

Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 turun 222,19 poin, atau 0,8%, menjadi 27.463,19.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Bursa Eropa Anjlok karena Kekhawatiran Covid-19

Pan-European Stoxx 600 ditutup 0,8%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS