Haji 2020 Ditiadakan, Garuda Berpotensi Kehilangan 10% Pendapatan
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Haji 2020 Ditiadakan, Garuda Berpotensi Kehilangan 10% Pendapatan

Jumat, 5 Juni 2020 | 17:04 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia kembali terpukul di tengah pandemi Covid-19 akibat pembatalan pemberangkatan haji 2020. Pasalnya, penerbangan haji rata-rata berkontribusi sekitar 10% dari total pendapatan.

"Haji itu berkontribusi dari tahun ke tahun sekitar 10% kurang lebih. Jadi kalau haji dibatalkan, buat Garuda tentu kehilangan pendapatan cukup signifikan. Ini pukulan cukup besar buat Garuda karena dari tahun ke tahun, kami ini selalu menikmati di masa-masa seperti akhir tahun, Lebaran, dan haji," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam telekonferensi, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Kritikal, Garuda Harap Dana Talangan Rp 8,5 T Cepat Cair

Irfan menambahkan, pada masa mudik Lebaran dan penerbangan haji, Garuda biasanya sibuk sekali dan mengalami pelonjakan pendapatan yang cukup signifikan di masa-masa tersebut. "Akibat kehilangan pendapatan tersebut, tentu saja kami mesti cari (peluang lain) karena untung kami dari penerbangan jemaah haji itu tidak boleh banyak-banyak," imbuh Irfan.

Dia menekankan, untuk penerbangan haji, pihaknya sepakat tidak mengambil untung besar dari aktivitas seperti itu. "Kami pun diaudit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Jadi kami berkomitmen untungnya tidak akan besar. Tapi dari segi pendapatan dari segi cash sangat besar," papar Irfan.

Selain itu, ujar Irfan, pihaknya juga masih merasa cukup beruntung karena belum banyak melakukan kesepakatan dengan berbagai pihak dalam rangka pemberangkatan haji 2020.

"Kami masih berharap haji masih terbang, tapi ternyata enggak. Untung kami belum ada deal-deal yang mengeluarkan dana cukup besar untuk haji tahun ini. Semua kami pending habis corona," sebut Irfan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bursa Asia Terus Menguat Dekati Level Sebelum Wabah Covid-19

Meski tren menguat, tetapi bursa Asia belum kembali ke level tertinggi dalam 52 minggu terakhir yang terjadi Januari lalu.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Kembali ke Rp 13.000-an, Bank Indonesia Yakin Rupiah Terus Menguat

Bank Indonesia (BI) menyatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang kembali ke level Rp 13.000an masih undervalued.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Menguat, Rupiah Kembali ke Level Pra-Covid-19

Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Jumat (5/6/2020), menguat ke kisaran Rp 13.800.

EKONOMI | 5 Juni 2020

IHSG Ditutup Menguat 0,63%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,63 persen ke kisaran 4.947,78 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2020).

EKONOMI | 5 Juni 2020

Kemperin Pulihkan IKM Perhiasan Jadi Andalan Ekspor

Kemperin tetap dorong pelaku IKM agar tetap bergairah di tengah pandemi Covi9-19.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Kempupera Anggarkan Rp 70 Miliar Untuk Padat Karya Bedah Rumah di Sulteng

Kempupera siapkan dana Rp 70 Miliar bedah rumah di Jateng.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Kritikal, Garuda Harap Dana Talangan Rp 8,5 T Cepat Cair

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan dana talangan dari pemerintah sekitar Rp 8,5 triliun kepada perseroan saat ini sudah selesai didiskusikan.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Matahari Perkuat Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi

Di jajaran komisaris Matahari Department Store bergabung Monish Mansukhani. Lalu, Terry O’Connor, Niraj Jain, dan Irwin Abuthan di jajaran direksi.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Perkasa! Rupiah Masuki Level Psikologis Rp 13.000-an

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 13.885-Rp 14.089 per dolar AS.

EKONOMI | 5 Juni 2020

Aksi Beli Warnai Mayoritas Bursa Asia Siang Ini

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 97,2 (0,43 persen) mencapai 22.793 poin.

EKONOMI | 5 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS