Jokowi: Tangkap Peluang Investasi dari Relokasi Ratusan Perusahaan Tiongkok!
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Jokowi: Tangkap Peluang Investasi dari Relokasi Ratusan Perusahaan Tiongkok!

Selasa, 30 Juni 2020 | 16:42 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / Faisal Maliki Baskoro

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya jangan kalah kalah dengan negara-negara lain dalam hal menarik minat para investor asing berinvestasi di Indonesia.

“Jangan kalah dengan negara-negara lain,” kata Jokowi saat meninjau Kawasan Industri Batang dan Relokasi Investasi Asing di Desa Ketanggan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Saat ini sudah ada 119 perusahaan yang akan relokasi perusahaannya dari Tiongkok ke Indonesia. Jokowi tidak mau potensi 119 perusahan Tiongkok yang akan memindahkan usahanya hilang hanya gara-gara tidak mendapatkan lahan atau terbentur pembebasan lahan.

“Saya tidak mau lagi. Tadi ada potensi 119 perusahaan yang akan relokasi dari Tiongkok ke luar. Jangan sampai kita tidak mendapatkan perusahaan itu untuk mau masuk ke Indonesia,” tegas Jokowi.

Berbagai cara harus dilakukan pemerintah untuk menarik minat para investor agar mau merelokasi perusahaannya ke Indonesia. Daerah harus mampu bersaing dalam meningkat daya tarik bagi investor.

Misalnya dalam harga pembebasan lahan. Daerah harus mampu memberikan harga lahan yang lebih rendah dibandingkan harga lahan di negara lain.

“Kalau mereka memberikan harga tanah misalnya Rp 500.000, kita harus bisa di bawahnya itu, Rp 300.000 misalnya. Kalau mereka memberikan harga tanah Rp 1 juta ya kita berikan harga Rp 500.000,” ujar Jokowi.

Begitu juga dalam hal urusan perizinan. Indonesia harus mampu bersaing dalam percepatan pengurusan perizinan. “Kalau mereka ngurus izin di sana satu bulan, ya kita bisa seminggu. Kalau mereka ngurus di tempat lain bisa seminggu ya kita harus bisa sehari dua hari. Harus memiliki sebuah competitiveness yang baik,” terang Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, tidak mau peristiwa Indonesia kehilangan kesempatan dari 33 perusahaan Tiongkok yang akan relokasi pada tahun lalu terulang kembali. Indonesia tidak mendapatkan satu pun dari 33 perusahaan tersebut.

“Kalau tidak, jangan sampai peristiwa tahun lalu terjadi lagi. Ada relokasi dari Tiongkok, 33 perusahaan, kita satu pun tidak dapat,” ungkap Jokowi.

Sebab, semakin banyak investor yang masuk ke Indonesia, maka akan membuka lapangan pekerjaan yang besar bagi masyarakat. “Sekali lagi, tujuan besarnya adalah membuka lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya kepada warga kita,” tutur Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19, Wapres Minta Asuransi Syariah Manfaatkan Momentum

Industri asuransi syariah tetap harus bisa berkontribusi terhadap pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah di Indonesia.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Kurs Rupiah Melemah Tipis ke Rp 14.265

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Selasa(30/6/2020), melemah ke kisaran Rp 14.200.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Lewat ‘Ikan Dori’, Kemperin Dorong Peningkatan Wirausaha Baru di Pesisir

Kemperin dorong masyarakat pesisir agar tingkatkan hasil laut.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Platform Kargo Tech Buka Peluang Kerja untuk Korban PHK

Kargo Tech menawarkan solusi dan potensi bisnis logistik di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Bursa Eropa Dibuka Bervariasi

Bursa Eropa dibuka bervariasi pada perdagangan Selasa (30/6/2020), ditopang oleh rilis data manufaktur Tiongkok yang lebih baik dari perkiraan pasar.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Askrindo Syariah Jalin Kerja Sama dengan Pegadaian

Askrindo Syariah jalin kerja sama dengan Pegadaian untuk menjadi penjamin pembiayaan kepemilikan emas, pembiayaan kendaraan bermotor dan pembiayaan multiguna.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Bursa Asia Positif Ditopang Data PMI Tiongkok

Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan Selasa (30/6/2020), ditopang oleh rilis data manufaktur Tiongkok yang lebih baik dari perkiraan pasar.

EKONOMI | 30 Juni 2020

IHSG Ditutup Stabil di Kisaran 4.905

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,07 persen ke kisaran 4.905,39 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2020).

EKONOMI | 30 Juni 2020

Memasuki New Normal, Konsumsi BBM di Jawa Tengah Naik

PT Pertamina mencatat kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline sebesar 20% di bulan Juni 2020, yang sudah masuk new normal.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Jokowi Tak Mau Pembebasan Tanah Jadi Kendala Investor

Presiden Jokowi mengatakan pembebasan tanah selalu menjadi kendala bagi investor yang ingin membuka usaha di Indonesia. Karena itu, ia mau kendala itu diatasi.

EKONOMI | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS