Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Masih Baik dan Terkendali
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Masih Baik dan Terkendali

Rabu, 5 Agustus 2020 | 19:32 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, stabilitas sektor jasa keuangan tetap dalam kondisi terjaga namun dengan kewaspadaan yang terus ditingkatkan. OJK akan terus mengoptimalkan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui penguatan peran sektor jasa keuangan. Koordinasi kebijakan pun akan terus diperkuat bersama KSSK, Kementerian/Lembaga, industri jasa keuangan serta dunia usaha untuk mendorong sektor riil terus bergerak menjalankan roda perekonomian dengan tetap menjaga stabilitas sektor keuangan.

"Sektor jasa keuangan secara umum masih dalam kondisi yang baik dan terkendali dengan berbagai indikator prudensial seperti permodalan, likuiditas yang memadai, serta profil resiko yang masih terjaga," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Rabu (5/8/2020).

Pada posisi Juni, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) Bank Umum Konvensional (BUK) sebutnya masih cukup tinggi yakni sebesar 22,59%. Kecukupan likuiditas juga terjaga dengan baik tercermin dari rasio Alat Likuid terhadap Non Core Deposit (AL/NCD) per 15 Juli 2020 menguat ke level 122,57% dan rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) berada di level 26,02 persen, jauh berada di atas threshold 50% dan 10%. Di tengah pelemahan aktivitas ekonomi akibat pembatasan sosial yang menekan kinerja intermediasi perbankan, posisi Juni kredit tumbuh sebesar 1,49% yoy dengan NPL gross sebesar 3,11%.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 7,95% yoy didorong oleh pertumbuhan DPK BUKU 4 yang mencapai 11,90% yoy. Rasio NPF tumbuh sebesar 5,1% sementara risiko nilai tukar perbankan dapat dijaga pada level rendah terlihat dari rasio Posisi Devisa Neto (PDN) sebesar 1,92%, jauh di bawah ambang batas ketentuan sebesar 20%.

Sementara, industri asuransi tercatat menghimpun pertambahan premi sebesar Rp21 triliun (Asuransi Jiwa Rp 13,07 triliun dan Asuransi Umum & reasuransi Rp 7,93 triliun). Hingga 28 Juli 2020 penghimpunan dana melalui pasar modal telah mencapai Rp 54,1 triliun dengan 28 emiten baru. Di dalam pipeline terdapat 85 emiten yang akan melakukan penawaran umum dengan total penawaran diperkirakan mencapai Rp 54,13 triliun.

Sampai dengan 30 Juli 2020, pasar saham dan pasar SBN menguat dengan IHSG naik sebesar 4,98% mtd dan yield rata-rata SBN turun sebesar 33,2 bps mtd. Penguatan pasar saham tersebut lebih didorong oleh investor domestik, khususnya investor ritel di tengah terjadinya net sell non residen yang cukup besar di pasar saham.

"Tidak dapat dimungkiri, dengan terhentinya sebagian besar aktivitas ekonomi masyarakat sebagai dampak pembatasan aktivitas sosial, fungsi intermediasi terlihat tertekan sejak Mei 2020 sejalan dengan kinerja perekonomian domestik, namun diperkirakan akan meningkat kembali di semester II ini sejalan dengan diimplementasikannya berbagai paket stimulus kebijakan di sektor fiskal, moneter dan sektor keuangan. Kami mengharapkan data pada penutupan akhir Juli nanti akan tetap konsisten tumbuh positif," ungkap Wimboh.

OJK memandang, fase survival telah dapat dilalui dengan baik. "Saat ini kita memasuki fase recovery dan kami bersama industri jasa keuangan siap untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional," tambahnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 

OJK

BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemperin Kembangkan Industri Desain Produk Kreatif

Kemperin kembangkan industri kreatif.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

LPS: Masyarakat Masih Nyaman Simpan Dana di Bank

Cakupan LPS, hingga saat ini relatif stabil pada 99,91% dari total jumlah rekening sebanyak 317 juta yang dijamin atau senilai Rp 3.338 triliun.

EKONOMI | 5 Agustus 2020


Kemkop dan UKM Gelar Pelatihan Terpadu Untuk Percepat PEN

Kemkop dan UKM lakukan pelatihan pelaku UMKM.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Rata-rata Suku Bunga Kredit Sudah Turun ke Single Digit

Pada Desember 2018 suku bunga agregat dari 10 jenis kredit ada di 10,83%, lalu Juni 2019 menurun ke 10,75%, dan sekarang ada di 9,99%.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Wamendag: Waktunya RI Ekspor Produk Berbasis Teknologi

Selama ini banyak perjanjian perdagangan yang memberikan preferensi tarif bagi produk teknologi Indonesia

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Data Konsumen Bocor, KreditPlus Lakukan Investigasi

Ada sekitar 819.976 data nasabah KreditPlus yang bocor dan diperjualbelikan di internet.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Triwulan II 2020, Tiga Sektor Ini Alami Penurunan di Atas 80%

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan banyak sektor mengalami kontraksi pada triwulan II 2020, tapi tiga sektor diantaranya turun signifikan lebih dari 80%.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.550

Kurs rupiah berada di level Rp 14.550 per dolar AS atau terapresiasi 75 poin (0,51 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.625.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Menko Airlangga: Ekonomi RI Sudah Memasuki Masa Recovery

Sebagai langkah pencegahan krisis, pemerintah mengejar setidaknya bisa mencapai pertumbuhan positif minimal 0% pada kuartal III dan IV.

EKONOMI | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS