Pandemi Covid-19 Momentum Fintech Lending Optimalkan Peran
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Pandemi Covid-19 Momentum Fintech Lending Optimalkan Peran

Rabu, 30 September 2020 | 20:28 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) periode 2020-2023, Adrian Gunadi mengungkapkan, kondisi Pandemi Covid-19 saat ini menjadi tantangan sekaligus momentum yang tepat untuk fintech lending mengoptimalkan perannya dalam memberikan akses pendanaan kepada masyarakat dan sektor usaha.

Menurutnya, fintech lending telah menjadi mitra pendanaan masyarakat yang mayoritas belum dapat mengakses layanan keuangan seperti perbankan dan pembiayaan, seperti kelompok pekerja, petani, nelayan, pengrajin, dan UMKM. Selain itu juga pelaku usaha mikro kelompok wanita, mahasiswa dan milenial yang membutuhkan pendanaan untuk kebutuhan pendidikan, dan kelompok masyarakat lain yang membutuhkan pendanaan kesehatan dan kepemilikan properti.

“AFPI akan melanjutkan komitmen untuk menjadikan fintech lending sebagai pilihan layanan dan mengoptimalkan akses pendanaan kepada masyarakat melalui online, khususnya di masa pandemi saat ini. Kami berharap situasi ini menjadi momennya era digitalisasi, khususnya di fintech lending untuk berperan lebih dan ambil bagian dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata Adrian dalam acara Konferensi Pers virtual seusai penutupan Munas AFPI 2020, Rabu (30/9/2020).

Adrian menegaskan, geografi Indonesia yang sangat menantang untuk menjangkau masyarakat hingga pelosok daerah merupakan pasar yang potensial bagi industri ini, di mana transaksi keuangan tidak dapat dilakukan seluruhnya secara fisik.

“AFPI akan mendorong penyelenggara fintech lending untuk melakukan komunikasi dan kolaborasi yang solid dengan seluruh mitra strategis melalui roadmap yang lebih jelas terkait pengembangan industri. Hal ini sejalan dengan harapan regulator untuk menciptakan layanan keuangan digital yang inovatif, namun tetap memastikan kemampuan mitigasi risiko yang mumpuni. Oleh sebab itu layanan digital atau yang dilakukan secara jarak jauh menjadi preposisi keunggulan fintech lending yang dapat turut mendukung peningkatan layanan keuangan di masyarakat,” jelas dia.

Adrian menambahkan, AFPI dibentuk pada 5 Oktober 2018 dan ditunjuk resmi oleh OJK sesuai dengan penunjukkan OJK No. S-5/D.05/IKNB/2019. Memasuki usia yang ke-2 tahun ini, AFPI telah mendorong industri fintech lending terus bertumbuh sebagai layanan keuangan yang dapat diakses seluruh masyarakat, khususnya yang selama ini belum tersentuh layanan keuangan konvensional.

Tercatat hingga saat ini terdapat 156 perusahaan fintech lending anggota AFPI yang terdaftar di OJK, di mana 33 di antaranya menyandang status berizin OJK.

Dari sisi penyaluran pinjaman, berdasarkan data OJK, hingga periode Juli 2020, akumulasi distribusi pinjaman fintech lending senilai Rp 116,97 triliun atau naik 134,91% dari tahun lalu. Dari sisi lender, telah terakumulasi sebanyak 663.865 entitas yang memberikan pinjaman kepada lebih dari 26 juta masyarakat dengan total transaksi akun borrower mencapai 148 juta transaksi.

Sampai dengan saat ini penyaluran pendanaan para pelaku fintech lending Indonesia didominasi sektor produktif 68%, konsumtif 58%, dan syariah 7%.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bisnis di Indonesia Peringkat Ketiga Kesiapan Digital di Asia Tenggara

Dalam hal kesiapan digital, sekitar 26% perusahaan di Indonesia sudah memiliki strategi yang jelas. Posisi teratas di Asia Tenggara adalah Singapura (45%).

EKONOMI | 30 September 2020

Kini Pecahan Uang Rp 75.000 Bisa Didapatkan di Seluruh Bank

Kini BI membuka kesempatan seluasnya bagi seluruh bank untuk menjadi agen penghimpun/koordinator pooling pendaftar penukaran UPK 75 RI.

EKONOMI | 30 September 2020

Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Capai 55%

Secara keseluruhan proyek pengembangan bandara senilai Rp2,6 triliun ini ditargetkan dapat selesai pada Oktober 2021.

EKONOMI | 30 September 2020

Apindo: Mogok Nasional Ilegal dan Langgar Protokol Covid-19

Menurut Kepmenakertrans No. 232/2003, mogok kerja yang dilakukan bukan akibat gagalnya perundingan, maka mogok kerja tersebut tidak sah.

EKONOMI | 30 September 2020

Realisasi Anggaran PC-PEN 43,8%

Realisasi anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) telah mencapai Rp 304,62 triliun, atau 43,8% dari pagu Rp 695,2 triliun.

EKONOMI | 30 September 2020

GBG Prediksi Money Mule Meningkat di Indonesia

Money mule dinilai sebagai tipe fraud terbesar kedua yang memiliki dampak signifikan kepada institusi finansial di Indonesia.

EKONOMI | 30 September 2020

Pengerjaan MRT Fase 2A Ditargetkan Selesai 2026

Untuk segmen Thamrin-Monas ditargetkan pengerjaannya selesai pada Maret 2025 dan segmen Harmoni-Kota diproyeksikan rampung pada Maret 2026.

EKONOMI | 30 September 2020

Dengarkan Keluhan UMKM, Jokowi: Usahakan Bertahan Meski Keuntungan Kecil

"Kalau sudah tutup, waduh untuk memulai lagi tidak mudah. Karena mungkin akan diisi oleh kompetisi yang lain, pesaing yang lain. Jadi hati-hati," kata Jokowi.

EKONOMI | 30 September 2020

Dorong Ekonomi Desa, Pemberdayaan Perempuan Diperkuat

Peran pemberdayaan perempuan di desa akan terus digenjot sebagai upaya mengoptimalkan perekonomian desa yang nantinya bisa menopang pertumbuhan ekonomi nasional

EKONOMI | 30 September 2020

MBV dan Kulo Grup Hadirkan Kemitraan Terjangkau “Mo Tahu Aja!”

MBV dan Kulo Group menargetkan pembukaan 1.000 cabang hingga enam bulan ke depan.

EKONOMI | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS