Darurat Virus Corona, OJK Longgarkan Batas Waktu Laporan Keuangan dan RUPS
INDEX

BISNIS-27 446.563 (-0.62)   |   COMPOSITE 5038.4 (9.53)   |   DBX 922.546 (7.69)   |   I-GRADE 135.148 (0.12)   |   IDX30 424.72 (0.57)   |   IDX80 110.692 (0.34)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.37)   |   IDXG30 117.102 (0.39)   |   IDXHIDIV20 380.385 (0.88)   |   IDXQ30 124.37 (0.19)   |   IDXSMC-COM 213.267 (1.9)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (2.92)   |   IDXV30 104.022 (1.13)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.68)   |   Investor33 370.782 (-0.37)   |   ISSI 146.581 (1)   |   JII 534.734 (1.6)   |   JII70 181.171 (0.79)   |   KOMPAS100 994.168 (-0.27)   |   LQ45 775.543 (1.8)   |   MBX 1400.42 (1.36)   |   MNC36 279.01 (-0.57)   |   PEFINDO25 262.474 (0.02)   |   SMInfra18 238.826 (2.26)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.67)   |  

Darurat Virus Corona, OJK Longgarkan Batas Waktu Laporan Keuangan dan RUPS

Rabu, 18 Maret 2020 | 16:52 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melonggarkan batas waktu penyampaian laporan keuangan dan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bagi pelaku industri pasar modal sebagai upaya menyesuaikan kondisi darurat akibat virus corona di Indonesia.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik, Anto Prabowo mengatakan, surat OJK kepada pelaku industri jasa keuangan menyebutkan bahwa status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona yang ditetapkan pemerintah sampai dengan 29 Mei 2020 dapat mempengaruhi kemampuan pelaku industri pasar modal dalam menyelenggarakan RUPS, penyusunan dan penyampaian laporan keuangan, serta laporan tahunan secara tepat waktu.

"Sehingga untuk merespon hal tersebut OJK memutuskan empat hal," katanya dalam siaran pers, Rabu (18/3/2020).

Pertama, batas waktu penyampaian laporan keuangan tahunan dan laporan tahunan bagi emiten dan perusahaan publik, laporan hasil evaluasi komite audit terhadap pelaksanaan pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan emiten dan perusahaan publik, laporan keuangan tahunan bagi bursa efek, lembaga kliring dan penjaminan, lembaga penyimpanan dan penyelesaian, perusahaan efek, penyelenggara dana perlindungan pemodal, lembaga penilaian harga efek, lembaga pendanaan efek Indonesia, biro administrasi efek, reksa dana, kontrak investasi kolektif dana investasi eeal estat, kontrak investasi kolektif efek beragun aset, efek beragun aset berbentuk surat partisipasi, kontrak investasi kolektif dana investasi infrastruktur, dan perusahaan pemeringkat efek, diperpanjang selama dua bulan dari batas waktu berakhirnya kewajiban penyampaian laporan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal.

Kedua, batas waktu penyelenggaraan RUPS Tahunan oleh perusahaan terbuka diperpanjang selama dua bulan dari batas waktu kewajiban penyelenggaraan RUPS Tahunan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (POJK Nomor 32 tahun 2014).

Ketiga, penyelenggaraan RUPS oleh perusahaan terbuka dapat dilakukan dengan mekanisme pemberian kuasa secara elektronik dengan menggunakan sistem e-RUPS yang disediakan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dan pelaksanaan RUPS dilakukan seefisien mungkin tanpa mengurangi keabsahan paksanaan RUPS sesuai POJK Nomor 32 tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Keempat, penyelenggaraan RUPS dengan menggunakan sistem e-RUPS dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang akan segera ditetapkan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

Dengan dikeluarkannya ketentuan ini, maka pelaksanaan RUPS Tahunan yang seharusnya dilakukan paling lambat 30 Juni diubah menjadi 31 Agustus 2020. Selain itu, penyampaikan laporan keuangan tahunan yang seharusnya paling lambat 30 Maret diubah menjadi 31 Mei 2020. Lalu, penyampaikan laporan tahunan yang seharusnya paling lambat 30 April menjadi 30 Juni 2020.
Serta, penggunaan mekanisme Electronic Proxy untuk RUPS melalui sistem E-RUPS yang disiapkan oleh PT KSEI.

"Dengan electronic proxy, maka pemegang saham tidak perlu hadir (menghindari kerumunan) dan cukup diwakili oleh proxy-nya," tutup Anto.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemerintah Turunkan Harga Gas Industri Mulai 1 April

Pemerintah akan menurunkan harga gas untuk beberapa sektor industri mulai 1 April 2020.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi ke Rp 15.200-an

Kurs rupiah berada di level Rp 15.222,5 dolar AS atau terdepresiasi 50 poin (0,33 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 15.172,5.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Grup Lion Setop Sementara Penerbangan ke Malaysia

Penundaan sementara penerbangan dari dan ke Malaysia ini dilakukan berdasarkan rekomendasi perusahaan dalam upaya menangkal penyebaran virus corona.

EKONOMI | 18 Maret 2020

IHSG Kembali Ditutup Melemah 2,9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 2,93 persen ke kisaran 4.330,67 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (18/3/2020).

EKONOMI | 18 Maret 2020

Bursa Eropa Dibuka di Zona Merah

Bursa Eropa dibuka melemah pada perdagangan Rabu (18/3/2020). Indeks Stoxx 600 Eropa kandas 2,32 persen, FTSE 100 Inggris turun 3,43 persen.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Masih Didominasi Sentimen Corona, Bursa Asia Ditutup Melemah

Bursa Asia ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (18/3/2020). Nikkei 225 Jepang turun 1,68 persen, Kospi Korea Selatan turun 4,86 persen.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Menperin Usulkan 755 Industri yang Dapat Nikmati Harga Gas Murah

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan sebanyak 755 industri yang dapat menikmati harga gas senilai USD 6/MMBTU.

EKONOMI | 18 Maret 2020

IHSG dan Rupiah Masih Terkoreksi Jelang Penutupan

IHSG terkoreksi 3,39 persen ke kisaran 4.305,48, sementara kurs rupiah berada di level Rp 15.222,5 per dolar AS atau terdepresiasi 50 poin (0,33 persen).

EKONOMI | 18 Maret 2020

Jokowi: Ekosistem Logistik Nasional Belum Efisien

Jokowi menilai ekosistem logistik nasional di Indonesia masih belum efisien. Logistic Performace Index negara Indonesia di tahun 2018 berada di peringkat 46.

EKONOMI | 18 Maret 2020

Uang Tunai Berisiko Virus Corona, PermataBank Ajak Masyarakat Beralih ke Transaksi Digital

PermataBank mengajak nasabah untuk lebih aktif dalam memanfaatkan akses aplikasi mobile banking karena uang tunai memiliki risiko penyebaran virus corona.

EKONOMI | 18 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS