Penyaluran Kredit Bank Mandiri Tumbuh 3,79%
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Penyaluran Kredit Bank Mandiri Tumbuh 3,79%

Senin, 26 Oktober 2020 | 11:58 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk per kuartal III 2020 mencatatkan penyaluran kredit secara konsolidasi meningkat 3,79% secara year on year (yoy) menjadi Rp 873,73 triliun pada akhir September 2020.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyebutkan, penyaluran kredit produktif perseroan secara bank only tumbuh sebesar 3,88% yoy menjadi Rp 616,37 triliun di September 2020, yang terdiri atas kredit modal kerja sebesar Rp 314,82 triliun dan kredit investasi sebesar Rp 301,55 triliun.

Laba bersih konsolidasi hingga September 2020 anjlok 30,7% menjadi hanya Rp 14,03 triliun dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 20,25 triliun. Diprediksi, laba bersih hingga akhir tahun ada di Rp 16 triliun.

Untuk penyaluran kredit ke segmen wholesale, masih menjadi motor pembiayaan perseroan dengan komposisi sebesar 65,3% atau Rp 492,63 triliun. Nilai tersebut tumbuh 9,73% dari periode yang sama tahun lalu. Adapun pembiayaan ke sektor usaha mikro, menjadi kontributor lainnya, dengan mencatat pertumbuhan sebesar 13,03% secara tahunan menjadi Rp 49,07 triliun.

Dorongan kepada pelaku UMKM juga diberikan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga September 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp 14,74 triliun atau 83,28% dari target penyaluran tahun ini yang mencapai Rp 17,7 triliun, dengan jumlah penerima sebanyak 175.140 debitur. Dengan demikian, outstanding KUR Bank Mandiri sejak tahun 2015 hingga saat ini mencapai Rp 36,0 triliun kepada 1,74 juta debitur.

Hingga akhir tahun, perseroan, sebut Darmawan memproyeksikan kredit akan berada di level 3%-4%. Di mana, saat ini salah satu fokus penyaluran kredit perseroan adalah membantu para pelaku usaha terdampak Covid-19, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk mengembalikan usaha yang sempat menurun akibat pandemi Covid-19.

“Ini inisiatif yang kita jaga momentumnya. Demand terhadap kredit masih ada, tapi apakah besaran kredit itu masuk yang bisa dilunasi atau yang harus kami pertimbangkan untuk tidak lagi di on balance sheet. Ini tentunya akan mempengaruhi kredit di 2020,” ujar Darmawan dalam paparan kinerja perseroan kuartal III, Senin (26/10).

Dalam mendukung pemulihan ekonomi Indonesia, penyaluran kredit Bank Mandiri dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai Rp 42,6 triliun per 30 September 2020 kepada 132.979 debitur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 132.939 debitur atau 99% di antaranya merupakan pelaku UMKM.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Melesat 0,7%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,71% ke kisaran 5.148,6 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (26/10/2020).

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Pandemi Mengubah Standard Desain Rumah Sehat

Pandemi telah memaksa banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, sehingga menciptakan kebutuhan yang lebih mendesak atas rumah sehat.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Kempupera Anggarkan Rp 330 M Bangun 15 Rusun PON XX

Rusun tersebut rencananya akan digunakan untuk tempat tinggal para official serta atlet yang berlaga di ajang olahraga

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Harga Emas Antam Turun Tipis

Harga emas Comex hari ini untuk kontrak Desember 2020 turun 0,33% ke US$ 1.899 per troy ons pagi ini, menurut data Bloomberg.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Rupiah Menguat Tipis ke Rp 14.630

Kurs rupiah berada di level Rp 14.630 per dolar AS atau menguat 20 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.650.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,3%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,33% ke kisaran 5.129,1 pada awal perdagangan hari ini, Senin (26/10/2020).

EKONOMI | 26 Oktober 2020

IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Valbury

Valbury merekomendasikan saham BMRI, BBCA, BBTN, GGRM, SMGR, LSIP.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Didukung, Rencana Pemerintah Bentuk Lembaga Penjamin Simpanan Koperasi

Lembaga ini akan menggairahkan koperasi dan akan banyak koperasi Indonesia yang menjadi pelaku ekonomi global, seperti koperasi di Eropa dan Amerika.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

Bursa Asia Beragam, Pasar Khawatir dengan Covid-19 di AS

Nikkei 225 naik 0,2%, indeks komposit Shanghai datar, S&P/ASX 200 Australia naik 0,36%, dan Kospi naik 0,16%.

EKONOMI | 26 Oktober 2020

BBM RON Rendah Sebabkan Ketidakadilan Sosial

BBM RON rendah memiliki dampak sangat negatif dan yang paling dirasakan adalah kualitas udara yang buruk serta akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

EKONOMI | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS