Garuda Belum Berencana Naikkan Tarif
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Garuda Belum Berencana Naikkan Tarif

Selasa, 16 Juni 2020 | 20:13 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, pihaknya akan mengapresiasi apabila pemerintah mempersilahkan Garuda menaikan tarif sesuai koridor yang berlaku. Tetapi, menurut dia, Garuda mesti hati-hati dalam menaikkan tarif karena harus melihat terlihat dahulu daya beli masyarakat.

Saat ini, fokus Garuda adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi udara.

"Tapi kan kita menyadari masyarakat, semuanya enggak ada yang turun. Kita juga tahu dirilah semua lagi dalam kesulitan," kata Irfan dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (16/6).

Lebih lanjut, dia menyebutkan, hal yang terpenting saat ini adalah mendorong masyarakat untuk kembali terbang. "Jadi untuk apa menaikan tarif kalau orang tidak mau naik? Jadi clear strategi kita adalah increase confident. Jadi dari waktu ke waktu kita sedang upayakan agar masyarakat mau naik pesawat lagi," papar Irfan.

Oleh karena itu, dia menekankan, pihaknya tidak menuntut diperbolehkan kapasitas 100% oleh pemerintah untuk saat ini. Pasalnya, menurut Irfan, apabila diperbolehkan juga mengisi 100% dengan kondisi penumpang berhimpitan, maka kemungkinan besar masyarakat enggan untuk naik pesawat.

"Begitu dempet-dempetan di pesawat, yang terjadi masyarakat tidak confident dengan transportasi udara. Kalau tidak confident apa yang terjadi? Proses recovery kita yang menurut banyak analis sekitar 2-3 tahun bakal makin panjang. Kalau recovery tidak cukup survival mode kita makin tambah. Dalam teori apa pun survival mode itu tidak bisa lama-lama. Itu sudah dying, mati suri kalau lama-lama," papar Irfan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Saham Blue Chip Lagi "Diskon", Saatnya Koleksi

Saham blue chip atau saham lapis satu dengan kapitalisasi pasar yang besar pas untuk dikoleksi. Apalagi, harga saham blue chip sedang terdiskon besar-besaran.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Kapolda Bengkulu: Masyarakat Terbukti Bakar Hutan dan Lahan Ditindak Tegas

Masyarakat yang terbukti bakar hutan akan ditindak.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Kemkop dan UKM Beri Dukungan Moral kepada Dua Pegawai Positif Covid-19

Kemkop dan UKM telah lakukan rapid test untuk semua ASN di Kemkop dan UKM.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Kemkeu Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI Minus 3,1% di Kuartal-II

Menurut Menkeu, kontraksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II ini memang tidak bisa terhindarkan akibat kebijakan restriksi ketat yang berlaku sejak Maret 2020.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Pendapatan Negara Makin Tertekan Pandemi Covid-19

Sampai dengan akhir bulan Mei 2020, realisasi pendapatan negara dan hibah telah mencapai Rp 664,32 triliun, menyusut 9,02% (yoy).

EKONOMI | 16 Juni 2020

New Normal Jadi Peluang Bagi UMKM

UMKM yang bisa melakukan adaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat ini yang bisa tumbuh di era pandemi Covid-19.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Rupiah Menguat ke Rp 14.090

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Selasa (16/6/2020), menguat ke kisaran Rp 14.090.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Restrukturisasi BUMN Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Sinergi Kawal BUMN mendukung program restrukturisasi BUMN yang dicanangkan Erick Thohir.

EKONOMI | 16 Juni 2020

Pasar Properti di Bogor, Depok & Bekasi Masih Bertumbuh

Kondisi ini belum akan berubah sepanjang kuartal kedua 2020.

EKONOMI | 16 Juni 2020

IHSG Menguat 3,5% ke 4.986,5

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 3,53 persen ke kisaran 4.986,5 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (16/6/2020).

EKONOMI | 16 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS