Kurva Covid-19 Naik, Harga Minyak Turun
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Kurva Covid-19 Naik, Harga Minyak Turun

Kamis, 18 Juni 2020 | 08:53 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Kamis (18/6/2020). Kekhawatiran akan oversupply minyak kembali muncul seiring dengan meningkatnya kurva Covid-19.

Harga minyak mentah WTI turun 1,53 persen ke US$ 37,38 per barel. Brent turun 1,06 persen ke US$ 40,28 per barel.

Produksi minyak AS turun 600.000 barel per hari menjadi 10,5 juta bph pekan lalu, terendah sejak Maret 2018. Penurunan produksi karena Badai Cristobal yang membuat sepertiga pengeboran minyak lepas pantai ditutup.

Komitmen OPEC+ memangkas produksi minyak mentah sebesar 9,7 juta barel per hari memiliki dampak moderat terhadap menguatnya harga minyak mentah dunia, tetapi permintaan masih lemah. Kurva Covid-19 kembali menunjukkan peningkatan setelah banyak negara melakukan pelonggaran lockdown.

Pertemuan komite teknis OPEC+ pada hari Rabu (17/6/2020) gagal memberikan rekomendasi keputusan baru terkait pemangkasan produksi. Rapat fokus membahas anggota yang gagal memenuhi kuota pemangkasan produksi.

Produsen minyak terbesar kedua di OPEC, Irak, telah mengurangi ekspor minyak mentah secara signifikan. Padahal, Irak selama ini adalah anggota yang paling "bandel". Ekspor minyak mentah Irak turun 300.000 bph atau sekitar 8 persen dalam dua minggu pertama Juni, dibandingkan Mei. Irak akhirnya mengurangi ekspor setelah ditekan Rusia dan Arab Saudi yang menolak perpanjangan periode pemangkasan produksi jika negara-negara lainnya tidak mematuhi kuota.

Irak dan Kazakhstan hari ini dijadwalkan melakukan presentasi rencana memenuhi kuota pemangkasan produksi setelah mereka tidak mematuhi kuota bulan Mei dan dua pekan pertama Juni. Tingkat kepatuhan OPEC+ bulan Mei adalah 87 persen.



Sumber:Oilprice.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Perjalanan Darat Sepi Dipengaruhi Kewajiban Miliki SIKM

Kapasitas angkut penumpang naik 70 persen, tidak ada kenaikan tarif.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Pendapatan PLN Turun Akibat Covid-19

Penurunan pendapatan pada bulan Mei 2020 mencapai hingga Rp 3 triliun.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Ikuti Pergerakan Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

Nikkei 225 Tokyo terkoreksi 0,58 persen, Indeks Komposit Shanghai turun 0,04 persen, S&P/ASX200 Australia minus 0,93 persen dan Kospi turun 0,22 persen.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Dipersulit di AS, Perusahaan Tiongkok "Pulang Kampung" ke Bursa Hong Kong

Bursa Hong Kong menjadi destinasi listing perusahaan Tiongkok setelah Pemerintah AS mengatakan akan memperketat pengawasan terhadap perusahaan asing.

EKONOMI | 18 Juni 2020

BSSN Diminta Periksa Sistem PLN Soal Lonjakan Tagihan Listrik

Kenaikan tagihan listrik pelanggan karena peningkatan pemakaian kWh pelanggan itu sendiri.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Menguat, Bursa Eropa Tidak Terpengaruh Proyeksi IMF

Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Rabu (17/6/2020) di tengah-tengah proyeksi pertumbuhan negatif IMF dan konflik geopolitik Asia.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Masih Dihantui Gelombang Kedua Covid-19, Wall Street Ditutup Melemah

Dow Jones turun 0,7 persen ke 26.119,61. Indeks S&P 500 turun 0,4 persen ke 3.113,49. Nasdaq justru menguat 0,2 persen ke 9.910,53 berkat Amazon dan Netflix.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Ekonomi RI Diprediksi Minus 3,4% pada Kuartal II 2020

Kinerja ekonomi pada kuartal II akan menjadi yang terberat di tahun ini sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Investasi Harus Miliki Kontribusi Sosial

Investasi harus memiliki nilai-nilai sosial kepada masyarakat.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Sandiaga Usulkan Keringanan Tarif Pajak UMKM

Menurut Sandiaga, UMKM menciptakan 97 persen lapangan pekerjaan dan sumber ekonomi sebesar 60 persen.

EKONOMI | 17 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS