INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Menkeu: Target Pertumbuhan 2021 Dipengaruhi 4 Hal Ini

Selasa, 29 September 2020 | 18:28 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021 menjadi Undang-Undang. Kesepakatan itu diambil dalam sidang paripurna pembicaraan tingkat II pengambilan keputusan terhadap RUU APBN 2021. Berdasarkan laporan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Fraksi PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, Demokrat, PAN, PKB, PPP, dan PKB menyetujui RUU tentang APBN 2021 menjadi undang-undang. Sementara Fraksi PKS menyetujui dengan 27 catatan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, ekonomi Indonesia diproyeksikan sudah mulai pulih pada kuartal III dan IV 2020. Di mana, akselerasinya akan terjadi di 2021 dengan pertumbuhan ekonomi di level 5,0persen. Adapun, pertumbuhan ekonomi tahun depan masih dipengaruhi beberapa hal:

Pertama, penanganan Covid dan juga ketersediaan vaksin di tahun 2021. “Timeline dari vaksin akan bisa mengurangi ketidakpastian terutama pada akhir tahun ini dan awal tahun depan. Ini tentunya akan mempengaruhi swing dari pemulihan ekonomi kita,” ujarnya dalam konferensi pers virtual usai Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (29/9/2020).

Kedua, dukungan ekspansi fiskal melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Ketiga, akselerasi reformasi untuk produktivitas, daya saing, dan iklim investasi melalui Omnibus Law, reformasi anggaran, dan lembaga pengelola investasi.

Keempat, pertumbuhan ekonomi global. IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia 2021 di 5,5 persen.

“Ada sense optimisme, ada sense harapan, tapi ada juga sense langkah-langkah strategis yang dilakukan pemerintah. Ada optimisme yaitu terjadi pemulihan ekonomi ada harapan bahwa penanganan Covid dan adanya penyembuhan melalui vaksinasi dan ada juga sense determinasi atau tekad menjalankan reformasi dalam membangun pondasi Indonesia secara lebih luas. Ini dilakukan secara terus menerus melalui instrumen fiskal yaitu APBN,” katanya.

Untuk itu, Sri Mulyani pun menyampaikan terima kasih kepada DPR RI atas dukungan dan kerja sama selama ini. Sehingga APBN 2021 dapat diselesaikan tepat waktu. “Kami atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPR RI atas dukungan dan kerja sama dan kepercayaannya, sehingga seluruh proses APBN 2021 dapat dibahas dan ditetapkan dalam waktu yang sesuai jadwal kesepakatan dan singkat,” ungkapnya.

Ke depannya, Sri Mulyani berharap instrumen APBN bisa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya tahan dan memulihkan ekonomi serta kehidupan masyarakat di 2021. Meskipun tahun depan masih ada ketidakpastian mengenai pandemi virus corona (Covid-19).

Dia menambahkan, formulasi APBN 2021 di satu sisi memberikan sinyal kepada masyarakat dan dunia usaha bahwa pemerintah ingin terus mendukung agar bisa segera pulih dan bangkit kembali. Namun di sisi lain, pemerintah juga memberikan sinyal kehati-hatian.

“Sinyal prudent kebijakan dalam menjaga keseluruhan dan keberlangsungan dari APBN yang merupakan instrumen fiskal penting yang bekerja luar biasa keras dalam situasi Covid-19,” kata Menkeu.

Dia menambahkan, semua pandangan fraksi mengenai kenaikan defisit dan pertambahan jumlah utang menjadi dasar bagi pemerintah untuk terus menyempurnakan APBN 2021. “Kami juga telah mencatat beberapa pandangan dari sisi APBN yang mendapat sorotan, baik dari penerimaan, perpajakan maupun non pajak dan juga kualitas belanja dan arah dari belanja kita, serta pembiayaan prudent,” pungkasnya.

Asumsi Makro 2021
Seperti diketahui, dalam asumsi dasar makro ekonomi APBN 2021 pertumbuhan ekonomi ditetapkan sebesar sebesar 5,0 persen. Sementara inflasi berada di 3,0 persen. Nilai tukar Rupiah Rp 14.600 per US$ dan suku bunga SBN 10 tahun 7,29 persen. Kemudian untuk harga minyak mentah Indonesia ditetapkan sebesar US$ 45 barel, lifting minyak bumi 705.000 barel per hari, dan lifting gas bumi sekitar 1,7 juta boepd (barel setara minyak per hari).

Di samping itu, untuk sasaran dan indikator pembangunan 2021 pemerintah juga menyepakati tingkat pengangguran terbuka berada di angka 7,7 persen- 9,1 persen. Selanjutnya tingkat kemiskinan di kisaran 9,2 persen-9,7 persen. Indeks gini ratio 0,377-0,379 poin dan indeks pembangunan kualitas manusia (IPM) capai 72,78-72,95 poin. Selanjutnya untuk indikator pembangunan, terhadap nilai tukar petani Banggar DPR dan Pemerintah menyepakati sebesar 102-104 dan nilai tukar nelayan juga dipatok sama yakni 102-104.

Sementara dari rincian pendapatan dan belanja negara, APBN tahun 2021 dirancang masih dengan skema defisit dikarenakan pendapatan lebih rendah daripada belanja. Berikut rinciannya, pendapatan negara Rp 1.743,64 triliun, perpajakan Rp 1.444,54 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 298,20 triliun, belanja negara Rp 2.750,02 triliun, belanja pemerintah pusat Rp 1.954,54 triliun, transfer ke daerah dan dana desa Rp 795,47 triliun, defisit APBN Rp 1.006,37 triliun atau 5,7 persen dari PDB, dan pembiayaan utang Rp 1.177,35 triliun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

RAPBN 2021 Disahkan, Pertumbuhan Ekonomi 2021 Ditargetkan 5%

Asumsi dasar makro ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi di 2021 sebesar 5,0 persen, inflasi 3 persen, dan nilai tukar rupiah di Rp 14.600.

EKONOMI | 29 September 2020

BCA Resmi Akuisisi Bank Interim

BCA resmi memiliki 99,999973% saham Bank Interim. Total nilai akuisisi adalah Rp 643,65 miliar,

EKONOMI | 29 September 2020

Aspal Pertamina Dukung Kontrak Perawatan Sirkuit Sentul

Spesifikasi aspal yang dipasarkan adalah jenis Asphalt 60/70, sesuai kebutuhan dan kondisi negara Indonesia yang beriklim tropis.

EKONOMI | 29 September 2020

Dukung UMKM, Bukalapak Luncurkan Agregator Logistik BukaSend

Melalui BukaSend, pelaku UMKM dapat memilih berbagai jenis pilihan kurir dan metode pengiriman dalam satu platform.

EKONOMI | 29 September 2020

Pandemi Dorong Harga Emas Naik, Freeport Indonesia Catat Laba US$ 94 Juta

Orias menyampaikan, sejak Maret 2020, realisasi harga tembaga dan emas mengalami peningkatan karena orang membeli emas di saat kondisi ketidakpastian.

EKONOMI | 29 September 2020

Hendri Saparini: Maksimalkan Pasar dalam Negeri untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia

Menurut ekonom UGM pendiri Core Indonesia, Hendri Saparini pada 2021 nanti diprediksi akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

EKONOMI | 29 September 2020

Presiden: Sulut Akan Semakin Berkembang dengan Adanya Tol Manado-Bitung

Apabila seluruh ruas tol sudah selesai, panjangnya akan mencapai 40 km, di mana gerbang tol hanya sekitar 9 km atau 12 menit dari Bandara Sam Ratulangi.

EKONOMI | 29 September 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Rp 14.845

Kurs rupiah berada di level Rp 14.845 per dolar AS atau terapresiasi tipis 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.850.

EKONOMI | 29 September 2020

Mayoritas Bursa Eropa Melemah, Investor Tunggu Debat Capres AS

Indeks Stoxx600 turun 0,34 persen, DAX Jerman turun 0,56 persen, FTSE Inggris turun 0,65 persen, CAC Prancis turun 0,29 persen.

EKONOMI | 29 September 2020

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, ZTO Melesat di Listing Perdana

Indeks Nikkei 225 Tokyo naik 0,12 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 0,21 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,65 persen, S&P/ASX 200 datar.

EKONOMI | 29 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS