BCA Resmi Akuisisi Bank Interim

Selasa, 29 September 2020 | 18:03 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah merampungkan akuisisi PT Bank Interim Indonesia (sebelumnya PT Bank Rabobank International Indonesia) dari Coöperatieve Rabobank UA (CRUA).

Pengalihan saham Bank Interim dilakukan pada tanggal 25 September 2020 setelah persetujuan penyertaan modal, akuisisi serta kemampuan dan kepatutan (fit and proper) diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hadir dalam acara penandatanganan pengalihan saham tersebut Direktur BCA Henry Koenaifi, Direktur BCA Vera Eve Lim, dan perwakilan CRUA Maximiliaan Blom di Jakarta.

Dengan demikian dikatakan Vera Lim, BCA resmi memiliki 99,999973% saham Bank Interim dan PT BCA Finance, anak perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh BCA, memiliki 0,000027% saham. “Total nilai akuisisi adalah Rp 643,65 miliar,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (29/9).

Dengan adanya aksi korporasi ini, BCA mendukung program konsolidasi sektor perbankan Indonesia, serta akan memperkuat posisi keuangan anak usaha BCA, yaitu PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah), melalui rencana penggabungan (merger) antara Bank Interim dengan BCA Syariah. Pasca penggabungan, BCA Syariah akan menjadi perusahaan penerima penggabungan (surviving entity).

Akuisisi ini tidak berdampak signifikan terhadap kinerja saham BBCA yang hari ini ditutup melemah 0,2 persen ke Rp 27.525.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aspal Pertamina Dukung Kontrak Perawatan Sirkuit Sentul

Spesifikasi aspal yang dipasarkan adalah jenis Asphalt 60/70, sesuai kebutuhan dan kondisi negara Indonesia yang beriklim tropis.

EKONOMI | 29 September 2020

Dukung UMKM, Bukalapak Luncurkan Agregator Logistik BukaSend

Melalui BukaSend, pelaku UMKM dapat memilih berbagai jenis pilihan kurir dan metode pengiriman dalam satu platform.

EKONOMI | 29 September 2020

Pandemi Dorong Harga Emas Naik, Freeport Indonesia Catat Laba US$ 94 Juta

Orias menyampaikan, sejak Maret 2020, realisasi harga tembaga dan emas mengalami peningkatan karena orang membeli emas di saat kondisi ketidakpastian.

EKONOMI | 29 September 2020

Hendri Saparini: Maksimalkan Pasar dalam Negeri untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia

Menurut ekonom UGM pendiri Core Indonesia, Hendri Saparini pada 2021 nanti diprediksi akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

EKONOMI | 29 September 2020

Presiden: Sulut Akan Semakin Berkembang dengan Adanya Tol Manado-Bitung

Apabila seluruh ruas tol sudah selesai, panjangnya akan mencapai 40 km, di mana gerbang tol hanya sekitar 9 km atau 12 menit dari Bandara Sam Ratulangi.

EKONOMI | 29 September 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Rp 14.845

Kurs rupiah berada di level Rp 14.845 per dolar AS atau terapresiasi tipis 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.850.

EKONOMI | 29 September 2020

Mayoritas Bursa Eropa Melemah, Investor Tunggu Debat Capres AS

Indeks Stoxx600 turun 0,34 persen, DAX Jerman turun 0,56 persen, FTSE Inggris turun 0,65 persen, CAC Prancis turun 0,29 persen.

EKONOMI | 29 September 2020

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, ZTO Melesat di Listing Perdana

Indeks Nikkei 225 Tokyo naik 0,12 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 0,21 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,65 persen, S&P/ASX 200 datar.

EKONOMI | 29 September 2020

IHSG Berbalik Melemah pada Penutupan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,56 persen ke kisaran 4.879,1 pada akhir pertama perdagangan hari ini, Selasa (29/9/2020).

EKONOMI | 29 September 2020

Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi Indonesia di 2020 Bisa Minus hingga 2%

Proyeksi terbaru ini lebih rendah dibandingkan outlook Bank Dunia pada Juli lalu yang memperkirakan ekonomi Indonesia masih bisa bertahan di angka 0%.

EKONOMI | 29 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS